<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Tarif Kereta Cepat Disubsidi atau Tidak, Harga yang Diusulkan Segini</title><description>Pemerintah belum berencana memberikan subsidi harga tiket untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/27/320/2871802/6-fakta-tarif-kereta-cepat-disubsidi-atau-tidak-harga-yang-diusulkan-segini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/27/320/2871802/6-fakta-tarif-kereta-cepat-disubsidi-atau-tidak-harga-yang-diusulkan-segini"/><item><title>6 Fakta Tarif Kereta Cepat Disubsidi atau Tidak, Harga yang Diusulkan Segini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/27/320/2871802/6-fakta-tarif-kereta-cepat-disubsidi-atau-tidak-harga-yang-diusulkan-segini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/27/320/2871802/6-fakta-tarif-kereta-cepat-disubsidi-atau-tidak-harga-yang-diusulkan-segini</guid><pubDate>Minggu 27 Agustus 2023 05:04 WIB</pubDate><dc:creator>Himayatul Azizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/26/320/2871802/6-fakta-tarif-kereta-cepat-disubsidi-atau-tidak-harga-yang-diusulkan-segini-69HaCEHj2X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Usulan tarif kereta cepat Jakarta-Bandung (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/26/320/2871802/6-fakta-tarif-kereta-cepat-disubsidi-atau-tidak-harga-yang-diusulkan-segini-69HaCEHj2X.jpg</image><title>Usulan tarif kereta cepat Jakarta-Bandung (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTE0NS81L3g4bjY0bHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan hingga kini pemerintah belum berencana memberikan subsidi harga tiket untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Saat ini bocoran harga tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung mencapai Rp250.000 selama 3 tahun.
&quot;Enggak ada (subsidi tarif), sementara ini belum,&quot; kata Wamen BUMN, Jakarta, Selasa (22/8/2023).
Melalui rangkuman Okezone, berikut fakta tarif kereta cepat akankah disubsidi atau tidak hingga harga yang diusulkan.

BACA JUGA:
Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp250.000-Rp350.000, Ada Ekonomi hingga Bisnis


1. Tidak Ada Subsidi Kereta Cepat
Wamen BUMN mengatakan belum ada subsidi tarif kereta cepat pada saat ini. Selain itu, Tiko mengatakan, potensi pemberian subsidi tiket bisa dilakukan, namun tergantung pada kajian Kementerian BUMN dan Kemenhub.
Tiko menjelaskan saat ini KCBJ belum ada Perpres yang mengatur dan masih dalam tahal diskusi dengan Lementrian Perhubungan. Hal ini berbeda dengan LRT yang sudah memiliki Perpres.

BACA JUGA:
Progres 4 Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Uji Coba Mulai September 2023


2. Presiden Jokowi Sarankan Subsidi Kereta Cepat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan supaya ada anggaran subsidi untuk transportasi massal, salah satunya Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Namun, Menteri Keuangan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku belum ada pembahasan terkait subsidi tersebut. Pasalnya, pemerintah masih fokus untuk menyelesaikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Untuk menarik minat masyarakat, Jokowi meminta pemerintah harus menyediakan subsidi bagi berbagai moda transportasi massal. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bentuk pelayanan terhadap masyarakat dan kewajiban pelayanan publik atau public service obligation (PSO) dari pemerintah.
3. Usulan Tarif Kereta Cepat
PT KCIC mengusulkan tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebesar  Rp250.000 sampai Rp350.000 untuk satu kali perjalanan. Tarif yang  diusulkan sebesar Rp250.000 sampai Rp350.000 itu, bagi tiga kelas yakni  premium ekonomi, bisnis, dan kelas utama.
Namun demikian, pihaknya baru mengajukan pada pemerintah dan masih  dalam proses perhitungan. Maka belum bisa dipastikan berapa tarif yang  akan dikenakan untuk kereta cepat ini.
4. Pembagian Kelas Kereta Cepat
Kelas kereta cepat terbagi menjadi premium ekonomi, bisnis, dan kelas  utama. Eva mengatakan dari sisi pelayanan dan fasilitas tidak jauh  berbeda, namun perbedaan terletak pada kenyamanan yang akan diterima  pelanggan.
5. Rangkaian Kereta Cepat
Dalam kesempatan kunjungan ke depo pemeliharaan kereta cepat di  Tegalluar, Kabupaten Bandung, dijelaskan bahwa saat ini ada sebanyak 11  rangkaian kereta penumpang dan satu rangkaian kereta inspeksi.
Dalam satu rangkaian kereta penumpang, terdiri dari delapan kereta di  mana pada kereta satu dan delapan bagi kelas utama dan bisnis,  sementara kereta dua sampai tujuh merupakan kelas ekonomi premium.
Untuk kelas utama diperuntukkan bagi 18 penumpang dengan konfigurasi  kursi 2-1, untuk kelas bisnis diperuntukkan bagi 28 penumpang dengan  konfigurasi kursi 2-2, dan kelas ekonomi premium dari kereta dua sampai  tujuh diperuntukkan bagi 555 penumpang dengan konfigurasi kursi 2-3.
6. Fasilitas Kereta Cepat
Terdapat fasilitas penunjang yang tersedia dalam kereta penumpang di  antaranya stop kontak, televisi, meja lipat, dan toilet yang ramah untuk  pengguna berkebutuhan khusus.
Di tengah rangkaian kereta, juga terdapat juga mini bar untuk  penumpang yang ingin membeli makanan ringan serta minuman dingin dan  panas.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMi8xLzE2OTE0NS81L3g4bjY0bHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan hingga kini pemerintah belum berencana memberikan subsidi harga tiket untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Saat ini bocoran harga tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung mencapai Rp250.000 selama 3 tahun.
&quot;Enggak ada (subsidi tarif), sementara ini belum,&quot; kata Wamen BUMN, Jakarta, Selasa (22/8/2023).
Melalui rangkuman Okezone, berikut fakta tarif kereta cepat akankah disubsidi atau tidak hingga harga yang diusulkan.

