<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Ciptakan Era Baru Berbisnis di ASEAN</title><description>Indonesia berhasil menciptakan sebuah era baru dalam berbisnis di negara-negara Asia Tenggara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875591/indonesia-ciptakan-era-baru-berbisnis-di-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875591/indonesia-ciptakan-era-baru-berbisnis-di-asean"/><item><title>Indonesia Ciptakan Era Baru Berbisnis di ASEAN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875591/indonesia-ciptakan-era-baru-berbisnis-di-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/01/320/2875591/indonesia-ciptakan-era-baru-berbisnis-di-asean</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2023 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Kharisma Rizkika Rahmawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/01/320/2875591/indonesia-ciptakan-era-baru-berbisnis-di-asean-015vXOjY1r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia ciptakan era baru dalam berbisnis (Foto: ASEAN BAC) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/01/320/2875591/indonesia-ciptakan-era-baru-berbisnis-di-asean-015vXOjY1r.jpg</image><title>Indonesia ciptakan era baru dalam berbisnis (Foto: ASEAN BAC) </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8xLzE2OTk5Ny81L3g4bm1mdmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid mengatakan, Indonesia berhasil menciptakan sebuah era baru dalam berbisnis di negara-negara Asia Tenggara.
Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN-BAC Tahun 2023 secara signifikan telah menciptakan landasan kokoh untuk memudahkan para pelaku usaha berkontribusi positif dalam pembangunan ekonomi di kawasan.

BACA JUGA:
Jaga Keamanan Tamu Negara, Polri Imbau Masyarakat Tak Demo saat KTT ASEAN


&amp;ldquo;Kami telah meletakkan landasan kokoh untuk memudahkan pelaku usaha mengembangkan  bisnis, mewujudkan kawasan yang stabil dan damai, menjunjung tinggi hukum internasional, dan nilai-nilai kemanusiaan di ASEAN. Ini menjadi pegangan penting bagi pelaku usaha dalam menjalankan peranannya,&amp;rdquo; kata Arsjad pada pembukaan ASEAN Business Summit Week 2023 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/9/2023).
Acara yang dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) dihadiri oleh Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta para pelaku usaha negara-negara ASEAN. Sebanyak 150 delegasi bisnis Indonesia dan ASEAN turut hadir dalam kesempatan ini.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut ASEAN Ibarat Keluarga yang Harmonis dan Berprestasi


Presiden Jokowi mengatakan, ASEAN telah membuktikan diri sebagai kawasan yang damai, sebagai kawasan yang stabil, dan sebagai kawasan yang tumbuh sejahtera.
Presiden Jokowi juga mengungkapkan, pertumbuhan Ekonomi ASEAN pada tahun 2024 diperkirakan tertinggi di dunia, mencapai 4,5% year-on-year (YoY). ASEAN juga menjadi kawasan paling menarik bagi Foreign Direct Investment (FDI) di tahun 2022 sebesar 17% FDI masuk ke ASEAN. &amp;ldquo;Ini adalah modal besar ASEAN, untuk mencapai cita-cita menjadi epicentrum of growth,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.
Di sisi lain, kata Presiden Jokowi, ASEAN butuh strategi taktis yang  extraordinary. Strateginya bukan strategi besar, tetapi taktis yang  extraordinary, sehingga butuh kolaborasi yang semakin solid.
&quot;Tidak bisa sendiri-sendiri, baik antar negara antar para pengusaha  dan juga antar masyarakat. Oleh sebab itu, saya berharap ASEAN-BAC   berperan lebih besar dalam perumusan dan pengimplementasian strategi  taktis kolaborasi lintas stakeholder,&quot; ujar Presiden Jokowi.
Pada kesempatan itu, Arsjad juga menyerahkan kepada Presiden Jokowi  dokumen tentang ASEAN Business Roadmap Towards Epicentrum of Growth  sebagai roadmap menuju ASEAN 2045.
Dia mengatakan, sebagai Ketua ASEAN-BAC tahun 2023, Indonesia  mengusung lima isu prioritas, yaitu transformasi digital (digital  transformation), pembangunan berkelanjutan (sustainable development),  ketahanan kesehatan (health resilience), ketahanan pangan (food  security), serta memfasilitasi perdagangan dan investasi (trade &amp;amp;  investment) yang diprioritaskan untuk meningkatkan peran strategis  pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  di negara-negara anggota  ASEAN.
Arsjad yang juga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin)  Indonesia mengatakan, sesuai tema yang diusung ASEAN Centrality:  Innovating towards Greater Inclusivity, ASEAN-BAC bertekad untuk  menjadikan ASEAN sebagai tujuan investasi dan perdagangan paling menarik  di dunia.
&amp;ldquo;Kami telah melakukan kajian mendalam dan roadshow untuk mendapatkan  dukungan  negara-negara mitra, seperti Tiongkok, Kanada, Australia,  Jepang, dan Korea Selatan. ASEAN-BAC  sangat fokus pada sentralitas,  inovasi, dan inklusivitas, yang bersumber dari  nilai-nilai fundamental  5P, yaitu People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership,&amp;rdquo; jelas  Arsjad.
Disebutkan, pembahasan lima isu prioritas dikembangkan menjadi  delapan legacy project, yang terdiri atas ASEAN QR Code, Marketplace  Lending Platform, Wiki Entrepreneur,  ASEAN Net Zero Hub, Carbon Center  of Excellence, ASEAN One Shot Campaign, Inclusive Closed-Loop Model for  Agricultural Product, dan ASEAN Business Entity.
&amp;ldquo;Saya optimistis delapan legacy project ini berdampak signifikan bagi  terciptanya era baru berbisnis di kawasan.  Hal ini juga akan menjadi  salah satu topik pembahasan antara pelaku usaha dan para kepala  pemerintahan,&amp;rdquo; kata Arsjad.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8xLzE2OTk5Ny81L3g4bm1mdmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid mengatakan, Indonesia berhasil menciptakan sebuah era baru dalam berbisnis di negara-negara Asia Tenggara.
Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN-BAC Tahun 2023 secara signifikan telah menciptakan landasan kokoh untuk memudahkan para pelaku usaha berkontribusi positif dalam pembangunan ekonomi di kawasan.

