<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek RI Dapat Minat Tertinggi dari Investor Capai Rp489 Triliun</title><description>Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Pahala Nugraha Mansury menyebut bahwa proyek-proyek RI menarik minat yang tinggi dari para investor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878353/proyek-ri-dapat-minat-tertinggi-dari-investor-capai-rp489-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878353/proyek-ri-dapat-minat-tertinggi-dari-investor-capai-rp489-triliun"/><item><title>Proyek RI Dapat Minat Tertinggi dari Investor Capai Rp489 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878353/proyek-ri-dapat-minat-tertinggi-dari-investor-capai-rp489-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878353/proyek-ri-dapat-minat-tertinggi-dari-investor-capai-rp489-triliun</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 19:06 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878353/proyek-ri-dapat-minat-tertinggi-dari-investor-capai-rp489-triliun-oZoYZDkuxX.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wamenlu Pahala Mansury dalam KTT ASEAN 2023. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878353/proyek-ri-dapat-minat-tertinggi-dari-investor-capai-rp489-triliun-oZoYZDkuxX.JPG</image><title>Wamenlu Pahala Mansury dalam KTT ASEAN 2023. (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi8xLzE3MDIzOS81L3g4bnQ2c2g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Pahala Nugraha Mansury menyebut bahwa proyek-proyek yang di bawa dalam pertemuan business matching yang digelar dalam ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) menarik minat yang tinggi dari para investor.

&quot;Kita perkirakan dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh cukup banyak para peserta, total proyek yang berasal dari Indonesia memang yang paling signifikan dengan total nilai di atas USD32 miliar atau setara Rp489 triliun,&quot; ujar Pahala dalam Konferensi Pers AIPF di Jakarta, Rabu (6/9/2023). (Kurs: Rp15.309/USD)
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Musisi Tanah Air yang Tampil di Gala Dinner KTT ASEAN

Selain itu, total proyek dari negara-negara lain yang juga diupayakan bisa hadir dalam kesempatan tersebut dengan total nilai sebesar USD810 juta.

&quot;Meskipun belum difinalkan, dalam pertemuan kali ini kita berharap bahwa pelaksanaan business matching tersebut akan bisa meningkatkan kerjasama dan juga pemahaman sebetulnya bagaimana kebutuhan investasi yang diharapkan oleh masing-masing negara,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Rasuna Said Jaksel Merayap Jelang Rekayasa Lalin KTT ASEAN

Sementara itu, dalam perbincangan dengan Jepang, yang juga dibahas khususnya dalam pertemuan KTT ASEAN dengan para mitra bahwa ke depannya mengenai prioritas konektivitas infrastruktur hijau.

&quot;Dan soal transisi energi, Jepang juga akan bisa memberikan dukungan untuk mengimplementasikan ASEAN outlook Indo-Pacific melalui kontribusi sebesar USD10 miliar di 14 proyek,&quot; ucapnya

Sebelumnya, juga disampaikan dalam pertemuan ASEAN+3 yang utamanya untuk dibahas adalah terkait mengenai pembangunan ekosistem kendaraan listrik dan juga infrastruktur hijau.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Catat! Begini Proses Jalan Bundaran Senayan Ditutup karena KTT ASEAN



Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani menyebutkan bahwa dalam business matching hari ini, terdapat proyek-proyek yang menjadi fokus dari sektor-sektor strategis nasional.



&quot;Ada 5 proyek yang melibatkan energi, minyak, dan gas, kemudian ada 9 proyek yang melibatkan jalan tol, ada 5 proyek yang melibatkan pelabuhan, ada 6 proyek yang melibatkan bidang kesehatan, 3 proyek di bidang fertilizer, 10 proyek di bidang infrastruktur, 9 proyek di turisme, dan 3 proyek di ekosistem dan rantai pasok kendaraan listrik (EV ecosystem and value chains),&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi8xLzE3MDIzOS81L3g4bnQ2c2g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Pahala Nugraha Mansury menyebut bahwa proyek-proyek yang di bawa dalam pertemuan business matching yang digelar dalam ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) menarik minat yang tinggi dari para investor.

&quot;Kita perkirakan dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh cukup banyak para peserta, total proyek yang berasal dari Indonesia memang yang paling signifikan dengan total nilai di atas USD32 miliar atau setara Rp489 triliun,&quot; ujar Pahala dalam Konferensi Pers AIPF di Jakarta, Rabu (6/9/2023). (Kurs: Rp15.309/USD)
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Musisi Tanah Air yang Tampil di Gala Dinner KTT ASEAN

Selain itu, total proyek dari negara-negara lain yang juga diupayakan bisa hadir dalam kesempatan tersebut dengan total nilai sebesar USD810 juta.

&quot;Meskipun belum difinalkan, dalam pertemuan kali ini kita berharap bahwa pelaksanaan business matching tersebut akan bisa meningkatkan kerjasama dan juga pemahaman sebetulnya bagaimana kebutuhan investasi yang diharapkan oleh masing-masing negara,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jalan Rasuna Said Jaksel Merayap Jelang Rekayasa Lalin KTT ASEAN

Sementara itu, dalam perbincangan dengan Jepang, yang juga dibahas khususnya dalam pertemuan KTT ASEAN dengan para mitra bahwa ke depannya mengenai prioritas konektivitas infrastruktur hijau.

&quot;Dan soal transisi energi, Jepang juga akan bisa memberikan dukungan untuk mengimplementasikan ASEAN outlook Indo-Pacific melalui kontribusi sebesar USD10 miliar di 14 proyek,&quot; ucapnya

Sebelumnya, juga disampaikan dalam pertemuan ASEAN+3 yang utamanya untuk dibahas adalah terkait mengenai pembangunan ekosistem kendaraan listrik dan juga infrastruktur hijau.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Catat! Begini Proses Jalan Bundaran Senayan Ditutup karena KTT ASEAN



Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani menyebutkan bahwa dalam business matching hari ini, terdapat proyek-proyek yang menjadi fokus dari sektor-sektor strategis nasional.



&quot;Ada 5 proyek yang melibatkan energi, minyak, dan gas, kemudian ada 9 proyek yang melibatkan jalan tol, ada 5 proyek yang melibatkan pelabuhan, ada 6 proyek yang melibatkan bidang kesehatan, 3 proyek di bidang fertilizer, 10 proyek di bidang infrastruktur, 9 proyek di turisme, dan 3 proyek di ekosistem dan rantai pasok kendaraan listrik (EV ecosystem and value chains),&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
