<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Ini Biang Kerok Polusi Udara di Jabodetabek</title><description>Jokowi kembali membahas masalah kualitas udara buruk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872791/terungkap-ini-biang-kerok-polusi-udara-di-jabodetabek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872791/terungkap-ini-biang-kerok-polusi-udara-di-jabodetabek"/><item><title>Terungkap! Ini Biang Kerok Polusi Udara di Jabodetabek</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872791/terungkap-ini-biang-kerok-polusi-udara-di-jabodetabek</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/320/2872791/terungkap-ini-biang-kerok-polusi-udara-di-jabodetabek</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 20:49 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872791/terungkap-ini-biang-kerok-polusi-udara-di-jabodetabek-At8oUZpx0D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Ungkap Penyebab Kualitas Udara Buruk. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/320/2872791/terungkap-ini-biang-kerok-polusi-udara-di-jabodetabek-At8oUZpx0D.jpg</image><title>Jokowi Ungkap Penyebab Kualitas Udara Buruk. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membahas masalah kualitas udara buruk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Kepala Negara juga mengumpulkan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan hari ini.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyampaikan arahan Presiden Jokowi minta kepada semua untuk memfokuskan penanganan pencemaran udara harus berbasis pada kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:
Solusi Jokowi Atasi Polusi Udara: Tanam Pohon Besar di Teras Gedung

&quot;Pak Presiden menegaskan untuk semua memfokuskan pada kegiatan penanganan pengendalian polusi udara ini karena menyangkut kesehatan. Jadi cara-cara penyelesaian harus dasar kesehatan,&quot; ungkap Siti dalam konferensi pers usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2023).

BACA JUGA:
Teknik Modifikasi Cuaca Mikro Mulai Diuji Coba Atasi Polusi Udara

Menteri Siti menjelaskan, sumber polusi udara di Jabodetabek 40% berasal dari kendaraan bermotor, 34% berasal dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan sisanya berasal dari sumber lain seperti aktivitas rumah tangga.Oleh karena itu, Presiden Jokowi juga meminta semua kementerian dan lembaga bersikap tegas dalam menentukan kebijakan dan dalam operasi lapangan.
&quot;Tentu pada konteks Kementerian LHK terhadap penegakan hukum terhadap sumber pencemaran, terutama dari industri, pembangkit listrik, dan lain-lain, dan juga uji emisi kendaraan yang harus ketat,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membahas masalah kualitas udara buruk di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Kepala Negara juga mengumpulkan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan hari ini.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyampaikan arahan Presiden Jokowi minta kepada semua untuk memfokuskan penanganan pencemaran udara harus berbasis pada kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:
Solusi Jokowi Atasi Polusi Udara: Tanam Pohon Besar di Teras Gedung

&quot;Pak Presiden menegaskan untuk semua memfokuskan pada kegiatan penanganan pengendalian polusi udara ini karena menyangkut kesehatan. Jadi cara-cara penyelesaian harus dasar kesehatan,&quot; ungkap Siti dalam konferensi pers usai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2023).

BACA JUGA:
Teknik Modifikasi Cuaca Mikro Mulai Diuji Coba Atasi Polusi Udara

Menteri Siti menjelaskan, sumber polusi udara di Jabodetabek 40% berasal dari kendaraan bermotor, 34% berasal dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan sisanya berasal dari sumber lain seperti aktivitas rumah tangga.Oleh karena itu, Presiden Jokowi juga meminta semua kementerian dan lembaga bersikap tegas dalam menentukan kebijakan dan dalam operasi lapangan.
&quot;Tentu pada konteks Kementerian LHK terhadap penegakan hukum terhadap sumber pencemaran, terutama dari industri, pembangkit listrik, dan lain-lain, dan juga uji emisi kendaraan yang harus ketat,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