BACA JUGA:
Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp250.000-Rp350.000, Ada Ekonomi hingga Bisnis


1. Tidak Ada Subsidi Kereta Cepat
Wamen BUMN mengatakan belum ada subsidi tarif kereta cepat pada saat ini. Selain itu, Tiko mengatakan, potensi pemberian subsidi tiket bisa dilakukan, namun tergantung pada kajian Kementerian BUMN dan Kemenhub.
Tiko menjelaskan saat ini KCBJ belum ada Perpres yang mengatur dan masih dalam tahal diskusi dengan Lementrian Perhubungan. Hal ini berbeda dengan LRT yang sudah memiliki Perpres.

BACA JUGA:
Progres 4 Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Uji Coba Mulai September 2023


2. Presiden Jokowi Sarankan Subsidi Kereta Cepat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan supaya ada anggaran subsidi untuk transportasi massal, salah satunya Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Namun, Menteri Keuangan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku belum ada pembahasan terkait subsidi tersebut. Pasalnya, pemerintah masih fokus untuk menyelesaikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Untuk menarik minat masyarakat, Jokowi meminta pemerintah harus menyediakan subsidi bagi berbagai moda transportasi massal. Menurutnya, upaya tersebut merupakan bentuk pelayanan terhadap masyarakat dan kewajiban pelayanan publik atau public service obligation (PSO) dari pemerintah.
3. Usulan Tarif Kereta Cepat
PT KCIC mengusulkan tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebesar  Rp250.000 sampai Rp350.000 untuk satu kali perjalanan. Tarif yang  diusulkan sebesar Rp250.000 sampai Rp350.000 itu, bagi tiga kelas yakni  premium ekonomi, bisnis, dan kelas utama.
Namun demikian, pihaknya baru mengajukan pada pemerintah dan masih  dalam proses perhitungan. Maka belum bisa dipastikan berapa tarif yang  akan dikenakan untuk kereta cepat ini.
4. Pembagian Kelas Kereta Cepat
Kelas kereta cepat terbagi menjadi premium ekonomi, bisnis, dan kelas  utama. Eva mengatakan dari sisi pelayanan dan fasilitas tidak jauh  berbeda, namun perbedaan terletak pada kenyamanan yang akan diterima  pelanggan.
5. Rangkaian Kereta Cepat
Dalam kesempatan kunjungan ke depo pemeliharaan kereta cepat di  Tegalluar, Kabupaten Bandung, dijelaskan bahwa saat ini ada sebanyak 11  rangkaian kereta penumpang dan satu rangkaian kereta inspeksi.
Dalam satu rangkaian kereta penumpang, terdiri dari delapan kereta di  mana pada kereta satu dan delapan bagi kelas utama dan bisnis,  sementara kereta dua sampai tujuh merupakan kelas ekonomi premium.
Untuk kelas utama diperuntukkan bagi 18 penumpang dengan konfigurasi  kursi 2-1, untuk kelas bisnis diperuntukkan bagi 28 penumpang dengan  konfigurasi kursi 2-2, dan kelas ekonomi premium dari kereta dua sampai  tujuh diperuntukkan bagi 555 penumpang dengan konfigurasi kursi 2-3.
6. Fasilitas Kereta Cepat
Terdapat fasilitas penunjang yang tersedia dalam kereta penumpang di  antaranya stop kontak, televisi, meja lipat, dan toilet yang ramah untuk  pengguna berkebutuhan khusus.
Di tengah rangkaian kereta, juga terdapat juga mini bar untuk  penumpang yang ingin membeli makanan ringan serta minuman dingin dan  panas.</content:encoded></item></channel></rss>
