<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut: Bali Internasional Hospital Kurangi Masyarakat Berobat ke Luar Negeri</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa saat ini terdapat 2 juta masyarakat Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876287/menko-luhut-bali-internasional-hospital-kurangi-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876287/menko-luhut-bali-internasional-hospital-kurangi-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri"/><item><title>Menko Luhut: Bali Internasional Hospital Kurangi Masyarakat Berobat ke Luar Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876287/menko-luhut-bali-internasional-hospital-kurangi-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876287/menko-luhut-bali-internasional-hospital-kurangi-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri</guid><pubDate>Minggu 03 September 2023 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/03/320/2876287/menko-luhut-bali-internasional-hospital-kurangi-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri-tFRzTV26NP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan Bicara Soal Rumah Sakit  (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/03/320/2876287/menko-luhut-bali-internasional-hospital-kurangi-masyarakat-berobat-ke-luar-negeri-tFRzTV26NP.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan Bicara Soal Rumah Sakit  (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa saat ini terdapat 2 juta masyarakat Indonesia yang melakukan pengobatan ke luar negeri. Hal ini menjadi tantangan besar bagi dunia kesehatan di Indonesia.
Pemerintah saat ini membangun Bali International Hospital (BIH) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, Sanur, Bali yang telah dilakukan groundbreaking pada 2021 lalu. Adapun BIH dirancang sebagai layanan wisata medis di Indonesia.

BACA JUGA:
Menko Luhut Targetkan Bali International Hospital Beroperasi pada Agustus 2024

Dia menuturkan BIH menggandeng Mayo Clinic sebuah rumah sakit terbaik di Amerika Serikat dan terpercaya di industri kesehatan dunia, tujuannya adalah untuk memberikan kualitas layanan terbaik bagi masyarakat.
Dan juga tengah melakukan proses rekrutmen spesialisasi yang dibutuhkan mulai dari kardiologi dengan berbagai sub spesialisasi.

BACA JUGA:
LRT Jabodebek Gangguan Mulu, Menko Luhut: Orang Kawin Saja Butuh Waktu

&quot;Saya yakin manfaat yang akan didapatkan oleh dokter di lingkungan BIH akan sangat kompetitif dibandingkan peluang yang ada di luar negeri,&quot; jelasnya dalam Forum Kesehatan Indonesia yang disiarkan secara virtual, Minggu (3/9/2023).Dia mengatakan bahwa BIH akan menjadi pilot project yang akan diterapkan diseluruh Indonesia. Di mana sektor kesehatan digabungkan dengan sektor wisata.
&quot;Tujuan dan target jangka pendek kita adalah masyarakat Indonesia sendiri agar tetap berobat di dalam negeri. Untuk jangka panjang harapannya Indonesia menjadi tujuan wisata kesehatan dunia yang terkemuka,&quot; katanya.
Sebagai informasi, BIH dibangun atas lahan 5 hektar (ha). Di mana Bali International Hospital berkonsep green hospital melibatkan penggunaan desain, material, teknologi, dan praktik yang ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Dengan menerapkan konsep ini, secara operasional BIH dapat mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi energi dan menciptakan praktek ramah lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini pun bukan hanya investasi jangka pendek dalam penghematan biaya, tetapi juga investasi jangka panjang dalam kesehatan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa saat ini terdapat 2 juta masyarakat Indonesia yang melakukan pengobatan ke luar negeri. Hal ini menjadi tantangan besar bagi dunia kesehatan di Indonesia.
Pemerintah saat ini membangun Bali International Hospital (BIH) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, Sanur, Bali yang telah dilakukan groundbreaking pada 2021 lalu. Adapun BIH dirancang sebagai layanan wisata medis di Indonesia.

BACA JUGA:
Menko Luhut Targetkan Bali International Hospital Beroperasi pada Agustus 2024

Dia menuturkan BIH menggandeng Mayo Clinic sebuah rumah sakit terbaik di Amerika Serikat dan terpercaya di industri kesehatan dunia, tujuannya adalah untuk memberikan kualitas layanan terbaik bagi masyarakat.
Dan juga tengah melakukan proses rekrutmen spesialisasi yang dibutuhkan mulai dari kardiologi dengan berbagai sub spesialisasi.

BACA JUGA:
LRT Jabodebek Gangguan Mulu, Menko Luhut: Orang Kawin Saja Butuh Waktu

&quot;Saya yakin manfaat yang akan didapatkan oleh dokter di lingkungan BIH akan sangat kompetitif dibandingkan peluang yang ada di luar negeri,&quot; jelasnya dalam Forum Kesehatan Indonesia yang disiarkan secara virtual, Minggu (3/9/2023).Dia mengatakan bahwa BIH akan menjadi pilot project yang akan diterapkan diseluruh Indonesia. Di mana sektor kesehatan digabungkan dengan sektor wisata.
&quot;Tujuan dan target jangka pendek kita adalah masyarakat Indonesia sendiri agar tetap berobat di dalam negeri. Untuk jangka panjang harapannya Indonesia menjadi tujuan wisata kesehatan dunia yang terkemuka,&quot; katanya.
Sebagai informasi, BIH dibangun atas lahan 5 hektar (ha). Di mana Bali International Hospital berkonsep green hospital melibatkan penggunaan desain, material, teknologi, dan praktik yang ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Dengan menerapkan konsep ini, secara operasional BIH dapat mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi energi dan menciptakan praktek ramah lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini pun bukan hanya investasi jangka pendek dalam penghematan biaya, tetapi juga investasi jangka panjang dalam kesehatan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.</content:encoded></item></channel></rss>
