<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringatan! Industri Tak Pasang Scrubber Bakal Ditutup   </title><description>Jokowi menyiapkan sanksi bagi industri yang tak pasang scrubber</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874181/peringatan-industri-tak-pasang-scrubber-bakal-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874181/peringatan-industri-tak-pasang-scrubber-bakal-ditutup"/><item><title>Peringatan! Industri Tak Pasang Scrubber Bakal Ditutup   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874181/peringatan-industri-tak-pasang-scrubber-bakal-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874181/peringatan-industri-tak-pasang-scrubber-bakal-ditutup</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2023 06:33 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/30/320/2874181/peringatan-industri-tak-pasang-scrubber-bakal-ditutup-LxRN5bD0ik.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Wajib Pasang Scrubber. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/30/320/2874181/peringatan-industri-tak-pasang-scrubber-bakal-ditutup-LxRN5bD0ik.jpg</image><title>Industri Wajib Pasang Scrubber. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8zNC8xNjk4MzYvNS94OG5qNGR1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan sanksi bagi industri yang tak pasang scrubber untuk mengurangi pencemaran udara di Jakarta dan sekitarnya.
Jokowi bahkan tidak segan menutup industri yang tidak memakai scrubber.
&quot;Sanksi pasti dan bisa ditutup. Saya kemarin di rapat sudah saya sampaikan, kalau tidak mau memperbaiki, tidak pasang scrubber, tegas untuk ini. Karena harga kesehatan yang harus kita bayar itu sangat mahal sekali,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Apa Dampak Polusi Udara Jakarta untuk Ginjal?

Untuk diketahui, Presiden Jokowi mengatakan bahwa penanganan polusi udara di Jakarta dan sekitarnya harus memerlukan kerja total. Menurutnya, butuh waktu untuk bisa mengatasi polusi di Jakarta.

&quot;Ini dibutuhkan usaha bersama-sama, semuanya, dan yang dilakukan juga semuanya harus melakukan, perpindahan dari transportasi pribadi ke transportasi publik ke transportasi massal, penanaman pohon yang sebanyak-banyaknya di kantor-kantor, di halaman kantor yang memang belum ada pohonnya diwajibkan dan diharuskan. Kemudian kita juga telah melakukan modifikasi cuaca tmc juga, juga usaha,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Polusi Udara Memburuk, Ini Jenis Masker yang Efektif Digunakan Menurut Menkes
Langkah lainnya, kata Jokowi, yang dilakukan untuk menangani polusi udara yakni work from home (WFH) bagi para ASN. Perlunya pengecekan emisi kendaraan bermotor dan PLTU.
&quot;Dan juga work from home juga dilakukan, kemudian pengawasan kepada industri PLTU semuanya juga sekarang ini dilakukan, pada sepeda motor mobil, semuanya cek semuanya emisinya,&quot; ungkapnya.
Baca Selengkapnya: Polusi Udara, Presiden Jokowi Siapkan Sanksi Industri yang Tak Pasang Scrubber
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC8zNC8xNjk4MzYvNS94OG5qNGR1&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan sanksi bagi industri yang tak pasang scrubber untuk mengurangi pencemaran udara di Jakarta dan sekitarnya.
Jokowi bahkan tidak segan menutup industri yang tidak memakai scrubber.
&quot;Sanksi pasti dan bisa ditutup. Saya kemarin di rapat sudah saya sampaikan, kalau tidak mau memperbaiki, tidak pasang scrubber, tegas untuk ini. Karena harga kesehatan yang harus kita bayar itu sangat mahal sekali,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Apa Dampak Polusi Udara Jakarta untuk Ginjal?

Untuk diketahui, Presiden Jokowi mengatakan bahwa penanganan polusi udara di Jakarta dan sekitarnya harus memerlukan kerja total. Menurutnya, butuh waktu untuk bisa mengatasi polusi di Jakarta.

&quot;Ini dibutuhkan usaha bersama-sama, semuanya, dan yang dilakukan juga semuanya harus melakukan, perpindahan dari transportasi pribadi ke transportasi publik ke transportasi massal, penanaman pohon yang sebanyak-banyaknya di kantor-kantor, di halaman kantor yang memang belum ada pohonnya diwajibkan dan diharuskan. Kemudian kita juga telah melakukan modifikasi cuaca tmc juga, juga usaha,&quot; kata Jokowi.

BACA JUGA:
Polusi Udara Memburuk, Ini Jenis Masker yang Efektif Digunakan Menurut Menkes
Langkah lainnya, kata Jokowi, yang dilakukan untuk menangani polusi udara yakni work from home (WFH) bagi para ASN. Perlunya pengecekan emisi kendaraan bermotor dan PLTU.
&quot;Dan juga work from home juga dilakukan, kemudian pengawasan kepada industri PLTU semuanya juga sekarang ini dilakukan, pada sepeda motor mobil, semuanya cek semuanya emisinya,&quot; ungkapnya.
Baca Selengkapnya: Polusi Udara, Presiden Jokowi Siapkan Sanksi Industri yang Tak Pasang Scrubber
</content:encoded></item></channel></rss>
