<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Migas Indonesia Bertambah 495 Juta Barel</title><description>Cadangan minyak dan gas (migas) di Indonesia bertambah 495 juta barel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/05/320/2877440/cadangan-migas-indonesia-bertambah-495-juta-barel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/05/320/2877440/cadangan-migas-indonesia-bertambah-495-juta-barel"/><item><title>Cadangan Migas Indonesia Bertambah 495 Juta Barel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/05/320/2877440/cadangan-migas-indonesia-bertambah-495-juta-barel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/05/320/2877440/cadangan-migas-indonesia-bertambah-495-juta-barel</guid><pubDate>Selasa 05 September 2023 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/05/320/2877440/cadangan-migas-indonesia-bertambah-495-juta-barel-NDdnzWLN2L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cadangan migas RI bertambah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/05/320/2877440/cadangan-migas-indonesia-bertambah-495-juta-barel-NDdnzWLN2L.jpg</image><title>Cadangan migas RI bertambah (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3NS81L3g4ajVnZHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cadangan minyak dan gas (migas) di Indonesia bertambah 495 juta barel. SKK Migas mengumumkan hasil yang menggembirakan dari upaya percepatan Plan of Development (POD) untu meningkatakan produksi hulu migas.
Penambahan cadangan migas sekitar 495 juta barel setara minyak (MMBOE) dalam waktu 7 bulan. Penambahan cadangan itu teridir dari 91 million barel oil (MMBO) dan gas 2.261 billion cubic feet (BSCF).

BACA JUGA:
Pertamina Cari Mitra Baru Garap Blok Masela, Kepala SKK Migas: Silahkan tapi Jangan Menghambat Proyek


Penambahan cadangan migas tersebut berasal dari persetujuan 18 POD dan sejenisnya yang diajukan oleh KKKS dan telah disetujui oleh SKK Migas hingga Juli 2023.
Deputi Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara menyampaikan bahwa penambahan cadangan migas hingga 495 MMBOE sampai bulan Juli 2023 sudah mendekati prognosa produksi migas hingga akhir tahun 2023.
&quot;Oleh karena itu, dapat dipastikan posisi cadangan migas nasional di tahun 2023 akan lebih besar dibandingkan posisi cadangan migas nasional di tahun 2022,&quot; demikian dikutip MNC Portal Indonesia dari laman resmi SKK Migas, Selasa (5/9/2023).

BACA JUGA:
Pertamina-BPH Migas Kaji Pertashop Jual Pertalite 


Benny menambahkan, terdapat penambahan cadangan yang signifikan dalam 1 (bulan) bulan terakhir jika dibandingkan dengan capaian hingga semester 1 di Juni 2023 yang sebesar 340 MMBOE. Dalam waktu 1 bulan, SKK Migas berhasil menambah cadangan migas secara signifikan hingga 155 MBOE atau meningkat sekitar 46%.
SKK Migas akan terus bekerja keras untuk menyelesaikan POD yang diajukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), sehingga seluruh pengajuan yang masuk ke SKK Migas bisa diselesaikan hingga Desember 2023, sehingga cadangan migas secara nasional dapat dipastikan akan bertambah lebih besar dibandingkan tahun lalu.
Keberhasilan SKK Migas mempercepat penyelesaian POD memberikan  kontribusi dalam upaya meningkatkan cadangan migas nasional sehingga  usia produksi migas bisa terus berlanjut dan harapannya bisa meningkat.  Sejak 2018, SKK Migas berhasil menjaga capaian target reserve  replacement ratio (RRR) selau diatas 100%, yang menunjukkan bahwa  penambahan cadangan migas jumlahnya melebihi dari yang diproduksi.
SKK Migas memproyeksikan pencapaian RRR di tahun 2023 sekitar 144%,  sehingga di tahun 2023 akan menjadi 6 (enam) tahun berturut-turut RRR  mencapai diatas 100%. Secara rata-rata dari tahun 2018 hingga 2023  diperkirakan capaian RRR secara rata-rata adalah sekitar 163% yang  menunjukkan SKK Migas berhasil meningkatkan RRR sekitar 63% lebih tinggi  dari target.
Berdasarkan data SKK Migas, pencapaian RRR dalam rentang tahun 2013  sampai 2017 sekitar 64% dengan rincian RRR 2013 sebesar 74%, tahun 2014  sebesar 67%, tahun 2015 sebesar 60%, tahun 2016 sebesar 64% dan 2017  sebesar 55%.
Lebih lanjut Benny menyampaikan cadangan migas melebihi yang  diproduksikan menunjukkan bahwa industri hulu migas akan terus  berkelanjutan menyediakan energi untuk mendukung keberlanjutan  pembangunan serta mendukung program Pemerintah dalam hilirisasi hulu  migas. Peningkatan cadangan migas nasional ditujukan tidak hanya untuk  mendukung pencapaian target di 2030, tetapi memberikan dukungan  kecukupan energi nasional di era transisi energi menuju pencapaian  target net emission zero di tahun 2060.
Penemuan migas saat ini didominasi penemuan berupa gas sehingga  meningkatkan cadangan gas secara nasional. Di era transisi energi,  peranan gas akan semakin dibutuhkan, selain cadangannya yang masih  besar, juga karena emisi karbon gas paling rendah dibandingkan energi  fosil lainnya.
Eksplorasi menjadi kunci dalam upaya meningkatkan cadangan migas  nasional. Tahun 2023 menjadi tahun dengan investasi eksplorasi yang  masif dan agresif dengan rencana investasi eksplorasi sebesar USD1,7  miliar atau meningkat 112% dibandingkan realisasi investasi ekpslorasi  di tahun 2022.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8xNC80LzE2MjY3NS81L3g4ajVnZHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cadangan minyak dan gas (migas) di Indonesia bertambah 495 juta barel. SKK Migas mengumumkan hasil yang menggembirakan dari upaya percepatan Plan of Development (POD) untu meningkatakan produksi hulu migas.
Penambahan cadangan migas sekitar 495 juta barel setara minyak (MMBOE) dalam waktu 7 bulan. Penambahan cadangan itu teridir dari 91 million barel oil (MMBO) dan gas 2.261 billion cubic feet (BSCF).

