<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bulog Siapkan Beras 1 Kg untuk Warga Kurang Mampu   </title><description>Perum Bulog akan menggelontorkan beras dengan 1 kilogram (Kg) untuk masyarakat yang kurang mampu</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872619/bulog-siapkan-beras-1-kg-untuk-warga-kurang-mampu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872619/bulog-siapkan-beras-1-kg-untuk-warga-kurang-mampu"/><item><title>Bulog Siapkan Beras 1 Kg untuk Warga Kurang Mampu   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872619/bulog-siapkan-beras-1-kg-untuk-warga-kurang-mampu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872619/bulog-siapkan-beras-1-kg-untuk-warga-kurang-mampu</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872619/bulog-siapkan-beras-1-kg-untuk-warga-kurang-mampu-q9X4T9n5il.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bulog Siapkan Beras 1 Kg untuk Warga Kurang Mampu. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872619/bulog-siapkan-beras-1-kg-untuk-warga-kurang-mampu-q9X4T9n5il.jpg</image><title>Bulog Siapkan Beras 1 Kg untuk Warga Kurang Mampu. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Perum Bulog akan menggelontorkan beras dengan 1 kilogram (Kg) untuk masyarakat yang kurang mampu. Kemasan tersebut didistribusikan melalui operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan, ukuran beras 1 kg disiapkan pihaknya, bila masyarakat tidak mampu membeli beras dengan kemasan 5 kg di pasar.

BACA JUGA:
Bansos Beras Cair ke 21,5 Juta Keluarga, Lebih Cepat dari Jadwal

&quot;Bulog juga akan membuat nanti buat packaging yang 1 kilo-an. Jadi masyarakat yang nanti nggak bisa beli kilo kita akan berikan yang 1 kilo-an,&quot; ujar Buwas saat ditemui di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Senin (28/8/2023).
Terkait harga, Bulog akan mematok sebesar Rp9.450 per kemasan 1 kilo gram. Buwas berharap opsi ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kurang mampu.

BACA JUGA:
India Stop Ekspor Beras, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Dia memastikan opsi tersebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat ini. Hanya saja, Bulog terlebih dahulu fokus pada pembuatan kemasan beras 5 kg, lantaran banyak diburu masyarakat.
&quot;Sekarang yang kita konsentrasikan adalah yang 5 kilo ini karena masyarakatnya kan banyak yang butuh untuk stok satu minggu, minimal nah ini kita penuhi dulu,&quot; ucapnya.Buwas mengaku pihaknya pernah memproduksi beras 1 kg sebelumnya. Hanya saja, kemasan mini tersebut kurang dilirik masyarakat sehingga dihentikan prosesnya.
&quot;Dulu kan saya pernah buat juga, sampai yang 250 gram juga saya buat, tapi ternyata masyarakat tidak membutuhkan itu, nah sekarang mungkin butuh itu, bisa kita adakan lagi 250 gram,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Perum Bulog akan menggelontorkan beras dengan 1 kilogram (Kg) untuk masyarakat yang kurang mampu. Kemasan tersebut didistribusikan melalui operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan, ukuran beras 1 kg disiapkan pihaknya, bila masyarakat tidak mampu membeli beras dengan kemasan 5 kg di pasar.

BACA JUGA:
Bansos Beras Cair ke 21,5 Juta Keluarga, Lebih Cepat dari Jadwal

&quot;Bulog juga akan membuat nanti buat packaging yang 1 kilo-an. Jadi masyarakat yang nanti nggak bisa beli kilo kita akan berikan yang 1 kilo-an,&quot; ujar Buwas saat ditemui di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Senin (28/8/2023).
Terkait harga, Bulog akan mematok sebesar Rp9.450 per kemasan 1 kilo gram. Buwas berharap opsi ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kurang mampu.

BACA JUGA:
India Stop Ekspor Beras, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Dia memastikan opsi tersebut akan segera direalisasikan dalam waktu dekat ini. Hanya saja, Bulog terlebih dahulu fokus pada pembuatan kemasan beras 5 kg, lantaran banyak diburu masyarakat.
&quot;Sekarang yang kita konsentrasikan adalah yang 5 kilo ini karena masyarakatnya kan banyak yang butuh untuk stok satu minggu, minimal nah ini kita penuhi dulu,&quot; ucapnya.Buwas mengaku pihaknya pernah memproduksi beras 1 kg sebelumnya. Hanya saja, kemasan mini tersebut kurang dilirik masyarakat sehingga dihentikan prosesnya.
&quot;Dulu kan saya pernah buat juga, sampai yang 250 gram juga saya buat, tapi ternyata masyarakat tidak membutuhkan itu, nah sekarang mungkin butuh itu, bisa kita adakan lagi 250 gram,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
