<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Muhammad Azim Jatuh Bangun Bisnis Budidaya Ikan Air Tawar, Kini Sukses Berkembang Pesat</title><description>Cerita Muhammad Azim Sadikin jatuh bangun menjalani  bisnis budidaya dan pemancingan ikan air tawar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/455/2872426/cerita-muhammad-azim-jatuh-bangun-bisnis-budidaya-ikan-air-tawar-kini-sukses-berkembang-pesat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/455/2872426/cerita-muhammad-azim-jatuh-bangun-bisnis-budidaya-ikan-air-tawar-kini-sukses-berkembang-pesat"/><item><title>Cerita Muhammad Azim Jatuh Bangun Bisnis Budidaya Ikan Air Tawar, Kini Sukses Berkembang Pesat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/455/2872426/cerita-muhammad-azim-jatuh-bangun-bisnis-budidaya-ikan-air-tawar-kini-sukses-berkembang-pesat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/28/455/2872426/cerita-muhammad-azim-jatuh-bangun-bisnis-budidaya-ikan-air-tawar-kini-sukses-berkembang-pesat</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2023 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/28/455/2872426/cerita-muhammad-azim-jatuh-bangun-bisnis-budidaya-ikan-air-tawar-kini-sukses-berkembang-pesat-DFQqTKMksX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cerita Muhammad Azim membangun bisnis budidaya ikan air tawar (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/28/455/2872426/cerita-muhammad-azim-jatuh-bangun-bisnis-budidaya-ikan-air-tawar-kini-sukses-berkembang-pesat-DFQqTKMksX.jpg</image><title>Cerita Muhammad Azim membangun bisnis budidaya ikan air tawar (Foto: Okezone)</title></images><description>


BOGOR &amp;ndash; Cerita Muhammad Azim Sadikin jatuh bangun menjalani  bisnis budidaya dan pemancingan ikan air tawar. Perjuangan Azim membangun bisnis ini dimulai sejak 2014.
Saat itu, Azim memutuskan masuk ke bisnis budidaya ikan tawar. Hal itu sebagai peruntungan mencari pemasukan untuk memutar roda perekonomian keluarga.
Untuk memuluskan tujuannya, dia bahkan mengambil sertifikasi profesi di Institut Pertanian Bogor (IPB) agar makin matang memulai bisnisnya itu. Dia meyakini bahwa bisnis budidaya ikan dibutuhkan ilmu yang cukup agar bisa sukses.

BACA JUGA:
Pengrajin Kayu Budidaya Pohon Kurma Organik di Lahan Sempit, Bisa Jadi Ladang Uang

&quot;Saya pilih budidaya ikan dan pemancingan ini karena menjanjikan. Di kampung saya sangat melimpah sumber airnya. Jadi, saya memanfaatkan potensi alam yang ada itu,&quot; cerita Azim kepada Okezone.com, Senin (28/8/2023).
Bisnis Azim dimulai dengan satu buah kolam ikan di wilayah Kampung Dukuh Kaung, Desa Cinagara, Caringin, Kabupaten Bogor. Namun kemudian dia merasa satu kolam tidak cukup untuk mengembangkan usaha tersebut.

BACA JUGA:
Ratusan Ton Ikan Budidaya di Danau Ranau Mati Mendadak, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Dia merasa bisnisnya tak berjalan mulus lantaran terhambat modal. Jika saja ada modal, dia ingin memulai dengan beberapa kolam.
&quot;UMKM terkadang terhalangan permodalan untuk berkembang,&quot; kata Azim.
Tak putus asa, Azim akhirnya menemukan titik terang dalam bisnisnya yakni program Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM). Dia kemudian mencari informasi dan akhirnya merasakan program itu dengan pendampingan BRI unit Cijeruk.Singkat cerita, Ayah dua anak ini akhirnya mendapatkan permodalan  untuk mengembangkan usahanya. Dengan tambahan modal itu, dia menambah  kolam ikannya yang kini sudah ada 17 kolam setelah beberapa kali  memanfaatkan program tersebut.
&quot;Program BRI ini sangat membantu saya. Jadi, saya sudah berkali-kali memanfaatkan program ini,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Budidaya Pinang Menjanjikan, Bisa Hasilkan Pundi-Pundi Cuan 

Pria yang hobi badminton ini sudah bisa tersenyum lebar melihat  usahanya terus berkembang. Namun, sampai ke titik tersebut dia butuh  perjuangan yang tidak main-main.
Dia menegaskan budidaya ikan tawar butuh ketekunan, semangat, dan  terus memperkaya diri dengan ilmu. Dia saja menerapkan hal tersebut  sempat merasa gagal yang bikin hatinya teriris-iris, apalagi tidak.

