<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditanya DPR ke IKN Naik Apa, Menteri Suharso Beri Jawaban Ini</title><description>Anggota DPR RI mempertanyakan bagaimana akses transportasi menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) jika tahun 2024 mencapai target fungsional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875302/ditanya-dpr-ke-ikn-naik-apa-menteri-suharso-beri-jawaban-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875302/ditanya-dpr-ke-ikn-naik-apa-menteri-suharso-beri-jawaban-ini"/><item><title>Ditanya DPR ke IKN Naik Apa, Menteri Suharso Beri Jawaban Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875302/ditanya-dpr-ke-ikn-naik-apa-menteri-suharso-beri-jawaban-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875302/ditanya-dpr-ke-ikn-naik-apa-menteri-suharso-beri-jawaban-ini</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 14:29 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/320/2875302/ditanya-dpr-ke-ikn-naik-apa-menteri-suharso-beri-jawaban-ini-jBC9aK83hE.jfif" expression="full" type="image/jpeg">DPR diajak ke IKN oleh Menteri PPN, Suharso Monoarfa. (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/320/2875302/ditanya-dpr-ke-ikn-naik-apa-menteri-suharso-beri-jawaban-ini-jBC9aK83hE.jfif</image><title>DPR diajak ke IKN oleh Menteri PPN, Suharso Monoarfa. (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Anggota DPR RI mempertanyakan bagaimana akses transportasi menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) jika tahun 2024 mencapai target fungsional.
Pertanyaan tersebut disampaikan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Airlangga Hartarto: Membangun IKN Adalah Sebuah Lompatan

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Achmad Hatari mengatakan, pertanyaan tersebut juga banyak dilontarkan oleh masyarakat terutama yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

&quot;Kalau dia (pembangunan IKN) mencapai target fungsional 2024, bagaimana kita ke sana? Bagi yang tidak punya transportasi kendaraan, apa mereka sewa taksi, dan ini sampe ke telinga kita pak,&quot; kata Hatari dapam rapat kerja Komisi XI dengan Menteri PPN/Bappenas, dikutip Jumat (1/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PUPR Gelontorkan Rp35,37 triliun untuk IKN pada 2024, Ini Daftar Proyeknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Beberapa hari yang lalu, pernah digaungkan oleh publik, kalau dia (IKN) jadi, bagaimana kita ke sana, dengan apa kita ke sana?,&quot; sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Suharso mengajak Komisi XI DPR RI untuk berkunjung ke Titik Nol IKN Nusantara.

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya biasa ke IKN dengan menggunakan pesawat.

&quot;Saya kalau ke sana kadang naik Batik, naik Garuda,&quot; ucap Suharso singkat.

Di sisi lain, Hatari juga meminta pemerintah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pembangunan IKN, sebab masih banyak yang merasa bingung.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aguan hingga Anthony Salim Bakal Bangun Mal hingga Hotel Mewah di IKN


Dia menyebut masih banyak yang belum paham terkait regulasi dan mekanisme pemindahan kantor dan lain-lain.



&quot;Kita anggota DPR ini sudah memberikan penjelasan kepada mereka setiap reses. Tapi kayaknya mereka belum paham betul. Masih berulang-ulang capek juga saya menjelaskan. Sampe kadang-kadang saya katakan, sudah lah kalau tidak paham pergi saja ke lokasi IKN Kalimantan Kaltim,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yOC8xLzE2ODQ3Mi81L3g4bXVhZWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Anggota DPR RI mempertanyakan bagaimana akses transportasi menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) jika tahun 2024 mencapai target fungsional.
Pertanyaan tersebut disampaikan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Airlangga Hartarto: Membangun IKN Adalah Sebuah Lompatan

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Achmad Hatari mengatakan, pertanyaan tersebut juga banyak dilontarkan oleh masyarakat terutama yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

&quot;Kalau dia (pembangunan IKN) mencapai target fungsional 2024, bagaimana kita ke sana? Bagi yang tidak punya transportasi kendaraan, apa mereka sewa taksi, dan ini sampe ke telinga kita pak,&quot; kata Hatari dapam rapat kerja Komisi XI dengan Menteri PPN/Bappenas, dikutip Jumat (1/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

PUPR Gelontorkan Rp35,37 triliun untuk IKN pada 2024, Ini Daftar Proyeknya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Beberapa hari yang lalu, pernah digaungkan oleh publik, kalau dia (IKN) jadi, bagaimana kita ke sana, dengan apa kita ke sana?,&quot; sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Suharso mengajak Komisi XI DPR RI untuk berkunjung ke Titik Nol IKN Nusantara.

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya biasa ke IKN dengan menggunakan pesawat.

&quot;Saya kalau ke sana kadang naik Batik, naik Garuda,&quot; ucap Suharso singkat.

Di sisi lain, Hatari juga meminta pemerintah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pembangunan IKN, sebab masih banyak yang merasa bingung.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aguan hingga Anthony Salim Bakal Bangun Mal hingga Hotel Mewah di IKN


Dia menyebut masih banyak yang belum paham terkait regulasi dan mekanisme pemindahan kantor dan lain-lain.



&quot;Kita anggota DPR ini sudah memberikan penjelasan kepada mereka setiap reses. Tapi kayaknya mereka belum paham betul. Masih berulang-ulang capek juga saya menjelaskan. Sampe kadang-kadang saya katakan, sudah lah kalau tidak paham pergi saja ke lokasi IKN Kalimantan Kaltim,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
