<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Ruas Tol Trans Sumatera Diuji Coba, Waktu Tempuh Jadi Hanya 20 Menit</title><description>PT Hutama Karya (Persero) baru saja menggelar Uji Laik Fungsi (ULF) dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873021/2-ruas-tol-trans-sumatera-diuji-coba-waktu-tempuh-jadi-hanya-20-menit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873021/2-ruas-tol-trans-sumatera-diuji-coba-waktu-tempuh-jadi-hanya-20-menit"/><item><title>2 Ruas Tol Trans Sumatera Diuji Coba, Waktu Tempuh Jadi Hanya 20 Menit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873021/2-ruas-tol-trans-sumatera-diuji-coba-waktu-tempuh-jadi-hanya-20-menit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873021/2-ruas-tol-trans-sumatera-diuji-coba-waktu-tempuh-jadi-hanya-20-menit</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/320/2873021/2-ruas-tol-trans-sumatera-diuji-coba-waktu-tempuh-jadi-hanya-20-menit-7hgYlOCfhS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">2 ruas tol Trans Sumatera diuji coba. (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/320/2873021/2-ruas-tol-trans-sumatera-diuji-coba-waktu-tempuh-jadi-hanya-20-menit-7hgYlOCfhS.jpg</image><title>2 ruas tol Trans Sumatera diuji coba. (Foto: PUPR)</title></images><description>


JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) baru saja menggelar Uji Laik Fungsi (ULF) dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Uji coba diperlukan agar bisa mengakselerasikan pengoperasiannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Tol Trans Sumatera Tahap II Segera Dibangun, Panjangnya 30,57 Km&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kedua ruas yang dimaksud adalah Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran Seksi 1 Indrapura &amp;ndash; Lima Puluh sepanjang 15,6 kilometer (km) dan Tol Gate-to-Gate Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura (Seksi 1 dan sebagian Seksi 2) sepanjang 28,3 km.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan, ULF bertujuan menguji spesifikasi teknis persyaratan dan perlengkapan jalan yang ada di ruas jalan tol untuk memenuhi standar manajemen dan keselamatan lalu lintas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

3 Proyek Jalan Tol Prioritas yang Wajib Selesai di Akhir Jabatan Presiden Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Selain untuk memenuhi standar, kami berharap dapat mengakselerasikan pengoperasian dua ruas jalan tol ini, utamanya meningkatkan konektivitas untuk mendukung kegiatan ekonomi di Sumatera Utara,&amp;rdquo; kata Koentjoro melalui keterangan pers, Selasa (29/8/2023).Dalam kegiatan ini, tim penguji terbagi menjadi tiga sub tim yakni Sub Tim satu Bidang Keselamatan dan Manajemen Lalu Lintas Jalan, Sub Tim dua Bidang Sarana Jalan, Jembatan dan Bangunan Pelengkap, dan Sub Tim tiga Bidang Operasi dan Administrasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Tol Indralaya-Prabumulih Siap Beroperasi, ke Palembang Cuma 1 Jam

Lebih detail, lingkup pemeriksaan pada Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran Seksi 1 Indrapura &amp;ndash; Lima Puluh menjadi dua jalur yakni Jalur A mainroad STA 109+100 sampai STA 124+700 dan Jalur B sebaliknya.
Sementara Jalan Tol Gate-to-Gate Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura (Seksi 1 dan sebagian Seksi 2) juga dibagi menjadi dua jalur pemeriksaan yakni Jalur A dan B.
Seksi 1 (Tebing Tinggi - Inderapura) KM 86+250 sampai KM 106+650. Seksi 2 (Tebing Tinggi - Inderapura) KM 106+650 sampai KM 109+100. Akses (Akses Kuala Tanjung - Indrapura) KM 102+200 T sampai KM 107+600 T secara menerus ke arah Indrapura.
Tidak hanya spesifikasi jalan, lanjut Koentjoro, kesiapan sarana operasional pada kedua jalan tol ini juga menjadi salah satu poin dalam lingkup pemeriksaan. Seperti tersedianya sejumlah kendaraan patroli, kendaraan derek, ambulan, hingga alat transaksi di gerbang tol.
Dengan fokus pada konektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan, Koentjoro memandang
ULF menandai langkah signifikan dalam memastikan jalan tol dapat dibuka sesegera mungkin dengan kualitas tol yang dipastikan cukup baik.
Di mana, Tol Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura merupakan backbone jalur logistik dari dan ke Pelabuhan Kuala Tanjung serta akses ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei menerus melalui Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran.
Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran Seksi 1 Indrapura &amp;ndash; Lima Puluh memiliki kecepatan rencana hingga 100 km per jam, dan Jalan Tol Gate-to-Gate Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura dengan kecepatan rencana 80 km per jam, nantinya akan mempersingkat waktu tempuh yang sebelumnya 1,5 jam menjadi hanya 20 menit saja dengan jumlah lajur masing-masing 2x2.</description><content:encoded>


JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) baru saja menggelar Uji Laik Fungsi (ULF) dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Uji coba diperlukan agar bisa mengakselerasikan pengoperasiannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Tol Trans Sumatera Tahap II Segera Dibangun, Panjangnya 30,57 Km&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kedua ruas yang dimaksud adalah Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran Seksi 1 Indrapura &amp;ndash; Lima Puluh sepanjang 15,6 kilometer (km) dan Tol Gate-to-Gate Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura (Seksi 1 dan sebagian Seksi 2) sepanjang 28,3 km.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan, ULF bertujuan menguji spesifikasi teknis persyaratan dan perlengkapan jalan yang ada di ruas jalan tol untuk memenuhi standar manajemen dan keselamatan lalu lintas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

3 Proyek Jalan Tol Prioritas yang Wajib Selesai di Akhir Jabatan Presiden Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Selain untuk memenuhi standar, kami berharap dapat mengakselerasikan pengoperasian dua ruas jalan tol ini, utamanya meningkatkan konektivitas untuk mendukung kegiatan ekonomi di Sumatera Utara,&amp;rdquo; kata Koentjoro melalui keterangan pers, Selasa (29/8/2023).Dalam kegiatan ini, tim penguji terbagi menjadi tiga sub tim yakni Sub Tim satu Bidang Keselamatan dan Manajemen Lalu Lintas Jalan, Sub Tim dua Bidang Sarana Jalan, Jembatan dan Bangunan Pelengkap, dan Sub Tim tiga Bidang Operasi dan Administrasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Tol Indralaya-Prabumulih Siap Beroperasi, ke Palembang Cuma 1 Jam

Lebih detail, lingkup pemeriksaan pada Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran Seksi 1 Indrapura &amp;ndash; Lima Puluh menjadi dua jalur yakni Jalur A mainroad STA 109+100 sampai STA 124+700 dan Jalur B sebaliknya.
Sementara Jalan Tol Gate-to-Gate Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura (Seksi 1 dan sebagian Seksi 2) juga dibagi menjadi dua jalur pemeriksaan yakni Jalur A dan B.
Seksi 1 (Tebing Tinggi - Inderapura) KM 86+250 sampai KM 106+650. Seksi 2 (Tebing Tinggi - Inderapura) KM 106+650 sampai KM 109+100. Akses (Akses Kuala Tanjung - Indrapura) KM 102+200 T sampai KM 107+600 T secara menerus ke arah Indrapura.
Tidak hanya spesifikasi jalan, lanjut Koentjoro, kesiapan sarana operasional pada kedua jalan tol ini juga menjadi salah satu poin dalam lingkup pemeriksaan. Seperti tersedianya sejumlah kendaraan patroli, kendaraan derek, ambulan, hingga alat transaksi di gerbang tol.
Dengan fokus pada konektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan, Koentjoro memandang
ULF menandai langkah signifikan dalam memastikan jalan tol dapat dibuka sesegera mungkin dengan kualitas tol yang dipastikan cukup baik.
Di mana, Tol Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura merupakan backbone jalur logistik dari dan ke Pelabuhan Kuala Tanjung serta akses ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei menerus melalui Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran.
Jalan Tol Indrapura &amp;ndash; Kisaran Seksi 1 Indrapura &amp;ndash; Lima Puluh memiliki kecepatan rencana hingga 100 km per jam, dan Jalan Tol Gate-to-Gate Tebing Tinggi &amp;ndash; Indrapura dengan kecepatan rencana 80 km per jam, nantinya akan mempersingkat waktu tempuh yang sebelumnya 1,5 jam menjadi hanya 20 menit saja dengan jumlah lajur masing-masing 2x2.</content:encoded></item></channel></rss>
