<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaga Inflasi RI, Gubernur BI Ungkap 5 Amanat dari Jokowi</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kepada pemerintah pusat, daerah, Bank Indonesia (BI) untuk terus mengendalikan inflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874716/jaga-inflasi-ri-gubernur-bi-ungkap-5-amanat-dari-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874716/jaga-inflasi-ri-gubernur-bi-ungkap-5-amanat-dari-jokowi"/><item><title>Jaga Inflasi RI, Gubernur BI Ungkap 5 Amanat dari Jokowi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874716/jaga-inflasi-ri-gubernur-bi-ungkap-5-amanat-dari-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874716/jaga-inflasi-ri-gubernur-bi-ungkap-5-amanat-dari-jokowi</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2023 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/31/320/2874716/jaga-inflasi-ri-gubernur-bi-ungkap-5-amanat-dari-jokowi-PaD4C4SNau.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sampaikan amanat Presiden Jokowi untuk pengendalian inflasi. (Foto: BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/31/320/2874716/jaga-inflasi-ri-gubernur-bi-ungkap-5-amanat-dari-jokowi-PaD4C4SNau.jpg</image><title>Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo sampaikan amanat Presiden Jokowi untuk pengendalian inflasi. (Foto: BI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kepada pemerintah pusat, daerah, Bank Indonesia (BI), dan terutama melalui TPIP dan TPID untuk terus mengendalikan inflasi.

Menanggapi amanat Jokowi, Gubernur BI, Perry Warjiyo pun berharap inflasi tahun ini tetap berada dalam sasaran 3&amp;plusmn;1% dan tahun depan di sasaran 2,5&amp;plusmn;1%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Emas Menguat di Tengah Pelemahan Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

&quot;Sehingga koordinasi moneter BI, fiskal pemerintah, dan juga Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) terus akan dilanjutkan dan diperkuat, sebagaimana instruksi bapak Presiden,&quot; ujar Perry dalam Press Statement Hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2023 di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

Secara khusus, Jokowi juga memberikan 5 arahan penting untuk mensukseskan GNPIP. Pertama, adalah integrasi data, khususnya data pangan  antar daerah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI Ungkap Rahasia Indonesia Jadi Pengendali Inflasi Terbaik di Dunia

&quot;Kalau ini diintegrasikan secara baik, sehingga kebijakannya bisa tepat daerah, tepat sasaran,&quot; ucap Perry.
Yang kedua, instruksi Jokowi adalah terus meningkatkan kerja sama antar daerah agar pasokan antar daerah diatasi sehingga bisa mengatasi kenaikan harga. Yang ketiga, adalah kelancaran distribusi perlu untuk terus ditingkatkan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

70 Juta Orang Asia Jadi Miskin Gegara Pandemi dan Inflasi


&quot;Nomor empat, tentu saja untuk bisa meningkatkan operasi pasar maupun berbagai langkah yang disampaikan pak Menko Airlangga, persiapan untuk operasi beras dan upaya lain,&quot; sambung dia.



Yang kelima, sebut Perry, adalah bagaimana pusat dan daerah terus berkoordinasi. Dengan 5 arahan tersebut, Perry berharap inflasi Indonesia tetap menjadi yang terendah di dunia.



&quot;Dan Insya Allah, tahun depan juga terkendali di 2,5&amp;plusmn;1%,&quot; pungkas Perry.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3Ny81L3g4ajVnZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kepada pemerintah pusat, daerah, Bank Indonesia (BI), dan terutama melalui TPIP dan TPID untuk terus mengendalikan inflasi.

Menanggapi amanat Jokowi, Gubernur BI, Perry Warjiyo pun berharap inflasi tahun ini tetap berada dalam sasaran 3&amp;plusmn;1% dan tahun depan di sasaran 2,5&amp;plusmn;1%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Harga Emas Menguat di Tengah Pelemahan Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

&quot;Sehingga koordinasi moneter BI, fiskal pemerintah, dan juga Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) terus akan dilanjutkan dan diperkuat, sebagaimana instruksi bapak Presiden,&quot; ujar Perry dalam Press Statement Hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2023 di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

Secara khusus, Jokowi juga memberikan 5 arahan penting untuk mensukseskan GNPIP. Pertama, adalah integrasi data, khususnya data pangan  antar daerah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BI Ungkap Rahasia Indonesia Jadi Pengendali Inflasi Terbaik di Dunia

&quot;Kalau ini diintegrasikan secara baik, sehingga kebijakannya bisa tepat daerah, tepat sasaran,&quot; ucap Perry.
Yang kedua, instruksi Jokowi adalah terus meningkatkan kerja sama antar daerah agar pasokan antar daerah diatasi sehingga bisa mengatasi kenaikan harga. Yang ketiga, adalah kelancaran distribusi perlu untuk terus ditingkatkan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

70 Juta Orang Asia Jadi Miskin Gegara Pandemi dan Inflasi


&quot;Nomor empat, tentu saja untuk bisa meningkatkan operasi pasar maupun berbagai langkah yang disampaikan pak Menko Airlangga, persiapan untuk operasi beras dan upaya lain,&quot; sambung dia.



Yang kelima, sebut Perry, adalah bagaimana pusat dan daerah terus berkoordinasi. Dengan 5 arahan tersebut, Perry berharap inflasi Indonesia tetap menjadi yang terendah di dunia.



&quot;Dan Insya Allah, tahun depan juga terkendali di 2,5&amp;plusmn;1%,&quot; pungkas Perry.</content:encoded></item></channel></rss>