BACA JUGA:
Jaga Keamanan Tamu Negara, Polri Imbau Masyarakat Tak Demo saat KTT ASEAN


&amp;ldquo;Kami telah meletakkan landasan kokoh untuk memudahkan pelaku usaha mengembangkan  bisnis, mewujudkan kawasan yang stabil dan damai, menjunjung tinggi hukum internasional, dan nilai-nilai kemanusiaan di ASEAN. Ini menjadi pegangan penting bagi pelaku usaha dalam menjalankan peranannya,&amp;rdquo; kata Arsjad pada pembukaan ASEAN Business Summit Week 2023 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/9/2023).
Acara yang dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) dihadiri oleh Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta para pelaku usaha negara-negara ASEAN. Sebanyak 150 delegasi bisnis Indonesia dan ASEAN turut hadir dalam kesempatan ini.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut ASEAN Ibarat Keluarga yang Harmonis dan Berprestasi


Presiden Jokowi mengatakan, ASEAN telah membuktikan diri sebagai kawasan yang damai, sebagai kawasan yang stabil, dan sebagai kawasan yang tumbuh sejahtera.
Presiden Jokowi juga mengungkapkan, pertumbuhan Ekonomi ASEAN pada tahun 2024 diperkirakan tertinggi di dunia, mencapai 4,5% year-on-year (YoY). ASEAN juga menjadi kawasan paling menarik bagi Foreign Direct Investment (FDI) di tahun 2022 sebesar 17% FDI masuk ke ASEAN. &amp;ldquo;Ini adalah modal besar ASEAN, untuk mencapai cita-cita menjadi epicentrum of growth,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.
Di sisi lain, kata Presiden Jokowi, ASEAN butuh strategi taktis yang  extraordinary. Strateginya bukan strategi besar, tetapi taktis yang  extraordinary, sehingga butuh kolaborasi yang semakin solid.
&quot;Tidak bisa sendiri-sendiri, baik antar negara antar para pengusaha  dan juga antar masyarakat. Oleh sebab itu, saya berharap ASEAN-BAC   berperan lebih besar dalam perumusan dan pengimplementasian strategi  taktis kolaborasi lintas stakeholder,&quot; ujar Presiden Jokowi.
Pada kesempatan itu, Arsjad juga menyerahkan kepada Presiden Jokowi  dokumen tentang ASEAN Business Roadmap Towards Epicentrum of Growth  sebagai roadmap menuju ASEAN 2045.
Dia mengatakan, sebagai Ketua ASEAN-BAC tahun 2023, Indonesia  mengusung lima isu prioritas, yaitu transformasi digital (digital  transformation), pembangunan berkelanjutan (sustainable development),  ketahanan kesehatan (health resilience), ketahanan pangan (food  security), serta memfasilitasi perdagangan dan investasi (trade &amp;amp;  investment) yang diprioritaskan untuk meningkatkan peran strategis  pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  di negara-negara anggota  ASEAN.
Arsjad yang juga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin)  Indonesia mengatakan, sesuai tema yang diusung ASEAN Centrality:  Innovating towards Greater Inclusivity, ASEAN-BAC bertekad untuk  menjadikan ASEAN sebagai tujuan investasi dan perdagangan paling menarik  di dunia.
&amp;ldquo;Kami telah melakukan kajian mendalam dan roadshow untuk mendapatkan  dukungan  negara-negara mitra, seperti Tiongkok, Kanada, Australia,  Jepang, dan Korea Selatan. ASEAN-BAC  sangat fokus pada sentralitas,  inovasi, dan inklusivitas, yang bersumber dari  nilai-nilai fundamental  5P, yaitu People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership,&amp;rdquo; jelas  Arsjad.
Disebutkan, pembahasan lima isu prioritas dikembangkan menjadi  delapan legacy project, yang terdiri atas ASEAN QR Code, Marketplace  Lending Platform, Wiki Entrepreneur,  ASEAN Net Zero Hub, Carbon Center  of Excellence, ASEAN One Shot Campaign, Inclusive Closed-Loop Model for  Agricultural Product, dan ASEAN Business Entity.
&amp;ldquo;Saya optimistis delapan legacy project ini berdampak signifikan bagi  terciptanya era baru berbisnis di kawasan.  Hal ini juga akan menjadi  salah satu topik pembahasan antara pelaku usaha dan para kepala  pemerintahan,&amp;rdquo; kata Arsjad.</content:encoded></item></channel></rss>
