<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Inflasi RI Jauh Lebih Baik Dibanding India hingga Eropa</title><description>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai inflasi Indonesia jauh lebih baik dibanding beberapa negara maju.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874667/menko-airlangga-inflasi-ri-jauh-lebih-baik-dibanding-india-hingga-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874667/menko-airlangga-inflasi-ri-jauh-lebih-baik-dibanding-india-hingga-eropa"/><item><title>Menko Airlangga: Inflasi RI Jauh Lebih Baik Dibanding India hingga Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874667/menko-airlangga-inflasi-ri-jauh-lebih-baik-dibanding-india-hingga-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874667/menko-airlangga-inflasi-ri-jauh-lebih-baik-dibanding-india-hingga-eropa</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2023 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/31/320/2874667/menko-airlangga-inflasi-ri-jauh-lebih-baik-dibanding-india-hingga-eropa-YuDXuH4sJz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi RI rendah dibandingkan beberapa negara maju (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/31/320/2874667/menko-airlangga-inflasi-ri-jauh-lebih-baik-dibanding-india-hingga-eropa-YuDXuH4sJz.jpg</image><title>Inflasi RI rendah dibandingkan beberapa negara maju (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai inflasi Indonesia jauh lebih baik dibanding beberapa negara maju. Dia mengatakan bahwa dunia saat ini sedang berfokus pada dua hal, yaitu pertumbuhan ekonomi dan menjaga inflasi.
&quot;Inflasi Indonesia di bulan Juli 2023 sebesar 3,08%, ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa negara G20 seperti India di 7,44%, Inggris 6,8%, Jerman 6,1%, Italia di 5,9%, dan Uni Eropa di 5,3%,&quot; ujar Airlangga dalam Press Statement Hasil Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2023 di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Hadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2023 di Istana


Bagi Indonesia, beberapa hal masuk dalam capaian, seperti volatile foods di angka -0,03%, administered prices masih di 8,42% yang didominasi oleh transportasi, namun inflasi inti tetap terkendali di angka 2,43%.
&quot;Ini hasil sinergi kuat antara pemerintah pusat, Bank Indonesia (BI), pemerintah daerah, TPIP, dan TPID, dengan kebijakan 4K, yaitu menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,&quot; jelas Airlangga.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat, Investor Tunggu Data Inflasi dan Ketenagakerjaan


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah harus menjaga terhadap tantangan super El Nino ke depan.
Tak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan soal cadangan pemerintah baik  itu di pusat dan daerah untuk dijaga neracanya di daerah masing-masing.
&quot;Saat sekarang, salah satu yang menjadi kritis adalah terkait dengan  beras, namun posisi cadangan beras pemerintah per Agustus sebesar 1,5  juta ton, jadi relatif aman dan masih ada sekitar 400-500 ribu (ton)  yang bisa diadakan sampai akhir tahun,&quot; pungkas Airlangga.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC80LzE2ODM1My81L3g4bXFnbm0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai inflasi Indonesia jauh lebih baik dibanding beberapa negara maju. Dia mengatakan bahwa dunia saat ini sedang berfokus pada dua hal, yaitu pertumbuhan ekonomi dan menjaga inflasi.
&quot;Inflasi Indonesia di bulan Juli 2023 sebesar 3,08%, ini jauh lebih baik dibandingkan beberapa negara G20 seperti India di 7,44%, Inggris 6,8%, Jerman 6,1%, Italia di 5,9%, dan Uni Eropa di 5,3%,&quot; ujar Airlangga dalam Press Statement Hasil Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2023 di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Hadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2023 di Istana


Bagi Indonesia, beberapa hal masuk dalam capaian, seperti volatile foods di angka -0,03%, administered prices masih di 8,42% yang didominasi oleh transportasi, namun inflasi inti tetap terkendali di angka 2,43%.
&quot;Ini hasil sinergi kuat antara pemerintah pusat, Bank Indonesia (BI), pemerintah daerah, TPIP, dan TPID, dengan kebijakan 4K, yaitu menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,&quot; jelas Airlangga.

BACA JUGA:
Wall Street Menguat, Investor Tunggu Data Inflasi dan Ketenagakerjaan


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah harus menjaga terhadap tantangan super El Nino ke depan.
Tak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan soal cadangan pemerintah baik  itu di pusat dan daerah untuk dijaga neracanya di daerah masing-masing.
&quot;Saat sekarang, salah satu yang menjadi kritis adalah terkait dengan  beras, namun posisi cadangan beras pemerintah per Agustus sebesar 1,5  juta ton, jadi relatif aman dan masih ada sekitar 400-500 ribu (ton)  yang bisa diadakan sampai akhir tahun,&quot; pungkas Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
