<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polusi Udara, Presiden Jokowi Siapkan Sanksi Industri yang Tak Pasang Scrubber</title><description>Presiden Jokowi menyiapkan sanksi bagi industri yang tak pasang scrubber.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873737/polusi-udara-presiden-jokowi-siapkan-sanksi-industri-yang-tak-pasang-scrubber</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873737/polusi-udara-presiden-jokowi-siapkan-sanksi-industri-yang-tak-pasang-scrubber"/><item><title>Polusi Udara, Presiden Jokowi Siapkan Sanksi Industri yang Tak Pasang Scrubber</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873737/polusi-udara-presiden-jokowi-siapkan-sanksi-industri-yang-tak-pasang-scrubber</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/30/320/2873737/polusi-udara-presiden-jokowi-siapkan-sanksi-industri-yang-tak-pasang-scrubber</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2023 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/320/2873737/polusi-udara-presiden-jokowi-siapkan-sanksi-industri-yang-tak-pasang-scrubber-URVDlLMpay.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi siapkan sanksi bagi industri yang tak pakai scrubber (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/320/2873737/polusi-udara-presiden-jokowi-siapkan-sanksi-industri-yang-tak-pasang-scrubber-URVDlLMpay.jpg</image><title>Presiden Jokowi siapkan sanksi bagi industri yang tak pakai scrubber (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8zNC8xNjk4MzYvNS94OG5qNGR1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyiapkan sanksi bagi industri yang tak pasang scrubber. Pasalnya, hal ini berakibat polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.
Jokowi bahkan tidak segan menutup industri yang tidak memakai scrubber.

BACA JUGA:
Terkait Pj Gubernur Jateng, Presiden Jokowi: Belum Masuk ke Meja Saya


&quot;Sanksi pasti dan bisa ditutup. Saya kemarin di rapat sudah saya sampaikan, kalau tidak mau memperbaiki, tidak pasang scrubber, tegas untuk ini. Karena harga kesehatan yang harus kita bayar itu sangat mahal sekali,&quot; kata Jokowi usai meninjau SMKN Jawa Tengah, Rabu (30/8/2023).
Untuk diketahui, Presiden Jokowi mengatakan bahwa penanganan polusi udara di Jakarta dan sekitarnya harus memerlukan kerja total. Menurutnya, butuh waktu untuk bisa mengatasi polusi di Jakarta.

BACA JUGA:
Digagas Ganjar dan Diapresiasi Jokowi, Siswi Harap SMKN Jateng Bisa Lebih Maju


&quot;Ini memang perlu kerja total, kerja bersama-sama tetapi memerlukan waktu, ga bisa langsung. Termasuk pemakaian mobil listrik, banyak yang akan kita kerjakan untuk menyelesaikan ini, tapi memang bertahap, bertahap, ya,&quot; kata Jokowi.
Beberapa penanganan polusi udara, kata Jokowi, yang perlu dilakukan yakni perpindahan transportasi pribadi ke transportasi massal. Lalu, penanaman pohon di halaman kantor-kantor di Jakarta.
&quot;Ini dibutuhkan usaha bersama-sama, semuanya, dan yang dilakukan juga  semuanya harus melakukan, perpindahan dari transportasi pribadi ke  transportasi publik ke transportasi massal, penanaman pohon yang  sebanyak-banyaknya di kantor-kantor, di halaman kantor yang memang belum  ada pohonnya diwajibkan dan diharuskan. Kemudian kita juga telah  melakukan modifikasi cuaca tmc juga, juga usaha,&quot; kata Jokowi.
Langkah lainnya, kata Jokowi, yang dilakukan untuk menangani polusi  udara yakni work from home (WFH) bagi para ASN. Perlunya pengecekan  emisi kendaraan bermotor dan PLTU.
&quot;Dan juga work from home juga dilakukan, kemudian pengawasan kepada  industri PLTU semuanya juga sekarang ini dilakukan, pada sepeda motor  mobil, semuanya cek semuanya emisinya,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8zNC8xNjk4MzYvNS94OG5qNGR1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi menyiapkan sanksi bagi industri yang tak pasang scrubber. Pasalnya, hal ini berakibat polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.
Jokowi bahkan tidak segan menutup industri yang tidak memakai scrubber.

BACA JUGA:
Terkait Pj Gubernur Jateng, Presiden Jokowi: Belum Masuk ke Meja Saya


&quot;Sanksi pasti dan bisa ditutup. Saya kemarin di rapat sudah saya sampaikan, kalau tidak mau memperbaiki, tidak pasang scrubber, tegas untuk ini. Karena harga kesehatan yang harus kita bayar itu sangat mahal sekali,&quot; kata Jokowi usai meninjau SMKN Jawa Tengah, Rabu (30/8/2023).
Untuk diketahui, Presiden Jokowi mengatakan bahwa penanganan polusi udara di Jakarta dan sekitarnya harus memerlukan kerja total. Menurutnya, butuh waktu untuk bisa mengatasi polusi di Jakarta.

BACA JUGA:
Digagas Ganjar dan Diapresiasi Jokowi, Siswi Harap SMKN Jateng Bisa Lebih Maju


&quot;Ini memang perlu kerja total, kerja bersama-sama tetapi memerlukan waktu, ga bisa langsung. Termasuk pemakaian mobil listrik, banyak yang akan kita kerjakan untuk menyelesaikan ini, tapi memang bertahap, bertahap, ya,&quot; kata Jokowi.
Beberapa penanganan polusi udara, kata Jokowi, yang perlu dilakukan yakni perpindahan transportasi pribadi ke transportasi massal. Lalu, penanaman pohon di halaman kantor-kantor di Jakarta.
&quot;Ini dibutuhkan usaha bersama-sama, semuanya, dan yang dilakukan juga  semuanya harus melakukan, perpindahan dari transportasi pribadi ke  transportasi publik ke transportasi massal, penanaman pohon yang  sebanyak-banyaknya di kantor-kantor, di halaman kantor yang memang belum  ada pohonnya diwajibkan dan diharuskan. Kemudian kita juga telah  melakukan modifikasi cuaca tmc juga, juga usaha,&quot; kata Jokowi.
Langkah lainnya, kata Jokowi, yang dilakukan untuk menangani polusi  udara yakni work from home (WFH) bagi para ASN. Perlunya pengecekan  emisi kendaraan bermotor dan PLTU.
&quot;Dan juga work from home juga dilakukan, kemudian pengawasan kepada  industri PLTU semuanya juga sekarang ini dilakukan, pada sepeda motor  mobil, semuanya cek semuanya emisinya,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
