<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertalite Dibatasi dan Pertamax Disubsidi? Ini Kata Menteri ESDM</title><description>Arifin Tasrif mendorong penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872789/pertalite-dibatasi-dan-pertamax-disubsidi-ini-kata-menteri-esdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872789/pertalite-dibatasi-dan-pertamax-disubsidi-ini-kata-menteri-esdm"/><item><title>Pertalite Dibatasi dan Pertamax Disubsidi? Ini Kata Menteri ESDM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872789/pertalite-dibatasi-dan-pertamax-disubsidi-ini-kata-menteri-esdm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872789/pertalite-dibatasi-dan-pertamax-disubsidi-ini-kata-menteri-esdm</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872789/pertalite-dibatasi-dan-pertamax-disubsidi-ini-kata-menteri-esdm-YrQ2lWDKVh.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Soal Pertalite Dibatasi dan Pertamax Disubsidi. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872789/pertalite-dibatasi-dan-pertamax-disubsidi-ini-kata-menteri-esdm-YrQ2lWDKVh.jfif</image><title>Menteri ESDM Soal Pertalite Dibatasi dan Pertamax Disubsidi. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mendorong penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan. Hal ini untuk meningkatkan kualitas udara yang saat ini buruk.
Namun Arifin belum bisa menegaskan soal adanya pembatasan Pertalite dan mengalihkan subsidi ke Pertamax. Pasalnya, Kementerian ESDM masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut.

BACA JUGA:
Gaikindo Sebut Penggunaan BBM Kualitas Buruk Picu Polusi: Beberapa Tidak Penuhi Standar Euro 4

&quot;Kita sedang lakukan pendalaman untuk segera supaya memang diambil langkah menyediakan BBM yang ramah lingkungan itu juga mengacu pada pengelaman di tempat tempat lain,&quot; pungkasnya, ketika ditemui dikantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (28/8/2023).
Lanjut Arifin,  penggunaan BBM ramah lingkungan dilakukan guna membantu menekan emisi utamanya disektor transportasi.
Pemerintah saat ini sedang mengidentifikasi sumber-sumber polutan. Katanya, sejauh ini terdapat tiga sumber utama polusi yaitu, sektor transportasi, industri dan polusi dari pembangkit batu bara.

BACA JUGA:
Motor Mirip Honda Mega Pro Ini Super Irit, 1 Liter BBM Bisa Tempuh 63 Km

Dari sisi transportasi salah satu solusi yang bisa dilakukan yaitu menggunakan BBM dengan kadar oktan yang lebih tinggi.
&quot;Ini kan memang solusinya salah satunya dengan itu, tapi kan CO2 kan sama saja hidrokarbon yang dipake untuk itu. Tapi yang digunakan untuk mengurangi monoksida terus kemudian sulfat itu timbal kalau ada itu memang harus dilakukan dengan perbaikan produksi BBM-nya,&quot; tutur Arifin.Kemudian dari sisi energi, lanjut Arifin, pihaknya harus melakukan identifikasi dan memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan dapat membantu mengurangi emisi.
&quot;Dari segi pembangkit sendiri, kita harus perbaiki kita punya sistem. Supaya emisinya itu bisa dengan teknologi-teknologi tangkapan baru. Memang ini ongkos, tapi ongkos kesehatan untuk generasi mendatang itu lebih mahal,&quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mendorong penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan. Hal ini untuk meningkatkan kualitas udara yang saat ini buruk.
Namun Arifin belum bisa menegaskan soal adanya pembatasan Pertalite dan mengalihkan subsidi ke Pertamax. Pasalnya, Kementerian ESDM masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut.

BACA JUGA:
Gaikindo Sebut Penggunaan BBM Kualitas Buruk Picu Polusi: Beberapa Tidak Penuhi Standar Euro 4

&quot;Kita sedang lakukan pendalaman untuk segera supaya memang diambil langkah menyediakan BBM yang ramah lingkungan itu juga mengacu pada pengelaman di tempat tempat lain,&quot; pungkasnya, ketika ditemui dikantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (28/8/2023).
Lanjut Arifin,  penggunaan BBM ramah lingkungan dilakukan guna membantu menekan emisi utamanya disektor transportasi.
Pemerintah saat ini sedang mengidentifikasi sumber-sumber polutan. Katanya, sejauh ini terdapat tiga sumber utama polusi yaitu, sektor transportasi, industri dan polusi dari pembangkit batu bara.

BACA JUGA:
Motor Mirip Honda Mega Pro Ini Super Irit, 1 Liter BBM Bisa Tempuh 63 Km

Dari sisi transportasi salah satu solusi yang bisa dilakukan yaitu menggunakan BBM dengan kadar oktan yang lebih tinggi.
&quot;Ini kan memang solusinya salah satunya dengan itu, tapi kan CO2 kan sama saja hidrokarbon yang dipake untuk itu. Tapi yang digunakan untuk mengurangi monoksida terus kemudian sulfat itu timbal kalau ada itu memang harus dilakukan dengan perbaikan produksi BBM-nya,&quot; tutur Arifin.Kemudian dari sisi energi, lanjut Arifin, pihaknya harus melakukan identifikasi dan memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan dapat membantu mengurangi emisi.
&quot;Dari segi pembangkit sendiri, kita harus perbaiki kita punya sistem. Supaya emisinya itu bisa dengan teknologi-teknologi tangkapan baru. Memang ini ongkos, tapi ongkos kesehatan untuk generasi mendatang itu lebih mahal,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
