<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut dan PM China Naik Kereta Cepat Hanya sampai Stasiun Padalarang</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan bersama Perdana Menteri (PM) China Li Qiang akan jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2877970/luhut-dan-pm-china-naik-kereta-cepat-hanya-sampai-stasiun-padalarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2877970/luhut-dan-pm-china-naik-kereta-cepat-hanya-sampai-stasiun-padalarang"/><item><title>Luhut dan PM China Naik Kereta Cepat Hanya sampai Stasiun Padalarang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2877970/luhut-dan-pm-china-naik-kereta-cepat-hanya-sampai-stasiun-padalarang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2877970/luhut-dan-pm-china-naik-kereta-cepat-hanya-sampai-stasiun-padalarang</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2877970/luhut-dan-pm-china-naik-kereta-cepat-hanya-sampai-stasiun-padalarang-AgkXVH3caA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut-PM China Bakal Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2877970/luhut-dan-pm-china-naik-kereta-cepat-hanya-sampai-stasiun-padalarang-AgkXVH3caA.jpg</image><title>Luhut-PM China Bakal Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/KCIC)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Perdana Menteri (PM) China Li Qiang akan jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung hanya sampai Stasiun Padalarang. Hal ini karena terbatasnya waktu PM China Li Qiang .
Luhut akan naik dari Stasiun Halim ke Stasiun Padalarang. Dirinya mengatakan bahwa akan menjajal KCJB tidak sampai Stasiun Tegalluar yang merupakan titik akhir dari pemberhentian Kereta Cepat
&quot;Karena waktu mungkin kita enggak sampe ke Tegalluar, waktu PM China juga,&quot; kata Luhut, Rabu (6/9/2023).

BACA JUGA:
Siang Ini Luhut dan PM China Jajal Kereta Cepat Jakarta Bandung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk diketahui, hadirnya PM China di Indonesia dalam rangka untuk menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN. Ia mewakili Presiden China Xi Jinping.
Sebelumnya, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Selasa (5/9/2023). Luhut mengatakan bahwa hadirnya KCJB ini akan meningkatkan konektivitas di Indonesia. Dia juga menyebutkan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata kerja sama yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
Seperti diketahui proyek KCJB ini merupakan proyek kerja sama antara kedua negera yang dijalankan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

BACA JUGA:
Jajal Kereta Cepat Bareng PM China, Menko Luhut: Ini Bukti Nyata Kerja Sama Berkualitas

Dimana KCIC merupakan perusahaan patungan antara konsorsium Badan Usaha Milik Negara Indonesia (BUMN) melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium perusahaan perkeretaapian Tiongkok melalui Beijing Yawan HSR Co.Ltd, dengan bisnis utama di sektor transportasi publik dengan skema business to business (B2B).
&quot;Ini juga bukti nyata kerja sama berkualitas tinggi yang modern antara kedua negara,&amp;rdquo; katanya.Lebih lanjut, Menko Luhut memaparkan eratnya hubungan kerja sama antara Indonesia - Tiongkok tersebut tak lepas dari rasa saling percaya, saling menguntungkan, dan saling menghormati sesuai dengan adat istiadat ketimuran.
&amp;ldquo;Dan saya yakin dengan kedatangan Perdana Menteri Li Qiang ke Indonesia, akan menarik lebih banyak lagi kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi ke Indonesia, serta juga mendorong investor Indonesia untuk investasi ke Tiongkok,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Perdana Menteri (PM) China Li Qiang akan jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung hanya sampai Stasiun Padalarang. Hal ini karena terbatasnya waktu PM China Li Qiang .
Luhut akan naik dari Stasiun Halim ke Stasiun Padalarang. Dirinya mengatakan bahwa akan menjajal KCJB tidak sampai Stasiun Tegalluar yang merupakan titik akhir dari pemberhentian Kereta Cepat
&quot;Karena waktu mungkin kita enggak sampe ke Tegalluar, waktu PM China juga,&quot; kata Luhut, Rabu (6/9/2023).

BACA JUGA:
Siang Ini Luhut dan PM China Jajal Kereta Cepat Jakarta Bandung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Untuk diketahui, hadirnya PM China di Indonesia dalam rangka untuk menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN. Ia mewakili Presiden China Xi Jinping.
Sebelumnya, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Selasa (5/9/2023). Luhut mengatakan bahwa hadirnya KCJB ini akan meningkatkan konektivitas di Indonesia. Dia juga menyebutkan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata kerja sama yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
Seperti diketahui proyek KCJB ini merupakan proyek kerja sama antara kedua negera yang dijalankan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

BACA JUGA:
Jajal Kereta Cepat Bareng PM China, Menko Luhut: Ini Bukti Nyata Kerja Sama Berkualitas

Dimana KCIC merupakan perusahaan patungan antara konsorsium Badan Usaha Milik Negara Indonesia (BUMN) melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan konsorsium perusahaan perkeretaapian Tiongkok melalui Beijing Yawan HSR Co.Ltd, dengan bisnis utama di sektor transportasi publik dengan skema business to business (B2B).
&quot;Ini juga bukti nyata kerja sama berkualitas tinggi yang modern antara kedua negara,&amp;rdquo; katanya.Lebih lanjut, Menko Luhut memaparkan eratnya hubungan kerja sama antara Indonesia - Tiongkok tersebut tak lepas dari rasa saling percaya, saling menguntungkan, dan saling menghormati sesuai dengan adat istiadat ketimuran.
&amp;ldquo;Dan saya yakin dengan kedatangan Perdana Menteri Li Qiang ke Indonesia, akan menarik lebih banyak lagi kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi ke Indonesia, serta juga mendorong investor Indonesia untuk investasi ke Tiongkok,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
