<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kredit BRI Tembus Rp1.202,13 Triliun, Mayoritas untuk UMKM</title><description>Kredit dan pembiayaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tembus Rp1.202,13 triliun hingga akhir Triwulan II 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/278/2873746/kredit-bri-tembus-rp1-202-13-triliun-mayoritas-untuk-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/278/2873746/kredit-bri-tembus-rp1-202-13-triliun-mayoritas-untuk-umkm"/><item><title>Kredit BRI Tembus Rp1.202,13 Triliun, Mayoritas untuk UMKM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/278/2873746/kredit-bri-tembus-rp1-202-13-triliun-mayoritas-untuk-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/278/2873746/kredit-bri-tembus-rp1-202-13-triliun-mayoritas-untuk-umkm</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/278/2873746/kredit-bri-tembus-rp1-202-13-triliun-mayoritas-untuk-umkm-CMfNdqEgEz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayoritas kredit BRI disalurkan untuk UMKM (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/278/2873746/kredit-bri-tembus-rp1-202-13-triliun-mayoritas-untuk-umkm-CMfNdqEgEz.jpg</image><title>Mayoritas kredit BRI disalurkan untuk UMKM (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMy80LzE2OTYyMy81L3g4bmZwNTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kredit dan pembiayaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) tembus Rp1.202,13 triliun hingga akhir Triwulan II 2023. Kredit BRI ditopang pertumbuhan pada segmen mikro sebesar 11,41% yoy menjadi Rp577,94 triliun.
Adapun porsi kredit mikro telah mencapai 48,08% terhadap total penyaluran kredit BRI. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, penyaluran kredit mikro yang tumbuh double digit membuat proporsi kredit UMKM BRI juga terus meningkat.

BACA JUGA:
BRI Raup Laba Rp29,56 Triliun di Semester I-2023


Hingga akhir Triwulan II 2023, sebesar 84,48% dari total kredit BRI atau senilai Rp1.015,54 triliun merupakan kredit yang disalurkan kepada segmen UMKM.
&amp;ldquo;Hal ini menjadi pertama kalinya kredit UMKM BRI menembus di atas Rp1.000 triliun, dan BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM mencapai 85% di tahun 2024,&quot; ungkap Sunarso dalam Press Conference Paparan Kinerja BRI, Rabu (30/8/2023).

BACA JUGA:
OJK Sebut Pelaku UMKM Miliki Banyak Ide Bisnis tapi Kurang Inovasi


Khusus untuk perkembangan Holding Ultra Mikro (UMi), hingga akhir Triwulan II 2023 Holding UMi telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 36 juta nasabah pinjaman dan 162 juta nasabah simpanan mikro dengan didukung 1.013 unit kantor co-location SENYUM (Sentra Layanan Ultra Mikro).
Kemampuan BRI menyalurkan kredit juga diimbangi oleh Perseroan dengan menjaga kualitas kredit yang disalurkan. NPL BRI pada akhir Triwulan II 2023 tercatat sebesar 2,95% atau membaik apabila dibandingkan dengan NPL pada Triwulan II 2022 sebesar 3,26%.
Hal ini membuat Credit Cost BRI menurun, dari semula 3,11% pada Triwulan II 2022 menjadi 2,26% pada Triwulan II 2023.
&amp;ldquo;Keberhasilan BRI me-manage NPL juga diimbangi dengan pencadangan  yang memadai, di mana hingga akhir Triwulan II 2023 tercatat NPL  Coverage BRI sebesar 248,54%,&quot; jelas Sunarso.
Adapun keberhasilan BRI mengorkestrasi strategi yang dijalankan  perseroan tercermin dari kinerja yang sehat dan berkelanjutan, hal  tersebut tercermin dari asset yang meningkat 9,21% year on year (yoy)  menjadi Rp1.805,15 triliun sehingga BRI berhasil mencetak laba  konsolidasian senilai Rp29,56 triliun atau tumbuh 18,83% secara yoy.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yMy80LzE2OTYyMy81L3g4bmZwNTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kredit dan pembiayaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) tembus Rp1.202,13 triliun hingga akhir Triwulan II 2023. Kredit BRI ditopang pertumbuhan pada segmen mikro sebesar 11,41% yoy menjadi Rp577,94 triliun.
Adapun porsi kredit mikro telah mencapai 48,08% terhadap total penyaluran kredit BRI. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, penyaluran kredit mikro yang tumbuh double digit membuat proporsi kredit UMKM BRI juga terus meningkat.

BACA JUGA:
BRI Raup Laba Rp29,56 Triliun di Semester I-2023


Hingga akhir Triwulan II 2023, sebesar 84,48% dari total kredit BRI atau senilai Rp1.015,54 triliun merupakan kredit yang disalurkan kepada segmen UMKM.
&amp;ldquo;Hal ini menjadi pertama kalinya kredit UMKM BRI menembus di atas Rp1.000 triliun, dan BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan porsi kredit UMKM mencapai 85% di tahun 2024,&quot; ungkap Sunarso dalam Press Conference Paparan Kinerja BRI, Rabu (30/8/2023).

BACA JUGA:
OJK Sebut Pelaku UMKM Miliki Banyak Ide Bisnis tapi Kurang Inovasi


Khusus untuk perkembangan Holding Ultra Mikro (UMi), hingga akhir Triwulan II 2023 Holding UMi telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 36 juta nasabah pinjaman dan 162 juta nasabah simpanan mikro dengan didukung 1.013 unit kantor co-location SENYUM (Sentra Layanan Ultra Mikro).
Kemampuan BRI menyalurkan kredit juga diimbangi oleh Perseroan dengan menjaga kualitas kredit yang disalurkan. NPL BRI pada akhir Triwulan II 2023 tercatat sebesar 2,95% atau membaik apabila dibandingkan dengan NPL pada Triwulan II 2022 sebesar 3,26%.
Hal ini membuat Credit Cost BRI menurun, dari semula 3,11% pada Triwulan II 2022 menjadi 2,26% pada Triwulan II 2023.
&amp;ldquo;Keberhasilan BRI me-manage NPL juga diimbangi dengan pencadangan  yang memadai, di mana hingga akhir Triwulan II 2023 tercatat NPL  Coverage BRI sebesar 248,54%,&quot; jelas Sunarso.
Adapun keberhasilan BRI mengorkestrasi strategi yang dijalankan  perseroan tercermin dari kinerja yang sehat dan berkelanjutan, hal  tersebut tercermin dari asset yang meningkat 9,21% year on year (yoy)  menjadi Rp1.805,15 triliun sehingga BRI berhasil mencetak laba  konsolidasian senilai Rp29,56 triliun atau tumbuh 18,83% secara yoy.</content:encoded></item></channel></rss>
