<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menparekraf Sandiaga Optimistis Desa Wisata RI Bisa Mendunia</title><description>Sandiaga Uno menyampaikan selama tiga tahun terakhir dirinya yakin jika desa wisata di Indonesia siap mendunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873640/menparekraf-sandiaga-optimistis-desa-wisata-ri-bisa-mendunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873640/menparekraf-sandiaga-optimistis-desa-wisata-ri-bisa-mendunia"/><item><title>Menparekraf Sandiaga Optimistis Desa Wisata RI Bisa Mendunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873640/menparekraf-sandiaga-optimistis-desa-wisata-ri-bisa-mendunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873640/menparekraf-sandiaga-optimistis-desa-wisata-ri-bisa-mendunia</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 08:34 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/320/2873640/menparekraf-sandiaga-optimistis-desa-wisata-ri-bisa-mendunia-Llhyauf6iA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno yakin desa wisata RI bisa mendunia (Foto: PKT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/320/2873640/menparekraf-sandiaga-optimistis-desa-wisata-ri-bisa-mendunia-Llhyauf6iA.jpg</image><title>Sandiaga Uno yakin desa wisata RI bisa mendunia (Foto: PKT)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMzNi81L3g4bmFlMDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan selama tiga tahun terakhir dirinya yakin jika desa wisata di Indonesia siap mendunia. Meskipun pada 2021 lalu program pengembangan desa wisata sempat diragukan karena situasi pandemi.
Menurut Sandiaga, tekad kuat dan semangat memajukan ekonomi menjadi latar belakang lahirnya ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang juga didukung kepala daerah hingga pemangku kepentingan desa wisata.

BACA JUGA:
Resmi Beroperasi, Sandiaga Uno Harap LRT Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan


Seiring dengan tema &quot;Dari Desa untuk Indonesia Bangkit, Pariwisata Berkelas Dunia&quot;, Sandiaga berharap desa wisata dapat berkembang sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional melalui kegiatan wisata berkelas dunia.
&amp;ldquo;Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi juga catatan perjalanan spiritual bagi kita. Selama tiga tahun terakhir membangkitkan ekonomi dari desa, bersama masyarakat desa yang semangatnya luar biasa,&amp;rdquo; kata Sandi, Rabu (30/8/2023).

BACA JUGA:
Sandiaga Uno: Sampah Plastik Masih Jadi Musuh Sektor Pariwisata


Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo memberikan apresiasi pada Kampung atas air Malahing binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Kampung tersebut meraih Juara 3 kategori Kampung Wisata Maju pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Berbagai perubahan dilakukan Pupuk Kaltim bagi masyarakat dengan serangkaian program. Mulai perbaikan tata kelola lingkungan dan pengembangan potensi kawasan, peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat hingga peluang ekonomi dari berbagai sektor usaha penunjang wisata.
VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, menyampaikan apresiasi atas  keberhasilan Malahing menjadi salah satu desa wisata unggulan di  Indonesia pada ADWI 2023. Terlebih dari 7.000 lebih desa yang masuk  nominasi, Malahing mampu meraih posisi ketiga pada ketagori desa wisata  maju dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan.
Menurut Sugeng, prestasi ini menjadi langkah baru bagi Malahing untuk  terus memajukan sekaligus meningkatkan potensi yang dimiliki, utamanya  pengembangan sektor pariwisata yang dijalankan agar makin berdampak  terhadap kemandirian masyarakat.
Dijelaskan Sugeng, pendampingan program Better Living in Malahing  sengaja digagas Pupuk Kaltim untuk memberikan nilai tambah, dengan  menciptakan wajah baru bagi kampung atas air tersebut.
&amp;ldquo;Berbagai bekal keterampilan juga diberikan, baik bagi nelayan dalam  meningkatkan produktivitas melaut dan sektor budidaya kelautan, hingga  keterampilan ibu rumah tangga untuk menciptakan berbagai peluang  ekonomi,&amp;rdquo; tutur Sugeng.
Saat ini masyarakat Malahing jauh lebih berdaya dengan beragam  keterampilan dan sektor usaha. Di antaranya inovasi olahan rumput laut  menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti sabun, sirup, makanan  ringan, budidaya teripang dan rumput laut, kemampuan membatik dengan  produk usaha Batik Malahing, hingga homestay sebagai penunjang  pariwisata di kawasan tersebut.
Pengembangan kapasitas usaha pun dilakukan yaitu kemampuan manajemen  dan promosi untuk menyasar pangsa pasar yang jauh lebih luas. Kesadaran  akan pentingnya menjaga kesehatan dan kualitas lingkungan juga  sepenuhnya disadari masyarat, dibuktikan makin hijaunya kawasan Malahing  beberapa tahun terakhir.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xNy8xLzE2OTMzNi81L3g4bmFlMDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan selama tiga tahun terakhir dirinya yakin jika desa wisata di Indonesia siap mendunia. Meskipun pada 2021 lalu program pengembangan desa wisata sempat diragukan karena situasi pandemi.
Menurut Sandiaga, tekad kuat dan semangat memajukan ekonomi menjadi latar belakang lahirnya ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang juga didukung kepala daerah hingga pemangku kepentingan desa wisata.

