<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin Sebut Industri Manufaktur di Indonesia Ekspansif, Ini Buktinya</title><description>Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan berdasarkan survei dari purchasing manager's index (PMI) menunjukkan industri manufaktur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876823/menperin-sebut-industri-manufaktur-di-indonesia-ekspansif-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876823/menperin-sebut-industri-manufaktur-di-indonesia-ekspansif-ini-buktinya"/><item><title>Menperin Sebut Industri Manufaktur di Indonesia Ekspansif, Ini Buktinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876823/menperin-sebut-industri-manufaktur-di-indonesia-ekspansif-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876823/menperin-sebut-industri-manufaktur-di-indonesia-ekspansif-ini-buktinya</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2876823/menperin-sebut-industri-manufaktur-di-indonesia-ekspansif-ini-buktinya-C8dK51MkKh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Agus Gumiwang Jelaskan Soal Industri Manufaktur (Foto: MPI).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2876823/menperin-sebut-industri-manufaktur-di-indonesia-ekspansif-ini-buktinya-C8dK51MkKh.jpg</image><title>Menperin Agus Gumiwang Jelaskan Soal Industri Manufaktur (Foto: MPI).</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan berdasarkan survei dari purchasing manager's index (PMI) menunjukkan industri manufaktur di Tanah Air sedang ekspansif.
&quot;Alhamdulillah dalam survei yang dilakukan PMI selama 24 bulan berturut-turut industri manufaktur Indonesia mencatatkan angka di atas 50 poin. Artinya industri manufaktur Indonesia sedang ekspansif,&quot; kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Padang dikutip Antara, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Sanksi Tegas ke Industri, Menperin: Bersihkan Polusi Tak Semudah Balikkan Telapak Tangan

Lebih detail, ia menyebutkan bahwa survei yang dirilis PMI mencatat perkembangan industri manufaktur pada Juli 2023 mengalami peningkatan menjadi 53,30 poin dari sebelumnya 52,50 poin pada Juni 2023. Data tersebut menunjukkan bahwa kondisi pasar Indonesia masih terus berkembang.
&quot;Bahkan, berdasarkan survei yang dilakukan PMI menempatkan Indonesia sebagai negara tertinggi di ASEAN,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Kemenperin Ungkap Fakta Terbaru Penyebab Polusi Udara di Jabodetabek

Sementara, jika merujuk pada indeks kepercayaan industri (IKI), kondisi industri manufaktur Indonesia pada Agustus 2023 mencapai di level 53,22. Angka itu sedikit melambat 0,09 poin jika dibandingkan periode Juli 2023 sebesar 53,31 poin.Dia mengatakan subsektor IKI yang mengalami ekspansi terhadap produk domestik bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas triwulan I tahun 2023 mencapai 83,1%.
Dalam mengukur kemajuan industri manufaktur, Kementerian Perindustrian menggunakan tiga alat ukur utama. Pertama terkait pesanan (order), jumlah produksi dan terakhir berapa banyak barang yang disimpan oleh suatu industri manufaktur.
&quot;Jadi ada tiga alat ukur yang kami gunakan kepada responden,&quot; ujarnya.
Berdasarkan hasil survei IKI yang dilakukan Kemenperin dan survei PMI selama dua hingga tiga bulan terakhir, menunjukkan angka-angka kemajuan industri di Tanah Air hampir sama.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMS8yMC8xNzAwMjUvNS94OG5tdTdj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan berdasarkan survei dari purchasing manager's index (PMI) menunjukkan industri manufaktur di Tanah Air sedang ekspansif.
&quot;Alhamdulillah dalam survei yang dilakukan PMI selama 24 bulan berturut-turut industri manufaktur Indonesia mencatatkan angka di atas 50 poin. Artinya industri manufaktur Indonesia sedang ekspansif,&quot; kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di Padang dikutip Antara, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Sanksi Tegas ke Industri, Menperin: Bersihkan Polusi Tak Semudah Balikkan Telapak Tangan

Lebih detail, ia menyebutkan bahwa survei yang dirilis PMI mencatat perkembangan industri manufaktur pada Juli 2023 mengalami peningkatan menjadi 53,30 poin dari sebelumnya 52,50 poin pada Juni 2023. Data tersebut menunjukkan bahwa kondisi pasar Indonesia masih terus berkembang.
&quot;Bahkan, berdasarkan survei yang dilakukan PMI menempatkan Indonesia sebagai negara tertinggi di ASEAN,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Kemenperin Ungkap Fakta Terbaru Penyebab Polusi Udara di Jabodetabek

Sementara, jika merujuk pada indeks kepercayaan industri (IKI), kondisi industri manufaktur Indonesia pada Agustus 2023 mencapai di level 53,22. Angka itu sedikit melambat 0,09 poin jika dibandingkan periode Juli 2023 sebesar 53,31 poin.Dia mengatakan subsektor IKI yang mengalami ekspansi terhadap produk domestik bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas triwulan I tahun 2023 mencapai 83,1%.
Dalam mengukur kemajuan industri manufaktur, Kementerian Perindustrian menggunakan tiga alat ukur utama. Pertama terkait pesanan (order), jumlah produksi dan terakhir berapa banyak barang yang disimpan oleh suatu industri manufaktur.
&quot;Jadi ada tiga alat ukur yang kami gunakan kepada responden,&quot; ujarnya.
Berdasarkan hasil survei IKI yang dilakukan Kemenperin dan survei PMI selama dua hingga tiga bulan terakhir, menunjukkan angka-angka kemajuan industri di Tanah Air hampir sama.</content:encoded></item></channel></rss>
