<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Kunci Ekonomi ASEAN Tetap Tumbuh di Tengah Krisis</title><description>Arsjad Rasjid menyatakan saat ini negara-negara yang tergabung dalam ASEAN mampu bertahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876378/ini-kunci-ekonomi-asean-tetap-tumbuh-di-tengah-krisis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876378/ini-kunci-ekonomi-asean-tetap-tumbuh-di-tengah-krisis"/><item><title>Ini Kunci Ekonomi ASEAN Tetap Tumbuh di Tengah Krisis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876378/ini-kunci-ekonomi-asean-tetap-tumbuh-di-tengah-krisis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876378/ini-kunci-ekonomi-asean-tetap-tumbuh-di-tengah-krisis</guid><pubDate>Minggu 03 September 2023 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/03/320/2876378/ini-kunci-ekonomi-asean-tetap-tumbuh-di-tengah-krisis-UO9XAvW0V8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Kadin Arsjad Rasjid Jelaskan Soal Ekonomi ASEAN (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/03/320/2876378/ini-kunci-ekonomi-asean-tetap-tumbuh-di-tengah-krisis-UO9XAvW0V8.jpg</image><title>Ketua Kadin Arsjad Rasjid Jelaskan Soal Ekonomi ASEAN (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid menyatakan saat ini negara-negara yang tergabung dalam ASEAN mampu bertahan di tengah krisis yang melanda dunia. Bahkan ekonominya tumbuh.
Bahkan kekuatan kelompok ASEAN akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia.

BACA JUGA:
Habiskan Akhir Pekan, Sri Mulyani Main Piano Bersama Cucu

&quot;Di masa lalu, banyak orang mungkin merasa pesimistis terhadap langkah ASEAN sebagai sebuah kelompok regional. Namun, meskipun terdapat berbagai krisis dan tantangan geopolitik dan geoekonomi yang membawa bencana, kita dapat bertahan. Kami benar-benar telah bertahan,&quot; katanya dalam ASEAN Business &amp;amp; Investment Summit di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (3/9/2023).
&quot;Kami tidak hanya bertahan, kami juga memanfaatkan potensi kami sebagai pusat pertumbuhan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bakal Naikkan Dana Insentif Daerah pada 2024

Arsjad menjelaskan bahwa bertahannya dan adanya pertumbuhan ekonomi di ASEAN lantaran adanya keberagaman, dan solidaritas yang kuat dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada.Kemudian langkah kedepannya, adalah bagaimana membuat ASEAN ini dapat maju sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal itu bisa dilakukan melalui kerja sama antara pihak pemerintah dan swasta.
Arsjad menyampaikan bahwa rekomendasi kebijakan tersebut telah diterima oleh Presiden Joko Widodo.
&quot;Presiden Joko Widodo mendukung visi kita untuk mendorong terwujudnya ASEAN yang tergabung ketika sektor publik dan swasta bekerja sama secara erat untuk membangun kawasan kita,&quot; katanya.
Kemudian, Arsjad mengatakan pentingnya memasukkan nilai-nilai ke dalam pertumbuhan ekonomi dengan lima prinsip yang didasarkan pada nilai kemakmuran, kemanusiaan, planet, dan kerangka kemitraan dan pembangunan inklusif.
&quot;Bersama-sama kita akan menghadapi tantangan, memanfaatkan peluang, dan menciptakan warisan yang akan membentuk lanskap ekonomi ASEAN untuk generasi mendatang,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid menyatakan saat ini negara-negara yang tergabung dalam ASEAN mampu bertahan di tengah krisis yang melanda dunia. Bahkan ekonominya tumbuh.
Bahkan kekuatan kelompok ASEAN akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia.

BACA JUGA:
Habiskan Akhir Pekan, Sri Mulyani Main Piano Bersama Cucu

&quot;Di masa lalu, banyak orang mungkin merasa pesimistis terhadap langkah ASEAN sebagai sebuah kelompok regional. Namun, meskipun terdapat berbagai krisis dan tantangan geopolitik dan geoekonomi yang membawa bencana, kita dapat bertahan. Kami benar-benar telah bertahan,&quot; katanya dalam ASEAN Business &amp;amp; Investment Summit di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (3/9/2023).
&quot;Kami tidak hanya bertahan, kami juga memanfaatkan potensi kami sebagai pusat pertumbuhan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bakal Naikkan Dana Insentif Daerah pada 2024

Arsjad menjelaskan bahwa bertahannya dan adanya pertumbuhan ekonomi di ASEAN lantaran adanya keberagaman, dan solidaritas yang kuat dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada.Kemudian langkah kedepannya, adalah bagaimana membuat ASEAN ini dapat maju sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal itu bisa dilakukan melalui kerja sama antara pihak pemerintah dan swasta.
Arsjad menyampaikan bahwa rekomendasi kebijakan tersebut telah diterima oleh Presiden Joko Widodo.
&quot;Presiden Joko Widodo mendukung visi kita untuk mendorong terwujudnya ASEAN yang tergabung ketika sektor publik dan swasta bekerja sama secara erat untuk membangun kawasan kita,&quot; katanya.
Kemudian, Arsjad mengatakan pentingnya memasukkan nilai-nilai ke dalam pertumbuhan ekonomi dengan lima prinsip yang didasarkan pada nilai kemakmuran, kemanusiaan, planet, dan kerangka kemitraan dan pembangunan inklusif.
&quot;Bersama-sama kita akan menghadapi tantangan, memanfaatkan peluang, dan menciptakan warisan yang akan membentuk lanskap ekonomi ASEAN untuk generasi mendatang,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