BACA JUGA:
Resmi Beroperasi, Sandiaga Uno Harap LRT Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan


Seiring dengan tema &quot;Dari Desa untuk Indonesia Bangkit, Pariwisata Berkelas Dunia&quot;, Sandiaga berharap desa wisata dapat berkembang sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional melalui kegiatan wisata berkelas dunia.
&amp;ldquo;Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi juga catatan perjalanan spiritual bagi kita. Selama tiga tahun terakhir membangkitkan ekonomi dari desa, bersama masyarakat desa yang semangatnya luar biasa,&amp;rdquo; kata Sandi, Rabu (30/8/2023).

BACA JUGA:
Sandiaga Uno: Sampah Plastik Masih Jadi Musuh Sektor Pariwisata


Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo memberikan apresiasi pada Kampung atas air Malahing binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Kampung tersebut meraih Juara 3 kategori Kampung Wisata Maju pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Berbagai perubahan dilakukan Pupuk Kaltim bagi masyarakat dengan serangkaian program. Mulai perbaikan tata kelola lingkungan dan pengembangan potensi kawasan, peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat hingga peluang ekonomi dari berbagai sektor usaha penunjang wisata.
VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, menyampaikan apresiasi atas  keberhasilan Malahing menjadi salah satu desa wisata unggulan di  Indonesia pada ADWI 2023. Terlebih dari 7.000 lebih desa yang masuk  nominasi, Malahing mampu meraih posisi ketiga pada ketagori desa wisata  maju dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan.
Menurut Sugeng, prestasi ini menjadi langkah baru bagi Malahing untuk  terus memajukan sekaligus meningkatkan potensi yang dimiliki, utamanya  pengembangan sektor pariwisata yang dijalankan agar makin berdampak  terhadap kemandirian masyarakat.
Dijelaskan Sugeng, pendampingan program Better Living in Malahing  sengaja digagas Pupuk Kaltim untuk memberikan nilai tambah, dengan  menciptakan wajah baru bagi kampung atas air tersebut.
&amp;ldquo;Berbagai bekal keterampilan juga diberikan, baik bagi nelayan dalam  meningkatkan produktivitas melaut dan sektor budidaya kelautan, hingga  keterampilan ibu rumah tangga untuk menciptakan berbagai peluang  ekonomi,&amp;rdquo; tutur Sugeng.
Saat ini masyarakat Malahing jauh lebih berdaya dengan beragam  keterampilan dan sektor usaha. Di antaranya inovasi olahan rumput laut  menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti sabun, sirup, makanan  ringan, budidaya teripang dan rumput laut, kemampuan membatik dengan  produk usaha Batik Malahing, hingga homestay sebagai penunjang  pariwisata di kawasan tersebut.
Pengembangan kapasitas usaha pun dilakukan yaitu kemampuan manajemen  dan promosi untuk menyasar pangsa pasar yang jauh lebih luas. Kesadaran  akan pentingnya menjaga kesehatan dan kualitas lingkungan juga  sepenuhnya disadari masyarat, dibuktikan makin hijaunya kawasan Malahing  beberapa tahun terakhir.</content:encoded></item></channel></rss>
