<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada BLT untuk Petani yang Terdampak El Nino</title><description>Pemerintah telah menyiapkan skema BLT untuk petani yang gagal panen akibat fenomena El Nino.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/320/2871239/ada-blt-untuk-petani-yang-terdampak-el-nino</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/320/2871239/ada-blt-untuk-petani-yang-terdampak-el-nino"/><item><title>Ada BLT untuk Petani yang Terdampak El Nino</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/320/2871239/ada-blt-untuk-petani-yang-terdampak-el-nino</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/26/320/2871239/ada-blt-untuk-petani-yang-terdampak-el-nino</guid><pubDate>Sabtu 26 Agustus 2023 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/25/320/2871239/ada-blt-untuk-petani-yang-terdampak-el-nino-oE3zZTXaP9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petani gagal panen dapat BLT (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/25/320/2871239/ada-blt-untuk-petani-yang-terdampak-el-nino-oE3zZTXaP9.jpg</image><title>Petani gagal panen dapat BLT (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMy8xLzE2OTYxNi81L3g4bmZvYWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan skema BLT untuk petani yang gagal panen akibat fenomena El Nino.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy akan segera memastikan, hal ini sudah dipetakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menteri-menterinya melalui Rapat terbatas untuk mengantisipasi Puso akibat El Nino.

BACA JUGA:
Hadapi El Nino, Petani di Wajo Masih Bisa Manfaatkan Embung 

&amp;ldquo;Kemarin kan Pak Presiden mengadakan Ratas membahas tentang mengantisipasi El Nino kan. Kita sudah dipetakan. Termasuk kita juga akan dalam bentuk kebijakan-kebijakan dalam kaitan dengan pembiayaan. Seperti kemarin Pak Presiden kan sudah menyetujui untuk sawah-sawah yang puso akibat banjir, yang kemarin, nanti akan ada bantuan kepada mereka,&amp;rdquo; ungkap Muhadjir kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.
Hal tersebut didukung oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2015 telah membuat Asuransi Usaha Pertanian yang tujuannya adalah memberikan ganti rugi terhadap petani yang areal tanaman padinya mengalami kerusakan minimal 70%.

BACA JUGA:
Dampak El Nino, Kementan Upayakan Pompanisasi untuk Selamatkan 250 Hektare Sawah


&amp;ldquo;(Pemerintah siapkan bantuan) tunai. Untuk meringankan beban (petani). Karena sebetulnya sudah ada asuransi kan. Tapi sangat terbatas belum tersosialisasi dengan baik di beberapa kabupaten kota,&amp;rdquo; kata Muhadjir.
Tidak hanya itu, Menko PMK itu juga mencontohkan ketika kunjungan  kerja di Sulawesi Utara (Sulut) bahwa petani sudah diasuransikan  sehingga jika terjadi puso akan terbantu dengan asuransi. &amp;ldquo;Kecuali  beberapa Provinsi ya kemarin saya waktu ke Sulut, berdasarkan penjelasan  pak Gubernur para petani sudah diasuransikan sehingga kalau ada puso  itu langsung bisa di-handle oleh pihak asuransi.
&amp;ldquo;Itu bagus karena petaninya juga tidak terberatkan, Pemda juga terbantu dengan adanya asuransi itu,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Selengkapnya: Jokowi Bakal Cairkan BLT Petani Dampak El Nino</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMy8xLzE2OTYxNi81L3g4bmZvYWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan skema BLT untuk petani yang gagal panen akibat fenomena El Nino.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy akan segera memastikan, hal ini sudah dipetakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menteri-menterinya melalui Rapat terbatas untuk mengantisipasi Puso akibat El Nino.

BACA JUGA:
Hadapi El Nino, Petani di Wajo Masih Bisa Manfaatkan Embung 

&amp;ldquo;Kemarin kan Pak Presiden mengadakan Ratas membahas tentang mengantisipasi El Nino kan. Kita sudah dipetakan. Termasuk kita juga akan dalam bentuk kebijakan-kebijakan dalam kaitan dengan pembiayaan. Seperti kemarin Pak Presiden kan sudah menyetujui untuk sawah-sawah yang puso akibat banjir, yang kemarin, nanti akan ada bantuan kepada mereka,&amp;rdquo; ungkap Muhadjir kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.
Hal tersebut didukung oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 40 Tahun 2015 telah membuat Asuransi Usaha Pertanian yang tujuannya adalah memberikan ganti rugi terhadap petani yang areal tanaman padinya mengalami kerusakan minimal 70%.

BACA JUGA:
Dampak El Nino, Kementan Upayakan Pompanisasi untuk Selamatkan 250 Hektare Sawah


&amp;ldquo;(Pemerintah siapkan bantuan) tunai. Untuk meringankan beban (petani). Karena sebetulnya sudah ada asuransi kan. Tapi sangat terbatas belum tersosialisasi dengan baik di beberapa kabupaten kota,&amp;rdquo; kata Muhadjir.
Tidak hanya itu, Menko PMK itu juga mencontohkan ketika kunjungan  kerja di Sulawesi Utara (Sulut) bahwa petani sudah diasuransikan  sehingga jika terjadi puso akan terbantu dengan asuransi. &amp;ldquo;Kecuali  beberapa Provinsi ya kemarin saya waktu ke Sulut, berdasarkan penjelasan  pak Gubernur para petani sudah diasuransikan sehingga kalau ada puso  itu langsung bisa di-handle oleh pihak asuransi.
&amp;ldquo;Itu bagus karena petaninya juga tidak terberatkan, Pemda juga terbantu dengan adanya asuransi itu,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Selengkapnya: Jokowi Bakal Cairkan BLT Petani Dampak El Nino</content:encoded></item></channel></rss>
