<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Akhirnya Menguat Lagi</title><description>Harga emas berjangka akhirnya menguat lagi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2872919/harga-emas-berjangka-akhirnya-menguat-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2872919/harga-emas-berjangka-akhirnya-menguat-lagi"/><item><title>Harga Emas Berjangka Akhirnya Menguat Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2872919/harga-emas-berjangka-akhirnya-menguat-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2872919/harga-emas-berjangka-akhirnya-menguat-lagi</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/320/2872919/harga-emas-berjangka-akhirnya-menguat-lagi-VErEpSNq0o.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/320/2872919/harga-emas-berjangka-akhirnya-menguat-lagi-VErEpSNq0o.jpeg</image><title>Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga emas berjangka akhirnya menguat lagi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas dunia menghentikan penurunan selama dua sesi berturut-turut, mendapat dukungan karena stabilnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengurangi beberapa tekanan baru-baru ini pada harga logam mulia.
Melansir Antara, Selasa (29/8/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD6,90 atau 0,36% menjadi USD1.946,80 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh tertinggi sesi di USD1.954,20 dan terendah di USD1.940,10.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp1.065.000/Gram


Logam kuning mencatat keuntungan pada Senin (28/8/2023) setelah kontrak emas paling aktif membukukan kenaikan mingguan pertamanya dalam empat minggu hingga Jumat (25/8/2023).
Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS 10-tahun turun tipis di angka 4,218%, sedangkan Indeks dolar AS yang mengukur nilai greenback terhadap enam rival utamanya, sedikit berubah di angka 104,07. Imbal hasil obligasi bergerak berbanding terbalik dengan harga.

BACA JUGA:
Daftar Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini, dari Termurah hingga Paling Mahal


Untuk emas &quot;terputusnya hubungan antara kenaikan imbal hasil obligasi dan dolar AS adalah tanda bullish yang positif,&quot; kata Chintan Karnani, konsultan independen yang memantau pasar emas selama 20 tahun terakhir seperti dikutip Market Watch.
Tetapi, kata dia, &quot;emas perlu terus diperdagangkan dengan garis harga yang meningkat pada minggu depan untuk mengonfirmasi tren bullish yang berkelanjutan.&quot;
Dia mengatakan dirinya akan mencermati indikasi &quot;penembusan berkelanjutan berbagai resistensi&quot; antara 1.950 dolar AS dan 2.010 dolar AS pada emas Comex untuk Desember, dikutip dari Xinhua.
Namun demikian, petunjuk dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell  pada Jumat (25/8/2023) tentang kemungkinan kenaikan suku bunga lebih  lanjut membayangi kenaikan emas.
Para analis pasar berpendapat bahwa emas telah mendapat dukungan di  area 1.900 dolar AS pada grafik. Namun penguatan dolar yang lebih besar  atau kenaikan imbal hasil akan membahayakan grafik.
Investor juga menunggu rilis laporan produk domestik bruto pada Rabu  (30/8/2023), angka inflasi utama pada Kamis (31/8/2023), dan laporan  pekerjaan besar pada Jumat (1/9/2023).
Tren harga emas setelah rilis data penggajian non pertanian AS  Agustus pada Jumat (1/9/2023) akan menjadi kuncinya, kata Karnani. &quot;Tren  bullish pada emas dan perak saat ini dapat berubah jika pertumbuhan  lapangan kerja secara keseluruhan sangat tinggi pada Agustus.&quot;
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September terkerek 1,8  sen atau 0,07%, menjadi ditutup pada USD24,252 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober naik USD24 atau 2,53%, menjadi menetap pada  USD972,20 per ounce.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi80LzE2MDg5Ny81L3g4ajZtNmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga emas berjangka akhirnya menguat lagi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas dunia menghentikan penurunan selama dua sesi berturut-turut, mendapat dukungan karena stabilnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengurangi beberapa tekanan baru-baru ini pada harga logam mulia.
Melansir Antara, Selasa (29/8/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD6,90 atau 0,36% menjadi USD1.946,80 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh tertinggi sesi di USD1.954,20 dan terendah di USD1.940,10.

BACA JUGA:
Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp1.065.000/Gram


Logam kuning mencatat keuntungan pada Senin (28/8/2023) setelah kontrak emas paling aktif membukukan kenaikan mingguan pertamanya dalam empat minggu hingga Jumat (25/8/2023).
Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS 10-tahun turun tipis di angka 4,218%, sedangkan Indeks dolar AS yang mengukur nilai greenback terhadap enam rival utamanya, sedikit berubah di angka 104,07. Imbal hasil obligasi bergerak berbanding terbalik dengan harga.

BACA JUGA:
Daftar Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini, dari Termurah hingga Paling Mahal


Untuk emas &quot;terputusnya hubungan antara kenaikan imbal hasil obligasi dan dolar AS adalah tanda bullish yang positif,&quot; kata Chintan Karnani, konsultan independen yang memantau pasar emas selama 20 tahun terakhir seperti dikutip Market Watch.
Tetapi, kata dia, &quot;emas perlu terus diperdagangkan dengan garis harga yang meningkat pada minggu depan untuk mengonfirmasi tren bullish yang berkelanjutan.&quot;
Dia mengatakan dirinya akan mencermati indikasi &quot;penembusan berkelanjutan berbagai resistensi&quot; antara 1.950 dolar AS dan 2.010 dolar AS pada emas Comex untuk Desember, dikutip dari Xinhua.
Namun demikian, petunjuk dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell  pada Jumat (25/8/2023) tentang kemungkinan kenaikan suku bunga lebih  lanjut membayangi kenaikan emas.
Para analis pasar berpendapat bahwa emas telah mendapat dukungan di  area 1.900 dolar AS pada grafik. Namun penguatan dolar yang lebih besar  atau kenaikan imbal hasil akan membahayakan grafik.
Investor juga menunggu rilis laporan produk domestik bruto pada Rabu  (30/8/2023), angka inflasi utama pada Kamis (31/8/2023), dan laporan  pekerjaan besar pada Jumat (1/9/2023).
Tren harga emas setelah rilis data penggajian non pertanian AS  Agustus pada Jumat (1/9/2023) akan menjadi kuncinya, kata Karnani. &quot;Tren  bullish pada emas dan perak saat ini dapat berubah jika pertumbuhan  lapangan kerja secara keseluruhan sangat tinggi pada Agustus.&quot;
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September terkerek 1,8  sen atau 0,07%, menjadi ditutup pada USD24,252 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober naik USD24 atau 2,53%, menjadi menetap pada  USD972,20 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
