<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agung Podomoro (APLN) Catat Penjualan dan Pendapatan Usaha Rp1,87 Triliun di Semester I-2023</title><description>PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp1,87 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/278/2875276/agung-podomoro-apln-catat-penjualan-dan-pendapatan-usaha-rp1-87-triliun-di-semester-i-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/278/2875276/agung-podomoro-apln-catat-penjualan-dan-pendapatan-usaha-rp1-87-triliun-di-semester-i-2023"/><item><title>Agung Podomoro (APLN) Catat Penjualan dan Pendapatan Usaha Rp1,87 Triliun di Semester I-2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/278/2875276/agung-podomoro-apln-catat-penjualan-dan-pendapatan-usaha-rp1-87-triliun-di-semester-i-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/278/2875276/agung-podomoro-apln-catat-penjualan-dan-pendapatan-usaha-rp1-87-triliun-di-semester-i-2023</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/278/2875276/apln-catat-penjualan-dan-pendapatan-usaha-rp1-87-triliun-di-semester-i-2023-VFMZWL4qiz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laporan keuangan Agung Podomoro (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/278/2875276/apln-catat-penjualan-dan-pendapatan-usaha-rp1-87-triliun-di-semester-i-2023-VFMZWL4qiz.jpg</image><title>Laporan keuangan Agung Podomoro (Foto: Shutterstock)</title></images><description>


JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp1,87 triliun. Sementara laba kotor tercatat sebesar Rp662 miliar untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2023.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Naik 0,23% ke Level 6.969

Perusahaan juga mampu memangkas kerugian komprehensif menjadi Rp53,2 miliar, dari pada rugi komprehensif sebesar Rp242,5 miliar pada periode sama tahun 2022. Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land Tbk Justini Omas menjelaskan, kinerja semester I-2023 menggambarkan dampak positif dari sejumlah inisiatif yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam setiap proses bisnis.
Hal ini dilakukan untuk menjaga fundamental bisnis Agung Podomoro tetap solid di tengah situasi ekonomi dan daya beli konsumen di sektor properti yang belum kuat. Selama periode Januari-Juni 2023, APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp1,19 triliun, turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,55 triliun.

BACA JUGA:
IHSG Awal September 2023 Dibuka Menguat 0,16% ke 6.964

Namun demikian, perusahaan berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan berulang menjadi sebesar Rp678,9 miliar, dibandingkan semester I-2022 senilai Rp652,6 miliar. Sumber utama pendapatan berulang tersebut dari sewa pusat perbelanjaan Rp278,7 miliar dan bisnis perhotelan sebesar Rp399,9 miliar dari sejumlah pusat perbelanjaan yang dimiliki APLN di antaranya adalah Neo Soho, Kuningan City, Emporium Pluit, Deli Park Medan, Baywalk, Festival CityLink Bandung, dan Plaza Balikpapan, serta hotel antara lain Indigo Hotel Bali Seminyak, Pullman Ciawi Vimala Hills, Pullman dan Ibis Styles Bandung Grand Central.Menurut Justini, hotel-hotel yang dimiliki dan dikelola oleh APLN  mengalami peningkatan tingkat hunian yang signifikan. Selain aktivitas  masyarakat sudah normal, banyaknya liburan dan adanya Hari Raya Idul  Fitri selama periode kuartal II-2023 ini menjadi faktor pendorong  naiknya okupansi hotel-hotel tersebut. Saat ini APLN mengoperasikan 8  hotel yang berada di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Bali.
&amp;ldquo;Sejumlah hotel utama kami seperti hotel Pullman Ciawi Vimala Hills  Bogor dan hotel Pullman Bandung Grand Central sering sold out. Kami  optimis pendapatan berulang tahun ini, khususnya dari bisnis hotel akan  meningkat lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,&amp;rdquo; ujar  Justini Omas.</description><content:encoded>


JAKARTA - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp1,87 triliun. Sementara laba kotor tercatat sebesar Rp662 miliar untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2023.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Naik 0,23% ke Level 6.969

Perusahaan juga mampu memangkas kerugian komprehensif menjadi Rp53,2 miliar, dari pada rugi komprehensif sebesar Rp242,5 miliar pada periode sama tahun 2022. Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land Tbk Justini Omas menjelaskan, kinerja semester I-2023 menggambarkan dampak positif dari sejumlah inisiatif yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam setiap proses bisnis.
Hal ini dilakukan untuk menjaga fundamental bisnis Agung Podomoro tetap solid di tengah situasi ekonomi dan daya beli konsumen di sektor properti yang belum kuat. Selama periode Januari-Juni 2023, APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp1,19 triliun, turun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,55 triliun.

BACA JUGA:
IHSG Awal September 2023 Dibuka Menguat 0,16% ke 6.964

Namun demikian, perusahaan berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan berulang menjadi sebesar Rp678,9 miliar, dibandingkan semester I-2022 senilai Rp652,6 miliar. Sumber utama pendapatan berulang tersebut dari sewa pusat perbelanjaan Rp278,7 miliar dan bisnis perhotelan sebesar Rp399,9 miliar dari sejumlah pusat perbelanjaan yang dimiliki APLN di antaranya adalah Neo Soho, Kuningan City, Emporium Pluit, Deli Park Medan, Baywalk, Festival CityLink Bandung, dan Plaza Balikpapan, serta hotel antara lain Indigo Hotel Bali Seminyak, Pullman Ciawi Vimala Hills, Pullman dan Ibis Styles Bandung Grand Central.Menurut Justini, hotel-hotel yang dimiliki dan dikelola oleh APLN  mengalami peningkatan tingkat hunian yang signifikan. Selain aktivitas  masyarakat sudah normal, banyaknya liburan dan adanya Hari Raya Idul  Fitri selama periode kuartal II-2023 ini menjadi faktor pendorong  naiknya okupansi hotel-hotel tersebut. Saat ini APLN mengoperasikan 8  hotel yang berada di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Bali.
&amp;ldquo;Sejumlah hotel utama kami seperti hotel Pullman Ciawi Vimala Hills  Bogor dan hotel Pullman Bandung Grand Central sering sold out. Kami  optimis pendapatan berulang tahun ini, khususnya dari bisnis hotel akan  meningkat lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,&amp;rdquo; ujar  Justini Omas.</content:encoded></item></channel></rss>
