<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut Pertamina Mau Sulap Kilang Minyak Jadi Lebih Ramah Lingkungan</title><description>PT Pertamina (Persero) bakal mengubah beberapa kilang minyak yang saat ini beroperasi untuk menjadi kilang yang lebih ramah lingkungan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878339/dirut-pertamina-mau-sulap-kilang-minyak-jadi-lebih-ramah-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878339/dirut-pertamina-mau-sulap-kilang-minyak-jadi-lebih-ramah-lingkungan"/><item><title>Dirut Pertamina Mau Sulap Kilang Minyak Jadi Lebih Ramah Lingkungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878339/dirut-pertamina-mau-sulap-kilang-minyak-jadi-lebih-ramah-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878339/dirut-pertamina-mau-sulap-kilang-minyak-jadi-lebih-ramah-lingkungan</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 18:48 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878339/dirut-pertamina-mau-sulap-kilang-minyak-jadi-lebih-ramah-lingkungan-4RhCAiBbyt.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dirut Pertamina Nicke Widyawati bakal sulap kilang minyak lebih ramah lingkungan. (YouTube: TV Parlemen)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878339/dirut-pertamina-mau-sulap-kilang-minyak-jadi-lebih-ramah-lingkungan-4RhCAiBbyt.JPG</image><title>Dirut Pertamina Nicke Widyawati bakal sulap kilang minyak lebih ramah lingkungan. (YouTube: TV Parlemen)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA5Mi81L3g4bm90MXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bakal mengubah beberapa kilang minyak yang saat ini beroperasi untuk menjadi kilang yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama Pertamina mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan kebijakan mitigasi bisnis jangka panjang di subsektor migas dnengan mengoptimalkan aset-aset, salah satunya mengubah kilang milik perseoran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertamina Ungkap 3 Agenda Penting Dukung Net Zero Emission di 2060

&quot;Saat ini kami memiliki tujuh kilang, tiga di antaranya akan diubah menjadi kilang ramah lingkungan atau green refinery yang menghasilkan energi,&quot; jelasnya dalam acara Bloomber CEO Forum at Asean yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu
(6/9/2023).

Nicke melanjutkan juga akan mengembangkan dan mengintegrasikan kilang dengan petrochemical.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perbandingan Kenaikan Harga Pertamina, Shell dan BP AKR per 6 September 2023

&quot;Jadi ada agenda kedua, agenda pertama kita akses aset di refinery. Kedua, kilang terintegrasi dan petrokimia. Maksud saya, permintaan petrokimia terus meningkat. Jadi kita harus memperkuat kapasitas kita sekarang,&quot; urainya.

Dalam kesempatan itu, Nicke juga menekankan bahwa transisi energi yang saat ini diupayakan berbagai negara harus dapat menghadirkan kemandirian bagi bangsa Indonesia.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Gaji Fresh Graduate Pertamina, Bisa Sampai Puluhan Juta Rupiah


Sebab menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam yang cukup potensial untuk mendukung transisi energi hingga cita-cita net zero emission di 2060 atau lebih cepat.



Sehingga menurutnya, dengan semua sumber daya alam Indonesia yang cukup besar dan ketersediaannya pasar, maka dirinya optimis bahwa Indonesia mampu melewati proses transisi energi ini.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA5Mi81L3g4bm90MXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bakal mengubah beberapa kilang minyak yang saat ini beroperasi untuk menjadi kilang yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama Pertamina mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan kebijakan mitigasi bisnis jangka panjang di subsektor migas dnengan mengoptimalkan aset-aset, salah satunya mengubah kilang milik perseoran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertamina Ungkap 3 Agenda Penting Dukung Net Zero Emission di 2060

&quot;Saat ini kami memiliki tujuh kilang, tiga di antaranya akan diubah menjadi kilang ramah lingkungan atau green refinery yang menghasilkan energi,&quot; jelasnya dalam acara Bloomber CEO Forum at Asean yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu
(6/9/2023).

Nicke melanjutkan juga akan mengembangkan dan mengintegrasikan kilang dengan petrochemical.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Perbandingan Kenaikan Harga Pertamina, Shell dan BP AKR per 6 September 2023

&quot;Jadi ada agenda kedua, agenda pertama kita akses aset di refinery. Kedua, kilang terintegrasi dan petrokimia. Maksud saya, permintaan petrokimia terus meningkat. Jadi kita harus memperkuat kapasitas kita sekarang,&quot; urainya.

Dalam kesempatan itu, Nicke juga menekankan bahwa transisi energi yang saat ini diupayakan berbagai negara harus dapat menghadirkan kemandirian bagi bangsa Indonesia.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Gaji Fresh Graduate Pertamina, Bisa Sampai Puluhan Juta Rupiah


Sebab menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam yang cukup potensial untuk mendukung transisi energi hingga cita-cita net zero emission di 2060 atau lebih cepat.



Sehingga menurutnya, dengan semua sumber daya alam Indonesia yang cukup besar dan ketersediaannya pasar, maka dirinya optimis bahwa Indonesia mampu melewati proses transisi energi ini.</content:encoded></item></channel></rss>