BACA JUGA:
Pertamina Cari Mitra Baru Garap Blok Masela, Kepala SKK Migas: Silahkan tapi Jangan Menghambat Proyek


Penambahan cadangan migas tersebut berasal dari persetujuan 18 POD dan sejenisnya yang diajukan oleh KKKS dan telah disetujui oleh SKK Migas hingga Juli 2023.
Deputi Deputi Eksplorasi, Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara menyampaikan bahwa penambahan cadangan migas hingga 495 MMBOE sampai bulan Juli 2023 sudah mendekati prognosa produksi migas hingga akhir tahun 2023.
&quot;Oleh karena itu, dapat dipastikan posisi cadangan migas nasional di tahun 2023 akan lebih besar dibandingkan posisi cadangan migas nasional di tahun 2022,&quot; demikian dikutip MNC Portal Indonesia dari laman resmi SKK Migas, Selasa (5/9/2023).

BACA JUGA:
Pertamina-BPH Migas Kaji Pertashop Jual Pertalite 


Benny menambahkan, terdapat penambahan cadangan yang signifikan dalam 1 (bulan) bulan terakhir jika dibandingkan dengan capaian hingga semester 1 di Juni 2023 yang sebesar 340 MMBOE. Dalam waktu 1 bulan, SKK Migas berhasil menambah cadangan migas secara signifikan hingga 155 MBOE atau meningkat sekitar 46%.
SKK Migas akan terus bekerja keras untuk menyelesaikan POD yang diajukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), sehingga seluruh pengajuan yang masuk ke SKK Migas bisa diselesaikan hingga Desember 2023, sehingga cadangan migas secara nasional dapat dipastikan akan bertambah lebih besar dibandingkan tahun lalu.
Keberhasilan SKK Migas mempercepat penyelesaian POD memberikan  kontribusi dalam upaya meningkatkan cadangan migas nasional sehingga  usia produksi migas bisa terus berlanjut dan harapannya bisa meningkat.  Sejak 2018, SKK Migas berhasil menjaga capaian target reserve  replacement ratio (RRR) selau diatas 100%, yang menunjukkan bahwa  penambahan cadangan migas jumlahnya melebihi dari yang diproduksi.
SKK Migas memproyeksikan pencapaian RRR di tahun 2023 sekitar 144%,  sehingga di tahun 2023 akan menjadi 6 (enam) tahun berturut-turut RRR  mencapai diatas 100%. Secara rata-rata dari tahun 2018 hingga 2023  diperkirakan capaian RRR secara rata-rata adalah sekitar 163% yang  menunjukkan SKK Migas berhasil meningkatkan RRR sekitar 63% lebih tinggi  dari target.
Berdasarkan data SKK Migas, pencapaian RRR dalam rentang tahun 2013  sampai 2017 sekitar 64% dengan rincian RRR 2013 sebesar 74%, tahun 2014  sebesar 67%, tahun 2015 sebesar 60%, tahun 2016 sebesar 64% dan 2017  sebesar 55%.
Lebih lanjut Benny menyampaikan cadangan migas melebihi yang  diproduksikan menunjukkan bahwa industri hulu migas akan terus  berkelanjutan menyediakan energi untuk mendukung keberlanjutan  pembangunan serta mendukung program Pemerintah dalam hilirisasi hulu  migas. Peningkatan cadangan migas nasional ditujukan tidak hanya untuk  mendukung pencapaian target di 2030, tetapi memberikan dukungan  kecukupan energi nasional di era transisi energi menuju pencapaian  target net emission zero di tahun 2060.
Penemuan migas saat ini didominasi penemuan berupa gas sehingga  meningkatkan cadangan gas secara nasional. Di era transisi energi,  peranan gas akan semakin dibutuhkan, selain cadangannya yang masih  besar, juga karena emisi karbon gas paling rendah dibandingkan energi  fosil lainnya.
Eksplorasi menjadi kunci dalam upaya meningkatkan cadangan migas  nasional. Tahun 2023 menjadi tahun dengan investasi eksplorasi yang  masif dan agresif dengan rencana investasi eksplorasi sebesar USD1,7  miliar atau meningkat 112% dibandingkan realisasi investasi ekpslorasi  di tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
