<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Jalan Perbatasan Kalbar-Kaltim 608 Km, Jokowi Siapkan Rp899,7 Miliar</title><description>Pemerintah menyiapkan anggaran untuk membangun jalan perbatasan Kalbar-Kaltim.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876911/bangun-jalan-perbatasan-kalbar-kaltim-608-km-jokowi-siapkan-rp899-7-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876911/bangun-jalan-perbatasan-kalbar-kaltim-608-km-jokowi-siapkan-rp899-7-miliar"/><item><title>Bangun Jalan Perbatasan Kalbar-Kaltim 608 Km, Jokowi Siapkan Rp899,7 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876911/bangun-jalan-perbatasan-kalbar-kaltim-608-km-jokowi-siapkan-rp899-7-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876911/bangun-jalan-perbatasan-kalbar-kaltim-608-km-jokowi-siapkan-rp899-7-miliar</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2876911/bangun-jalan-perbatasan-kalbar-kaltim-608-km-jokowi-siapkan-rp899-7-miliar-BnWiXOZ2Un.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan jalan perbatasan di kalimantan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2876911/bangun-jalan-perbatasan-kalbar-kaltim-608-km-jokowi-siapkan-rp899-7-miliar-BnWiXOZ2Un.jpg</image><title>Pembangunan jalan perbatasan di kalimantan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA5My81L3g4bm90cTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menyiapkan anggaran untuk membangun jalan perbatasan Kalbar-Kaltim. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan jalan perbatasan sepanjang 608 km ditargetkan selesai 2024.
&quot;Pembangunan infrastruktur di pemerintahan Presiden Jokowi masih melanjutkan program periode pertama (2014-2019), yakni membangun dari pinggiran,&quot; ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Banjir Setinggi 2,5 Meter Surut, Akses Jalan Perbatasan RI-Malaysia Kembali Normal


Pembangunan jalan sepanjang 608 km tersebut menggunakan pembiayaan yang bersumber dari APBN dengan total Rp899,79 miliar, terbagi dalam 9 paket pengerjaan.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Handiyana menjelaskan, 9 paket pengerjaan itu antara lain Peningkatan Jalan dan Jembatan Ruas Batas Siding/Seluas - Batas Sekayan/Entikong - Rasau (47,10 km) di 2022-2024 dengan nilai Rp209 miliar.

BACA JUGA:
Waskita Karya Raih Kontrak Proyek Jalan Perbatasan RI-Malaysia


Kemudian ada untuk pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Ruas Simpang Take - Simpang Sontas (95,54 km) senilai Rp9,6 miliar; dan Pembangunan Jalan Batas Kapuas Hulu/Sintang - Nanga Badau MYC 2020 - 2023 senilai Rp199 miliar (33,60 km).
Saat ini juga dilakukan Pembangunan Jembatan Ruas Entikong- Rasau -  Badau MYC 2020 - 2023 senilai Rp139 miliar (859 meter), Peningkatan  Jalan Ruas Rasau - Sepulau - Batas Kapuas Hulu/Sintang MYC 2022 - 2024  senilai Rp181 miliar (68 km), Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Ruas  Simpang Balai Karangan - Rasau - Simpang Nanga Kantuk - Nanga Badau (89  km) senilai Rp7,39 miliar.
Selanjutnya pembangunan Jalan Nanga Era - Batas Kaltim MYC 2022 -  2024 senilai Rp148 miliar (25 km), dan Pemeliharaan Rutin Jalan dan  Jembatan Ruas Nanga Era - Bts. Kaltim (27 km) senilai Rp2,9 miliar,  serta Pemeliharaan Rutin Simpang Temajuk - Tanjung dan Aruk - Simpang  Take (65 km) senilai Rp3,9 miliar.
Khusus untuk, Nanga Era-Batas Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 149  km, maka 25 km sudah teraspal, 25 km sedang dalam proses pengaspalan  hingga Mei 2024. Sisanya akan dikerjakan hingga fungsional pada akhir  2024 atau awal 2025.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA5My81L3g4bm90cTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah menyiapkan anggaran untuk membangun jalan perbatasan Kalbar-Kaltim. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan jalan perbatasan sepanjang 608 km ditargetkan selesai 2024.
&quot;Pembangunan infrastruktur di pemerintahan Presiden Jokowi masih melanjutkan program periode pertama (2014-2019), yakni membangun dari pinggiran,&quot; ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Banjir Setinggi 2,5 Meter Surut, Akses Jalan Perbatasan RI-Malaysia Kembali Normal


Pembangunan jalan sepanjang 608 km tersebut menggunakan pembiayaan yang bersumber dari APBN dengan total Rp899,79 miliar, terbagi dalam 9 paket pengerjaan.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Handiyana menjelaskan, 9 paket pengerjaan itu antara lain Peningkatan Jalan dan Jembatan Ruas Batas Siding/Seluas - Batas Sekayan/Entikong - Rasau (47,10 km) di 2022-2024 dengan nilai Rp209 miliar.

BACA JUGA:
Waskita Karya Raih Kontrak Proyek Jalan Perbatasan RI-Malaysia


Kemudian ada untuk pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Ruas Simpang Take - Simpang Sontas (95,54 km) senilai Rp9,6 miliar; dan Pembangunan Jalan Batas Kapuas Hulu/Sintang - Nanga Badau MYC 2020 - 2023 senilai Rp199 miliar (33,60 km).
Saat ini juga dilakukan Pembangunan Jembatan Ruas Entikong- Rasau -  Badau MYC 2020 - 2023 senilai Rp139 miliar (859 meter), Peningkatan  Jalan Ruas Rasau - Sepulau - Batas Kapuas Hulu/Sintang MYC 2022 - 2024  senilai Rp181 miliar (68 km), Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Ruas  Simpang Balai Karangan - Rasau - Simpang Nanga Kantuk - Nanga Badau (89  km) senilai Rp7,39 miliar.
Selanjutnya pembangunan Jalan Nanga Era - Batas Kaltim MYC 2022 -  2024 senilai Rp148 miliar (25 km), dan Pemeliharaan Rutin Jalan dan  Jembatan Ruas Nanga Era - Bts. Kaltim (27 km) senilai Rp2,9 miliar,  serta Pemeliharaan Rutin Simpang Temajuk - Tanjung dan Aruk - Simpang  Take (65 km) senilai Rp3,9 miliar.
Khusus untuk, Nanga Era-Batas Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 149  km, maka 25 km sudah teraspal, 25 km sedang dalam proses pengaspalan  hingga Mei 2024. Sisanya akan dikerjakan hingga fungsional pada akhir  2024 atau awal 2025.</content:encoded></item></channel></rss>
