<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Angkat Isu Pesantren Kembangkan Ekonomi Indonesia di Forum ASEAN</title><description>Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengangkat isu pesantren dalam mengembangkan ekonomi Indonesia di Forum ASEAN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2877066/wapres-angkat-isu-pesantren-kembangkan-ekonomi-indonesia-di-forum-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2877066/wapres-angkat-isu-pesantren-kembangkan-ekonomi-indonesia-di-forum-asean"/><item><title>Wapres Angkat Isu Pesantren Kembangkan Ekonomi Indonesia di Forum ASEAN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2877066/wapres-angkat-isu-pesantren-kembangkan-ekonomi-indonesia-di-forum-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/04/320/2877066/wapres-angkat-isu-pesantren-kembangkan-ekonomi-indonesia-di-forum-asean</guid><pubDate>Senin 04 September 2023 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2877066/wapres-angkat-isu-pesantren-kembangkan-ekonomi-indonesia-di-forum-asean-ppxXj6uSEd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres angkat isu pesantren di forum ASEAN (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/04/320/2877066/wapres-angkat-isu-pesantren-kembangkan-ekonomi-indonesia-di-forum-asean-ppxXj6uSEd.jpg</image><title>Wapres angkat isu pesantren di forum ASEAN (Foto: Setwapres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNC8xLzE3MDEzOC81L3g4bnBtNmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengangkat isu pesantren dalam mengembangkan ekonomi Indonesia di Forum ASEAN. Di Indonesia, pesantren bukan hanya institusi pendidikan namun kini juga menjadi penggerak kemandirian ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:
Wapres: ASEAN Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia


&amp;ldquo;Pada forum yang terhormat ini, saya ingin sedikit berbagi pengalaman Indonesia dalam mendukung UMKM di dalam negeri melalui pemberdayaan ekonomi pesantren,&amp;rdquo; ungkap Wapres pada malam penganugerahan ASEAN Business Award 2023, di The Ritz Carlton, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Senin (4/9/2023) malam.

BACA JUGA:
Alasan Choi Siwon Ajak Investasi pada Anak-Anak di ASEAN


Bahkan, kata Wapres, pesantren juga telah lama ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kini, berdasarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, fungsi pesantren diantaranya adalah sebagai lembaga pendidikan, dakwah, juga pemberdayaan masyarakat.
&amp;ldquo;Pesantren, institusi pendidikan yang sangat khas Indonesia, di masa lalu ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,&amp;rdquo; katanya.
Wapres pun mengatakan kini peran dan fungsi pesantren terus mengalami  ekspansi mengikuti perkembangan di tingkat nasional dan global, antara  lain, penguatan fungsi pesantren sebagai penggerak kemandirian ekonomi  rakyat, khususnya dalam menghasilkan produk-produk halal.
Ekonomi pesantren, kata Wapres, juga telah menjadi bagian dari  strategi pengembangan ekonomi syariah nasional dalam mewujudkan  pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
&amp;ldquo;Apalagi jumlahnya mencapai puluhan ribu dan menyebar di seluruh  pelosok tanah air. Pesantren di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang  layak untuk dikembangkan secara optimal dalam rangka meningkatkan  kesejahteraan dan mengurangi ketimpangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNC8xLzE3MDEzOC81L3g4bnBtNmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengangkat isu pesantren dalam mengembangkan ekonomi Indonesia di Forum ASEAN. Di Indonesia, pesantren bukan hanya institusi pendidikan namun kini juga menjadi penggerak kemandirian ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:
Wapres: ASEAN Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Dunia


&amp;ldquo;Pada forum yang terhormat ini, saya ingin sedikit berbagi pengalaman Indonesia dalam mendukung UMKM di dalam negeri melalui pemberdayaan ekonomi pesantren,&amp;rdquo; ungkap Wapres pada malam penganugerahan ASEAN Business Award 2023, di The Ritz Carlton, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Senin (4/9/2023) malam.

BACA JUGA:
Alasan Choi Siwon Ajak Investasi pada Anak-Anak di ASEAN


Bahkan, kata Wapres, pesantren juga telah lama ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kini, berdasarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, fungsi pesantren diantaranya adalah sebagai lembaga pendidikan, dakwah, juga pemberdayaan masyarakat.
&amp;ldquo;Pesantren, institusi pendidikan yang sangat khas Indonesia, di masa lalu ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,&amp;rdquo; katanya.
Wapres pun mengatakan kini peran dan fungsi pesantren terus mengalami  ekspansi mengikuti perkembangan di tingkat nasional dan global, antara  lain, penguatan fungsi pesantren sebagai penggerak kemandirian ekonomi  rakyat, khususnya dalam menghasilkan produk-produk halal.
Ekonomi pesantren, kata Wapres, juga telah menjadi bagian dari  strategi pengembangan ekonomi syariah nasional dalam mewujudkan  pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
&amp;ldquo;Apalagi jumlahnya mencapai puluhan ribu dan menyebar di seluruh  pelosok tanah air. Pesantren di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang  layak untuk dikembangkan secara optimal dalam rangka meningkatkan  kesejahteraan dan mengurangi ketimpangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
