<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cari Tambahan Modal, 24 Perusahaan Antre Rights Issue</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 24 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan penambahan modal</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871589/cari-tambahan-modal-24-perusahaan-antre-rights-issue</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871589/cari-tambahan-modal-24-perusahaan-antre-rights-issue"/><item><title>Cari Tambahan Modal, 24 Perusahaan Antre Rights Issue</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871589/cari-tambahan-modal-24-perusahaan-antre-rights-issue</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/278/2871589/cari-tambahan-modal-24-perusahaan-antre-rights-issue</guid><pubDate>Sabtu 26 Agustus 2023 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/26/278/2871589/cari-tambahan-modal-24-perusahaan-antre-rights-issue-xIZytauhwd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">24 perusahaan antre rights issue (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/26/278/2871589/cari-tambahan-modal-24-perusahaan-antre-rights-issue-xIZytauhwd.jpg</image><title>24 perusahaan antre rights issue (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 24 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hingga 25 Agustus 2023 telah terdapat 26 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp36,9 triliun.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Menguat 0,52%, Kapitalisasi Pasar Capai Rp10.164 Triliun


Adapun, rincian perusahaan yang akan melakukan rights issue yakni, sebanyak 8 perusahaan berasal dari sektor konsumer siklikal. Kemudian disusul oleh sektor keuangan yang tercatat sebanyak 5 perusahaan dalam pipeline.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.895 Sambut Akhir Pekan


Lalu, dari sektor energi terdapat 4 perusahaan, dan 4 perusahaan lainnya berasal dari sektor konsumer non siklikal, serta dari sektor bahan baku, infrastruktur dan transportasi masing-masing sebanyak 1 perusahaan.Di sisi lain, untuk penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk atau  EBUS, saat ini terdapat 75 emisi dari 50 penerbit EBUS yang sedang  berada dalam pipeline. Di mana hingga saat ini telah diterbitkan 75 EBUS  dengan himpunan dana sebesar Rp86,1 triliun.
Adapun, 12 perusahaan yang akan menerbitkan surat utang yakni,  sebanyak 2 perusahaan berasal dari sektor bahan baku, 2 perusahaan  berasal dari sektor keuangan dan 2 sektor lainnya dari sektor industri.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 24 perusahaan berada dalam pipeline untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hingga 25 Agustus 2023 telah terdapat 26 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp36,9 triliun.

BACA JUGA:
IHSG Sepekan Menguat 0,52%, Kapitalisasi Pasar Capai Rp10.164 Triliun


Adapun, rincian perusahaan yang akan melakukan rights issue yakni, sebanyak 8 perusahaan berasal dari sektor konsumer siklikal. Kemudian disusul oleh sektor keuangan yang tercatat sebanyak 5 perusahaan dalam pipeline.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.895 Sambut Akhir Pekan


Lalu, dari sektor energi terdapat 4 perusahaan, dan 4 perusahaan lainnya berasal dari sektor konsumer non siklikal, serta dari sektor bahan baku, infrastruktur dan transportasi masing-masing sebanyak 1 perusahaan.Di sisi lain, untuk penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk atau  EBUS, saat ini terdapat 75 emisi dari 50 penerbit EBUS yang sedang  berada dalam pipeline. Di mana hingga saat ini telah diterbitkan 75 EBUS  dengan himpunan dana sebesar Rp86,1 triliun.
Adapun, 12 perusahaan yang akan menerbitkan surat utang yakni,  sebanyak 2 perusahaan berasal dari sektor bahan baku, 2 perusahaan  berasal dari sektor keuangan dan 2 sektor lainnya dari sektor industri.


</content:encoded></item></channel></rss>
