<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kereta LRT Jabodebek Dikeluhkan Sempit, KAI Buka Suara</title><description>LRT Jabodebek telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 28 Agustus 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873349/kereta-lrt-jabodebek-dikeluhkan-sempit-kai-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873349/kereta-lrt-jabodebek-dikeluhkan-sempit-kai-buka-suara"/><item><title>Kereta LRT Jabodebek Dikeluhkan Sempit, KAI Buka Suara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873349/kereta-lrt-jabodebek-dikeluhkan-sempit-kai-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/29/320/2873349/kereta-lrt-jabodebek-dikeluhkan-sempit-kai-buka-suara</guid><pubDate>Selasa 29 Agustus 2023 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/29/320/2873349/kereta-lrt-jabodebek-dikeluhkan-sempit-kai-buka-suara-HyCf5DQccx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta LRT Jabodebek dikeluhkan sempit. (Foto: KAI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/29/320/2873349/kereta-lrt-jabodebek-dikeluhkan-sempit-kai-buka-suara-HyCf5DQccx.jpg</image><title>Kereta LRT Jabodebek dikeluhkan sempit. (Foto: KAI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MC81L3g4bmp1OGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - LRT Jabodebek telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 28 Agustus 2023.
Setelah peresmian, masyarakat sudah bisa menggunakan transportasi tanpa masinis tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Beli Tiket LRT Jabodebek

Akan tetapi baru sehari dioperasikan, masyarakat mengeluhkan bahwa kereta yang digunakan tersebut terlalu sempit untuk masyarakat yang postru tubuhnya tinggi. Sehingga membuat warga kurang nyaman.

Menanggapi hal tersebut, Manager Public Relations Divisi LRT Jabodebek Kuswardojo mengatakan bahwa terkait sarana kereta LRT Jabodebek merupakan buatan INKA.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Tempat Parkir di Stasiun LRT Jabodebek

Kemudian kata Kuswardojo INKA sendiri mendesain kereta tersebut sudah sesuai dengan postur tubuh masyarakat Indonesia.

&quot;Kalau terkait sarana yang ada memang dibuat sama INKA mereka ukur disesuaikan dengan rata rata tinggi badan warga negata Indonesia,&quot; katanya saat ditemui di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (29/8/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Luhut Kenang Perjalanan Panjang Proyek LRT Jabodebek yang Dimulai sejak 2015


Dia juga mengakui bahwa waktu operasional pertama, terdapat warga negara asing (WNA) yang menjajal LRT Jabodebek. Di mana postur tubuhnya tersebut tinggi sehingga harus memiringkan badan.



&quot;Kemarin ada case juga penumpang warga asing sampai miringkan badannya. Ya mohon maaf memang kan diukur rata-rata tinggi badan WNI kan 160 cm. Jadi kalau 175 cm ke atas memang harus nunduk,&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

LRT Jabodebek Beroperasi, Menko Luhut: Kurangi Polusi Udara


Kuswardojo mengatakan bahwa aspirasi masyarakat terkait dengan sarana sudah disampaikan ke INKA. Apakah nanti bisa di modifikasi atau seperti apa.



&quot;Cuma perlu jadi catatan ini kan LRT itu operasinya by sistem, jadi ketika mengubah salah satu paling dekat pintu aja sistem harus berubah. Ketika dirubah harus semua diubah dan update lagi butuh waktu lama,&quot; katanya.



&quot;Jadi mohon maaf semua pengguna jasa tinggi badan memang disesuaikan sama rata-rata tinggi badan orang Indonesia,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOS8xLzE2OTg2MC81L3g4bmp1OGM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - LRT Jabodebek telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 28 Agustus 2023.
Setelah peresmian, masyarakat sudah bisa menggunakan transportasi tanpa masinis tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Beli Tiket LRT Jabodebek

Akan tetapi baru sehari dioperasikan, masyarakat mengeluhkan bahwa kereta yang digunakan tersebut terlalu sempit untuk masyarakat yang postru tubuhnya tinggi. Sehingga membuat warga kurang nyaman.

Menanggapi hal tersebut, Manager Public Relations Divisi LRT Jabodebek Kuswardojo mengatakan bahwa terkait sarana kereta LRT Jabodebek merupakan buatan INKA.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Tempat Parkir di Stasiun LRT Jabodebek

Kemudian kata Kuswardojo INKA sendiri mendesain kereta tersebut sudah sesuai dengan postur tubuh masyarakat Indonesia.

&quot;Kalau terkait sarana yang ada memang dibuat sama INKA mereka ukur disesuaikan dengan rata rata tinggi badan warga negata Indonesia,&quot; katanya saat ditemui di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Selasa (29/8/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menko Luhut Kenang Perjalanan Panjang Proyek LRT Jabodebek yang Dimulai sejak 2015


Dia juga mengakui bahwa waktu operasional pertama, terdapat warga negara asing (WNA) yang menjajal LRT Jabodebek. Di mana postur tubuhnya tersebut tinggi sehingga harus memiringkan badan.



&quot;Kemarin ada case juga penumpang warga asing sampai miringkan badannya. Ya mohon maaf memang kan diukur rata-rata tinggi badan WNI kan 160 cm. Jadi kalau 175 cm ke atas memang harus nunduk,&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

LRT Jabodebek Beroperasi, Menko Luhut: Kurangi Polusi Udara


Kuswardojo mengatakan bahwa aspirasi masyarakat terkait dengan sarana sudah disampaikan ke INKA. Apakah nanti bisa di modifikasi atau seperti apa.



&quot;Cuma perlu jadi catatan ini kan LRT itu operasinya by sistem, jadi ketika mengubah salah satu paling dekat pintu aja sistem harus berubah. Ketika dirubah harus semua diubah dan update lagi butuh waktu lama,&quot; katanya.



&quot;Jadi mohon maaf semua pengguna jasa tinggi badan memang disesuaikan sama rata-rata tinggi badan orang Indonesia,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
