<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Beberkan Upaya RI Wujudkan Transportasi Berkelanjutan</title><description>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan upaya Indonesia dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876917/menko-airlangga-beberkan-upaya-ri-wujudkan-transportasi-berkelanjutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876917/menko-airlangga-beberkan-upaya-ri-wujudkan-transportasi-berkelanjutan"/><item><title>Menko Airlangga Beberkan Upaya RI Wujudkan Transportasi Berkelanjutan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876917/menko-airlangga-beberkan-upaya-ri-wujudkan-transportasi-berkelanjutan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2876917/menko-airlangga-beberkan-upaya-ri-wujudkan-transportasi-berkelanjutan</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2876917/menko-airlangga-beberkan-upaya-ri-wujudkan-transportasi-berkelanjutan-PNfZ8xOEHu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Airlangga beberkan upaya RI wujudkan transportasi berkelanjutan (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2876917/menko-airlangga-beberkan-upaya-ri-wujudkan-transportasi-berkelanjutan-PNfZ8xOEHu.jpg</image><title>Airlangga beberkan upaya RI wujudkan transportasi berkelanjutan (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy80LzE3MDA5Ni81L3g4bm92MGQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan upaya Indonesia dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan. Airlangga mengatakan, di bidang ekonomi hijau Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.
&amp;ldquo;Kami telah menetapkan target untuk tahun 2050, di mana 309 dari 1.000 Metrik Ton Energi yang dihasilkan akan diproduksi melalui energi terbarukan, seperti Bioenergi, Hidro, Geotermal, dan Surya,&amp;rdquo; tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan remarks pada acara High-Level Dialogue on Sustainable Transport in ASEAN di Jakarta, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Menko Airlangga Ajak Delegasi Jadikan ASEAN Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia


Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah telah membangun lebih dari 2.000 km jalan tol yang menghubungkan pusat-pusat komersial, industri, dan perumahan utama di tanah air, menciptakan value chain perdagangan yang lebih kuat. Dalam program PSN tersebut, Indonesia juga mengembangkan proyek transportasi perkotaan seperti MRT yang telah selesai pada tahun 2019 dan proyek LRT Jabodebek yang baru saja selesai.

BACA JUGA:
Menko Airlangga: ASEAN Jadi Mesin Pertumbuhan Global dan Tujuan Investasi


Pemerintah juga telah memprioritaskan pengembangan ekosistem Kendaraan Listrik (EV) dengan target 13 juta sepeda motor listrik dan 2 juta mobil listrik pada 2030. Negara-negara ASEAN telah sepakat untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dan menjadi bagian penting dari rantai pasokan dunia. KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo juga berhasil menghasilkan perjanjian kerja sama dengan negara-negara di wilayah ASEAN dan mengeluarkan Asean Leaders' Declaration on Developing Regional EV Ecosystem.
Upaya Pemerintah terkait energi terbarukan juga difokuskan di  Provinsi Kepulauan Riau melalui Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya  Utama di Batam-Bintan-Karimun (BBK). Diperkirakan bahwa di seluruh  Provinsi Kepulauan Riau terdapat potensi pembangkit listrik tenaga  terbarukan sekitar 30 GW.
Sebagai bagian dari komitmen ASEAN, Pemerintah Indonesia berusaha  membangun konektivitas regional dan telah melibatkan diri dalam  inisiatif seperti Indonesia-Malaysia-Thailand Golden Triangle (IMT-GT)  yang memiliki 36 proyek konektivitas senilai lebih dari USD 57 miliar.
&amp;ldquo;ASEAN adalah regional yang berorientasi ke depan melalui integrasi  dengan berbagai model sistem dan ekosistem yang penting untuk memenuhi  kebutuhan masyarakat di ASEAN, Pemerintah di ASEAN, serta para pengusaha  dan ilmuwan, semua orang yang akan menjadikan ASEAN sebagai salah satu  mesin pertumbuhan utama di abad ini. Sementara dapat kita lihat, tidak  ada wilayah lain yang pertumbuhannya mencapai 5% dan inflasinya kurang  dari 4%,&amp;rdquo; pungkas Menko Airlangga.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Perhubungan  RI, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Republik Demokratik  Rakyat Laos, Plt. Menteri Transportasi Singapura, dan Menteri  Transportasi dan Penerbangan Sipil Papua Nugini.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy80LzE3MDA5Ni81L3g4bm92MGQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan upaya Indonesia dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan. Airlangga mengatakan, di bidang ekonomi hijau Pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.
&amp;ldquo;Kami telah menetapkan target untuk tahun 2050, di mana 309 dari 1.000 Metrik Ton Energi yang dihasilkan akan diproduksi melalui energi terbarukan, seperti Bioenergi, Hidro, Geotermal, dan Surya,&amp;rdquo; tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan remarks pada acara High-Level Dialogue on Sustainable Transport in ASEAN di Jakarta, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA:
Menko Airlangga Ajak Delegasi Jadikan ASEAN Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia


Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah telah membangun lebih dari 2.000 km jalan tol yang menghubungkan pusat-pusat komersial, industri, dan perumahan utama di tanah air, menciptakan value chain perdagangan yang lebih kuat. Dalam program PSN tersebut, Indonesia juga mengembangkan proyek transportasi perkotaan seperti MRT yang telah selesai pada tahun 2019 dan proyek LRT Jabodebek yang baru saja selesai.

BACA JUGA:
Menko Airlangga: ASEAN Jadi Mesin Pertumbuhan Global dan Tujuan Investasi


Pemerintah juga telah memprioritaskan pengembangan ekosistem Kendaraan Listrik (EV) dengan target 13 juta sepeda motor listrik dan 2 juta mobil listrik pada 2030. Negara-negara ASEAN telah sepakat untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dan menjadi bagian penting dari rantai pasokan dunia. KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo juga berhasil menghasilkan perjanjian kerja sama dengan negara-negara di wilayah ASEAN dan mengeluarkan Asean Leaders' Declaration on Developing Regional EV Ecosystem.
Upaya Pemerintah terkait energi terbarukan juga difokuskan di  Provinsi Kepulauan Riau melalui Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya  Utama di Batam-Bintan-Karimun (BBK). Diperkirakan bahwa di seluruh  Provinsi Kepulauan Riau terdapat potensi pembangkit listrik tenaga  terbarukan sekitar 30 GW.
Sebagai bagian dari komitmen ASEAN, Pemerintah Indonesia berusaha  membangun konektivitas regional dan telah melibatkan diri dalam  inisiatif seperti Indonesia-Malaysia-Thailand Golden Triangle (IMT-GT)  yang memiliki 36 proyek konektivitas senilai lebih dari USD 57 miliar.
&amp;ldquo;ASEAN adalah regional yang berorientasi ke depan melalui integrasi  dengan berbagai model sistem dan ekosistem yang penting untuk memenuhi  kebutuhan masyarakat di ASEAN, Pemerintah di ASEAN, serta para pengusaha  dan ilmuwan, semua orang yang akan menjadikan ASEAN sebagai salah satu  mesin pertumbuhan utama di abad ini. Sementara dapat kita lihat, tidak  ada wilayah lain yang pertumbuhannya mencapai 5% dan inflasinya kurang  dari 4%,&amp;rdquo; pungkas Menko Airlangga.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Perhubungan  RI, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Republik Demokratik  Rakyat Laos, Plt. Menteri Transportasi Singapura, dan Menteri  Transportasi dan Penerbangan Sipil Papua Nugini.</content:encoded></item></channel></rss>
