<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Puji Presiden Jokowi: Bukan Tentara-Polisi tapi Berani Lawan WTO</title><description>Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memuji keberanian Presiden Joko Widodo (Jokowi) melawan Uni Eropa</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874819/bahlil-puji-presiden-jokowi-bukan-tentara-polisi-tapi-berani-lawan-wto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874819/bahlil-puji-presiden-jokowi-bukan-tentara-polisi-tapi-berani-lawan-wto"/><item><title>Bahlil Puji Presiden Jokowi: Bukan Tentara-Polisi tapi Berani Lawan WTO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874819/bahlil-puji-presiden-jokowi-bukan-tentara-polisi-tapi-berani-lawan-wto</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/08/31/320/2874819/bahlil-puji-presiden-jokowi-bukan-tentara-polisi-tapi-berani-lawan-wto</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2023 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/31/320/2874819/bahlil-puji-presiden-jokowi-bukan-tentara-polisi-tapi-berani-lawan-wto-rCw3pI9LQO.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia puji Presiden Jokowi berani lawan WTO. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/31/320/2874819/bahlil-puji-presiden-jokowi-bukan-tentara-polisi-tapi-berani-lawan-wto-rCw3pI9LQO.JPG</image><title>Menteri investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia puji Presiden Jokowi berani lawan WTO. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNy80LzE2MzQwOS81L3g4ajVlNDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memuji keberanian Presiden Joko Widodo (Jokowi) melawan Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) soal kebijakan hilirisasi Indonesia.

&quot;Jadi kalau bicara nasionalisme, bicara keberanian, sekalipun laki-laki ini bukan tentara, bukan polisi, nyalinya gede juga,&quot; kata Bahlil dalam sambutanya di Rapat Kerja Nasional XVIII HIPMI di ICE BSD, Tangerang, Kamis (31/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Segini Harta Karun Nikel RI yang Bikin IMF hingga WTO Ikut Campur

Adapun ungkapan tersebut tidak hanya omongan belaka, Bahlil mengatakan bahwa ketika tidak berhasil menang di gugatan WTO, dia meminta arahan kepada Jokowi.

&quot;Apa yang dia katakan, mas Bahlil negara ini sudah merdeka. mas Bahlil kan tahu negara kita beda dengan Malaysia beda dengan Singapura. Mereka itu kemerdekaan yang diberikan tapi Indoensia kemerdekaan yang diperjuangkan, kemerdekaan yang banyak korbankan nyawa dan harta,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menparekraf Sandiaga Uno Temui Sekjen UNWTO di Kamboja, Bahas Peluang Investasi Pariwisata

Oleh karenanya dia memerintahkan kepada menteri Kabinet Indonesia Maju untuk melawan WTO. Hak itu dilakukan agar  tidak boleh ada negara yang mengintervensi Indonesia.

&quot;Sekarang kita sudah merdeka yang tahu tujuan negara pemerintah dan rakyat. Karena itu saya perintahkan ke kalian, untuk lawan itu di WTO agar tak boleh negara satu mana pun mengintervensi negara kita,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yNy80LzE2MzQwOS81L3g4ajVlNDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memuji keberanian Presiden Joko Widodo (Jokowi) melawan Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) soal kebijakan hilirisasi Indonesia.

&quot;Jadi kalau bicara nasionalisme, bicara keberanian, sekalipun laki-laki ini bukan tentara, bukan polisi, nyalinya gede juga,&quot; kata Bahlil dalam sambutanya di Rapat Kerja Nasional XVIII HIPMI di ICE BSD, Tangerang, Kamis (31/8/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Segini Harta Karun Nikel RI yang Bikin IMF hingga WTO Ikut Campur

Adapun ungkapan tersebut tidak hanya omongan belaka, Bahlil mengatakan bahwa ketika tidak berhasil menang di gugatan WTO, dia meminta arahan kepada Jokowi.

&quot;Apa yang dia katakan, mas Bahlil negara ini sudah merdeka. mas Bahlil kan tahu negara kita beda dengan Malaysia beda dengan Singapura. Mereka itu kemerdekaan yang diberikan tapi Indoensia kemerdekaan yang diperjuangkan, kemerdekaan yang banyak korbankan nyawa dan harta,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menparekraf Sandiaga Uno Temui Sekjen UNWTO di Kamboja, Bahas Peluang Investasi Pariwisata

Oleh karenanya dia memerintahkan kepada menteri Kabinet Indonesia Maju untuk melawan WTO. Hak itu dilakukan agar  tidak boleh ada negara yang mengintervensi Indonesia.

&quot;Sekarang kita sudah merdeka yang tahu tujuan negara pemerintah dan rakyat. Karena itu saya perintahkan ke kalian, untuk lawan itu di WTO agar tak boleh negara satu mana pun mengintervensi negara kita,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
