<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT ASEAN 2023, PM Li Qiang dan Jokowi Perkokoh Kerja Sama</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN-Republik Rakyat Tiongkok (RRT).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878091/ktt-asean-2023-pm-li-qiang-dan-jokowi-perkokoh-kerja-sama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878091/ktt-asean-2023-pm-li-qiang-dan-jokowi-perkokoh-kerja-sama"/><item><title>KTT ASEAN 2023, PM Li Qiang dan Jokowi Perkokoh Kerja Sama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878091/ktt-asean-2023-pm-li-qiang-dan-jokowi-perkokoh-kerja-sama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878091/ktt-asean-2023-pm-li-qiang-dan-jokowi-perkokoh-kerja-sama</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878091/ktt-asean-2023-pm-li-qiang-dan-jokowi-perkokoh-kerja-sama-FATGF77pVR.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dan PM Li Qiang dalam gelaran KTT ASEAN 2023. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878091/ktt-asean-2023-pm-li-qiang-dan-jokowi-perkokoh-kerja-sama-FATGF77pVR.JPG</image><title>Presiden Jokowi dan PM Li Qiang dalam gelaran KTT ASEAN 2023. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi80LzE3MDIxMC81L3g4bnNldHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang digelar di Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JCC).

Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang dalam pidatonya mengatakan bahwa selama 10 tahun terakhir, negaranya dan ASEAN memiliki kekuatan yang maju, saling bahu membahu, dan berkontribusi terhadap keberhasilan satu sama lain.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Iriana Jokowi Bakal Ajak Para Ibu Negara ke TMII, Apa Saja Kegiatannya?

&quot;Menghadapi perubahan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu abad terakhir, kita telah mencapai jalur yang benar dengan mewujudkan hubungan baik yang telah lama terjalin serta kemajuan dan kesejahteraan bersama,&quot; kata PM Li Qiang pada Rabu (6/9/2023).

Lebih jauh, PM Li Qiang mengatakan bahwa kerja sama Tiongkok-ASEAN telah berkembang pesat dan alasan utamanya karena kedua pihak mempunyai pemahaman yang mendalam mengenai kesulitan yang ada.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KTT ASEAN-Korea, Jokowi Harap Ketergantungan Energi Fosil Bisa Dikurangi

Sehingga terus berupaya mencapai perdamaian, mempunyai aspirasi yang kuat untuk pembangunan, serta mengambil tindakan nyata untuk menjaga stabilitas regional.

&quot;Selama kita tetap berada di jalur yang benar, apa pun badai yang mungkin terjadi, kerja sama Tiongkok-ASEAN akan tetap kokoh dan terus maju menghadapi segala rintangan serta akan mencapai perkembangan dan kemajuan yang lebih besar melalui kerja sama tersebut,&quot; ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa RRT adalah salah satu mitra dialog ASEAN yang memiliki status mitra strategis komprehensif.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hari Kedua KTT Ke-43 ASEAN, Ini Sederet Agenda Presiden Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;RRT adalah satu dari empat mitra dialog ASEAN yang memiliki status mitra strategis komprehensif,&quot; ujar Presiden Jokowi.



Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa tahun ini juga merupakan 20 tahun aksesi RRT terhadap Treaty of Amity and Cooperation (TAC). Presiden Jokowi pun mendorong semua pihak dapat memaknai hal tersebut dengan merealisasikan kerja sama konkret yang saling menguntungkan.



Menurut Presiden Jokowi, hal tersebut hanya bisa dilakukan jika semua pihak memiliki kepercayaan satu sama lain yang harus dibangun dan dipelihara bersama.



Salah satu caranya adalah dengan menghormati hukum internasional.



&quot;Trust dan kerja sama konkret inilah yang dapat menjadi positive force bagi stabilitas dan perdamaian kawasan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi80LzE3MDIxMC81L3g4bnNldHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-26 ASEAN-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang digelar di Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center (JCC).

Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang dalam pidatonya mengatakan bahwa selama 10 tahun terakhir, negaranya dan ASEAN memiliki kekuatan yang maju, saling bahu membahu, dan berkontribusi terhadap keberhasilan satu sama lain.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Iriana Jokowi Bakal Ajak Para Ibu Negara ke TMII, Apa Saja Kegiatannya?

&quot;Menghadapi perubahan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu abad terakhir, kita telah mencapai jalur yang benar dengan mewujudkan hubungan baik yang telah lama terjalin serta kemajuan dan kesejahteraan bersama,&quot; kata PM Li Qiang pada Rabu (6/9/2023).

Lebih jauh, PM Li Qiang mengatakan bahwa kerja sama Tiongkok-ASEAN telah berkembang pesat dan alasan utamanya karena kedua pihak mempunyai pemahaman yang mendalam mengenai kesulitan yang ada.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KTT ASEAN-Korea, Jokowi Harap Ketergantungan Energi Fosil Bisa Dikurangi

Sehingga terus berupaya mencapai perdamaian, mempunyai aspirasi yang kuat untuk pembangunan, serta mengambil tindakan nyata untuk menjaga stabilitas regional.

&quot;Selama kita tetap berada di jalur yang benar, apa pun badai yang mungkin terjadi, kerja sama Tiongkok-ASEAN akan tetap kokoh dan terus maju menghadapi segala rintangan serta akan mencapai perkembangan dan kemajuan yang lebih besar melalui kerja sama tersebut,&quot; ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa RRT adalah salah satu mitra dialog ASEAN yang memiliki status mitra strategis komprehensif.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hari Kedua KTT Ke-43 ASEAN, Ini Sederet Agenda Presiden Jokowi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;RRT adalah satu dari empat mitra dialog ASEAN yang memiliki status mitra strategis komprehensif,&quot; ujar Presiden Jokowi.



Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa tahun ini juga merupakan 20 tahun aksesi RRT terhadap Treaty of Amity and Cooperation (TAC). Presiden Jokowi pun mendorong semua pihak dapat memaknai hal tersebut dengan merealisasikan kerja sama konkret yang saling menguntungkan.



Menurut Presiden Jokowi, hal tersebut hanya bisa dilakukan jika semua pihak memiliki kepercayaan satu sama lain yang harus dibangun dan dipelihara bersama.



Salah satu caranya adalah dengan menghormati hukum internasional.



&quot;Trust dan kerja sama konkret inilah yang dapat menjadi positive force bagi stabilitas dan perdamaian kawasan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
