<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Perasaan Pertama Sri Mulyani Naik LRT Jabodebek Tanpa Masinis</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengajak masyarakat Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi untuk mulai beralih dari penggunaan kendaraan pribadi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872722/ini-perasaan-pertama-sri-mulyani-naik-lrt-jabodebek-tanpa-masinis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872722/ini-perasaan-pertama-sri-mulyani-naik-lrt-jabodebek-tanpa-masinis"/><item><title>Ini Perasaan Pertama Sri Mulyani Naik LRT Jabodebek Tanpa Masinis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872722/ini-perasaan-pertama-sri-mulyani-naik-lrt-jabodebek-tanpa-masinis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872722/ini-perasaan-pertama-sri-mulyani-naik-lrt-jabodebek-tanpa-masinis</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872722/ini-perasaan-pertama-sri-mulyani-naik-lrt-jabodebek-tanpa-masinis-YrIborYdsF.PNG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Naik LRT Jabodebek (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872722/ini-perasaan-pertama-sri-mulyani-naik-lrt-jabodebek-tanpa-masinis-YrIborYdsF.PNG</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Naik LRT Jabodebek (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgxNi81L3g4bml3MzU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) untuk mulai beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT).
&quot;Kita mengharapkan dengan makin banyak masyarakat menggunakan fasilitas transportasi umum, tentu akan mengurangi mobilitas menggunakan mobil pribadi dan akan memperbaiki kualitas dari udara di Jabodebek,&quot; ujar Sri Mulyani dalam agenda Peresmian LRT Terintegrasi Jabodebek yang disiarkan virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden dikutip Antara.

BACA JUGA:
LRT Jabodebek Diresmikan, Sri Mulyani Harap Indonesia Makin Maju

Selain itu, Menkeu mengatakan aktivitas masyarakat di wilayah Jabodebek saat ini semakin terhubung dengan hadirnya integrasi jalur dan kereta LRT.
Integrasi kawasan Jakarta dengan sejumlah kota besar penyangga ibu kota menggunakan LRT, katanya, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menunjang mobilisasi masyarakat yang aman dan tepat waktu.

BACA JUGA:
Rampungkan LRT Jabodebek, Adhi Karya Kembali Garap 2 Proyek Kereta Rp6,8 Triliun

LRT Jabodebek yang menjadi proyek kolaborasi perusahaan BUMN PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Industri Kereta Api (INKA), dan Adhi Karya dikendalikan secara otomatis dari Operation Control Center (OCC) / Backup OCC secara terpusat.Merespin hal tersebut, Sri Mulyani percaya bahwa teknologi bisa dikelola dengan baik dari sisi keselamatan, keamanan dan ketepatan waktu.
&quot;Saya antusias sambil deg-degan karena kita terbiasa di dalam pengalaman saya pribadi kalau naik kereta api selalu ada masinisnya,&quot; katanya
Menurut Sri Mulyani, operasional LRT Jabodebek adalah bentuk pelajaran bagi bangsa Indonesia bahwa teknologi dapat menjadi solusi atas persoalan masyarakat dan bisa dimanfaatkan dengan maksimal.
Dia menambahkan infrastruktur seperti transportasi massal menjadi suatu keharusan dan kebutuhan untuk merespons mobilisasi penduduk yang sangat tinggi di wilayah setempat.
&quot;APBN, keuangan negara akan terus mendukung dalam berbagai bentuk investasi baik melalui BUMN seperti KAI maupun melalui transfer kepada pemerintah daerah,&quot; pungkasnya.
Sri Mulyani memastikan subsidi transportasi, juga diarahkan kepada para pengguna jasa transportasi massal.
Baca Selengkapnya: Naik LRT Jabodebek Tanpa Masinis, Sri Mulyani: Saya Deg-degan</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8xLzE2OTgxNi81L3g4bml3MzU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) untuk mulai beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT).
&quot;Kita mengharapkan dengan makin banyak masyarakat menggunakan fasilitas transportasi umum, tentu akan mengurangi mobilitas menggunakan mobil pribadi dan akan memperbaiki kualitas dari udara di Jabodebek,&quot; ujar Sri Mulyani dalam agenda Peresmian LRT Terintegrasi Jabodebek yang disiarkan virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden dikutip Antara.

BACA JUGA:
LRT Jabodebek Diresmikan, Sri Mulyani Harap Indonesia Makin Maju

Selain itu, Menkeu mengatakan aktivitas masyarakat di wilayah Jabodebek saat ini semakin terhubung dengan hadirnya integrasi jalur dan kereta LRT.
Integrasi kawasan Jakarta dengan sejumlah kota besar penyangga ibu kota menggunakan LRT, katanya, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menunjang mobilisasi masyarakat yang aman dan tepat waktu.

BACA JUGA:
Rampungkan LRT Jabodebek, Adhi Karya Kembali Garap 2 Proyek Kereta Rp6,8 Triliun

LRT Jabodebek yang menjadi proyek kolaborasi perusahaan BUMN PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Industri Kereta Api (INKA), dan Adhi Karya dikendalikan secara otomatis dari Operation Control Center (OCC) / Backup OCC secara terpusat.Merespin hal tersebut, Sri Mulyani percaya bahwa teknologi bisa dikelola dengan baik dari sisi keselamatan, keamanan dan ketepatan waktu.
&quot;Saya antusias sambil deg-degan karena kita terbiasa di dalam pengalaman saya pribadi kalau naik kereta api selalu ada masinisnya,&quot; katanya
Menurut Sri Mulyani, operasional LRT Jabodebek adalah bentuk pelajaran bagi bangsa Indonesia bahwa teknologi dapat menjadi solusi atas persoalan masyarakat dan bisa dimanfaatkan dengan maksimal.
Dia menambahkan infrastruktur seperti transportasi massal menjadi suatu keharusan dan kebutuhan untuk merespons mobilisasi penduduk yang sangat tinggi di wilayah setempat.
&quot;APBN, keuangan negara akan terus mendukung dalam berbagai bentuk investasi baik melalui BUMN seperti KAI maupun melalui transfer kepada pemerintah daerah,&quot; pungkasnya.
Sri Mulyani memastikan subsidi transportasi, juga diarahkan kepada para pengguna jasa transportasi massal.
Baca Selengkapnya: Naik LRT Jabodebek Tanpa Masinis, Sri Mulyani: Saya Deg-degan</content:encoded></item></channel></rss>
