<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Terus Bangun Infrastruktur Secara Merata Seluruh Indonesia</title><description>PUPR terus melakukan pembangunan infrastruktur secara merata dan terintegrasi di seluruh Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876393/pupr-terus-bangun-infrastruktur-secara-merata-seluruh-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876393/pupr-terus-bangun-infrastruktur-secara-merata-seluruh-indonesia"/><item><title>PUPR Terus Bangun Infrastruktur Secara Merata Seluruh Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876393/pupr-terus-bangun-infrastruktur-secara-merata-seluruh-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/03/320/2876393/pupr-terus-bangun-infrastruktur-secara-merata-seluruh-indonesia</guid><pubDate>Minggu 03 September 2023 21:55 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/03/320/2876393/pupr-terus-bangun-infrastruktur-secara-merata-seluruh-indonesia-Kp2YkmvHOc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PUPR Bangun Infrastuktur Merata di RI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/03/320/2876393/pupr-terus-bangun-infrastruktur-secara-merata-seluruh-indonesia-Kp2YkmvHOc.jpg</image><title>PUPR Bangun Infrastuktur Merata di RI (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur secara merata dan terintegrasi di seluruh Indonesia sebagai salah satu pilar Menyongsong Indonesia Emas 2045.
&quot;Kementerian PUPR terus melakukan pembangunan infrastruktur secara merata dan terintegrasi di seluruh Indonesia. Pemerataan pembangunan wilayah merupakan salah satu pilar Menyongsong Indonesia Emas 2045,&quot; ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah di Jakarta dikutip Antara, Minggu (3/9/2023).

BACA JUGA:
Presiden Resmikan Revitalisasi TMII, PUPR : Wajah Baru TMII Sebagai Ikon dan Ruang Publik Kebanggaan Indonesia

Zainal Fatah mengatakan, pemerataan pembangunan daerah terus ditingkatkan. Wilayah Luar Jawa terutama Kawasan Timur Indonesia (KTI) didorong tumbuh lebih tinggi dari Jawa dan Kawasan Barat Indonesia (KBI) dengan tetap mempertahankan momentum pertumbuhan wilayah Jawa.
Dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Konstruksi untuk pembangunan infrastruktur merupakan hal penting.

BACA JUGA:
Pak Bas Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Infrastuktur di Kalbar

Kementerian PUPR terus meningkatkan kompetensi SDM melalui Program Magister Super Spesialis Teknik yang telah berjalan sejak tahun 2020 bekerjasama dengan empat perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yakni ITB, UGM, ITS dan UNDIP,&quot; kata Zainal Fatah.Selain melakukan pemerataan pembangunan, Kementerian PUPR juga berkomitmen untuk menjalankan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang ramah lingkungan untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon.
&quot;Indonesia bersama 194 negara lain telah berkomitmen dalam Paris Agreement 2016, yang juga dikukuhkan pada 2021 Climate Change Summit,&quot; kata Zainal Fatah.
Untuk mendukung hal tersebut, ia mengatakan Kementerian PUPR terus mengembangkan inovasi teknologi infrastruktur hijau.
&quot;Salah satunya seperti pemanfaatan karet alam untuk campuran aspal, pengembangan teknologi waste to energy di Tempat Pembuangan Akhir Banjarbakula, dan pengembangan rusun pracetak modular dengan menerapkan lean construction di Rusun Pekerja Kawasan Industri Batang,&quot; ujarnya</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur secara merata dan terintegrasi di seluruh Indonesia sebagai salah satu pilar Menyongsong Indonesia Emas 2045.
&quot;Kementerian PUPR terus melakukan pembangunan infrastruktur secara merata dan terintegrasi di seluruh Indonesia. Pemerataan pembangunan wilayah merupakan salah satu pilar Menyongsong Indonesia Emas 2045,&quot; ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah di Jakarta dikutip Antara, Minggu (3/9/2023).

BACA JUGA:
Presiden Resmikan Revitalisasi TMII, PUPR : Wajah Baru TMII Sebagai Ikon dan Ruang Publik Kebanggaan Indonesia

Zainal Fatah mengatakan, pemerataan pembangunan daerah terus ditingkatkan. Wilayah Luar Jawa terutama Kawasan Timur Indonesia (KTI) didorong tumbuh lebih tinggi dari Jawa dan Kawasan Barat Indonesia (KBI) dengan tetap mempertahankan momentum pertumbuhan wilayah Jawa.
Dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Konstruksi untuk pembangunan infrastruktur merupakan hal penting.

BACA JUGA:
Pak Bas Gelontorkan Rp1,7 Triliun untuk Infrastuktur di Kalbar

Kementerian PUPR terus meningkatkan kompetensi SDM melalui Program Magister Super Spesialis Teknik yang telah berjalan sejak tahun 2020 bekerjasama dengan empat perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yakni ITB, UGM, ITS dan UNDIP,&quot; kata Zainal Fatah.Selain melakukan pemerataan pembangunan, Kementerian PUPR juga berkomitmen untuk menjalankan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang ramah lingkungan untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon.
&quot;Indonesia bersama 194 negara lain telah berkomitmen dalam Paris Agreement 2016, yang juga dikukuhkan pada 2021 Climate Change Summit,&quot; kata Zainal Fatah.
Untuk mendukung hal tersebut, ia mengatakan Kementerian PUPR terus mengembangkan inovasi teknologi infrastruktur hijau.
&quot;Salah satunya seperti pemanfaatan karet alam untuk campuran aspal, pengembangan teknologi waste to energy di Tempat Pembuangan Akhir Banjarbakula, dan pengembangan rusun pracetak modular dengan menerapkan lean construction di Rusun Pekerja Kawasan Industri Batang,&quot; ujarnya</content:encoded></item></channel></rss>