BACA JUGA:
Kisah Mbah Moedjair Penemu Ikan Mujair dari Jawa Timur, Sukses Bisnis Budidaya

Hal itu ditandai ikan-ikan yang dirinya budidayakan banyak mati.  Kondisi itu sempat membuat mentalnya berantakan untuk melanjutkan usaha.
&quot;Pernah rugi Rp 10 juta dalam satu hari. Itu karena ikan yang sama miliki mati semua,&quot; ucapnya.Akan tetapi, pria yang menyukai kuliner ikan bakar itu berusaha  bangkit dengan kembali mengevaluasi diri. Pasalnya, dia tidak mau gagal  yang mana akan mengecewakan keluarga yang telah mendukungnya.
&quot;Saya konsultasi dengan istri (agar semangat kembali) dan juga dengan  orang-orang yang lebih paham ikan. Itu saya lakukan,&quot; ucapnya.
Masa-masa itu telah dirinya lalui, kini usaha Azim terus maju yang  mana bisa memasarkan 5 kuintal ikan untuk wilayah Bogor dalam satu hari.  Dia pun sudah merasakan nikmatnya hasil kerja kerasnya selama ini.
&quot;Itu buat wilayah Bogor saja kurang. Saya tidak bisa memenuhi permintaan ke Jakarta,&quot; ujarnya.
Hebatnya, Azim tidak hanya ingin sukses seorang diri. Pasalnya, dia  juga membina masyarakat setempat agar pembudidayaannya bisa berkembang.
&quot;Saya memberikan pembinaan kepada 10 pembudidaya ikan. Itu berkaitan permodalan dan pemasaran hasil panen ikan,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>


BOGOR &amp;ndash; Cerita Muhammad Azim Sadikin jatuh bangun menjalani  bisnis budidaya dan pemancingan ikan air tawar. Perjuangan Azim membangun bisnis ini dimulai sejak 2014.
Saat itu, Azim memutuskan masuk ke bisnis budidaya ikan tawar. Hal itu sebagai peruntungan mencari pemasukan untuk memutar roda perekonomian keluarga.
Untuk memuluskan tujuannya, dia bahkan mengambil sertifikasi profesi di Institut Pertanian Bogor (IPB) agar makin matang memulai bisnisnya itu. Dia meyakini bahwa bisnis budidaya ikan dibutuhkan ilmu yang cukup agar bisa sukses.

BACA JUGA:
Pengrajin Kayu Budidaya Pohon Kurma Organik di Lahan Sempit, Bisa Jadi Ladang Uang

&quot;Saya pilih budidaya ikan dan pemancingan ini karena menjanjikan. Di kampung saya sangat melimpah sumber airnya. Jadi, saya memanfaatkan potensi alam yang ada itu,&quot; cerita Azim kepada Okezone.com, Senin (28/8/2023).
Bisnis Azim dimulai dengan satu buah kolam ikan di wilayah Kampung Dukuh Kaung, Desa Cinagara, Caringin, Kabupaten Bogor. Namun kemudian dia merasa satu kolam tidak cukup untuk mengembangkan usaha tersebut.

BACA JUGA:
Ratusan Ton Ikan Budidaya di Danau Ranau Mati Mendadak, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Dia merasa bisnisnya tak berjalan mulus lantaran terhambat modal. Jika saja ada modal, dia ingin memulai dengan beberapa kolam.
&quot;UMKM terkadang terhalangan permodalan untuk berkembang,&quot; kata Azim.
Tak putus asa, Azim akhirnya menemukan titik terang dalam bisnisnya yakni program Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM). Dia kemudian mencari informasi dan akhirnya merasakan program itu dengan pendampingan BRI unit Cijeruk.Singkat cerita, Ayah dua anak ini akhirnya mendapatkan permodalan  untuk mengembangkan usahanya. Dengan tambahan modal itu, dia menambah  kolam ikannya yang kini sudah ada 17 kolam setelah beberapa kali  memanfaatkan program tersebut.
&quot;Program BRI ini sangat membantu saya. Jadi, saya sudah berkali-kali memanfaatkan program ini,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Budidaya Pinang Menjanjikan, Bisa Hasilkan Pundi-Pundi Cuan 

Pria yang hobi badminton ini sudah bisa tersenyum lebar melihat  usahanya terus berkembang. Namun, sampai ke titik tersebut dia butuh  perjuangan yang tidak main-main.
Dia menegaskan budidaya ikan tawar butuh ketekunan, semangat, dan  terus memperkaya diri dengan ilmu. Dia saja menerapkan hal tersebut  sempat merasa gagal yang bikin hatinya teriris-iris, apalagi tidak.

BACA JUGA:
Kisah Mbah Moedjair Penemu Ikan Mujair dari Jawa Timur, Sukses Bisnis Budidaya

Hal itu ditandai ikan-ikan yang dirinya budidayakan banyak mati.  Kondisi itu sempat membuat mentalnya berantakan untuk melanjutkan usaha.
&quot;Pernah rugi Rp 10 juta dalam satu hari. Itu karena ikan yang sama miliki mati semua,&quot; ucapnya.Akan tetapi, pria yang menyukai kuliner ikan bakar itu berusaha  bangkit dengan kembali mengevaluasi diri. Pasalnya, dia tidak mau gagal  yang mana akan mengecewakan keluarga yang telah mendukungnya.
&quot;Saya konsultasi dengan istri (agar semangat kembali) dan juga dengan  orang-orang yang lebih paham ikan. Itu saya lakukan,&quot; ucapnya.
Masa-masa itu telah dirinya lalui, kini usaha Azim terus maju yang  mana bisa memasarkan 5 kuintal ikan untuk wilayah Bogor dalam satu hari.  Dia pun sudah merasakan nikmatnya hasil kerja kerasnya selama ini.
&quot;Itu buat wilayah Bogor saja kurang. Saya tidak bisa memenuhi permintaan ke Jakarta,&quot; ujarnya.
Hebatnya, Azim tidak hanya ingin sukses seorang diri. Pasalnya, dia  juga membina masyarakat setempat agar pembudidayaannya bisa berkembang.
&quot;Saya memberikan pembinaan kepada 10 pembudidaya ikan. Itu berkaitan permodalan dan pemasaran hasil panen ikan,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
