<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT ASEAN 2023, RI Targetkan Investasi Pariwisata Tembus Rp122 Triliun</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno memperkanalkan beberapa destinasi super prioritas Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878393/ktt-asean-2023-ri-targetkan-investasi-pariwisata-tembus-rp122-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878393/ktt-asean-2023-ri-targetkan-investasi-pariwisata-tembus-rp122-triliun"/><item><title>KTT ASEAN 2023, RI Targetkan Investasi Pariwisata Tembus Rp122 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878393/ktt-asean-2023-ri-targetkan-investasi-pariwisata-tembus-rp122-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/06/320/2878393/ktt-asean-2023-ri-targetkan-investasi-pariwisata-tembus-rp122-triliun</guid><pubDate>Rabu 06 September 2023 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878393/ktt-asean-2023-ri-targetkan-investasi-pariwisata-tembus-rp122-triliun-zkMNUvqgEG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno soal investasi sektor pariwisata di KTT ASEAN 2023. (Foto: Kemenparekraf).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/06/320/2878393/ktt-asean-2023-ri-targetkan-investasi-pariwisata-tembus-rp122-triliun-zkMNUvqgEG.JPG</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno soal investasi sektor pariwisata di KTT ASEAN 2023. (Foto: Kemenparekraf).</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi80LzE3MDIxMC81L3g4bnNldHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku memantau langsung soal perkembangan seputar pariwisata, khususnya yang berkaitan dengan investasi dan juga penawaran pariwisata berkelanjutan di beberapa destinasi super prioritas Indonesia.

&quot;Dalam business matching ini kita targetkan akan fokus pada investasi yang berkualitas dan berkelanjutan,&quot; ujar Sandiaga kepada awak media ketika mengunjungi media center KTT ASEAN 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tampilan Elegan Puan Maharani dan Megawati di Gala Dinner KTT ASEAN 2023

Dia pun berharap di sektor pariwisata ini menarik USD6 miliar - USD8 miliar atau setara Rp91 triliun hingga Rp122 triliun dalam bentuk investasi. (Kurs: Rp15.315/USD)

Ditambah dengan target penciptaan lapangan kerja sebesar 4,4 juta lapangan kerja di 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Musisi Tanah Air yang Tampil di Gala Dinner KTT ASEAN

Sandiaga juga menyebutkan sejumlah manfaat dari penguatan kerja sama Local Currency Transaction (LCT) di ASEAN.

&quot;Ini sangat terkoneksi, karena akan menguntungkan kita. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar, punya destinasi wisata super prioritas, jika ekonomi kita lebih terintegrasi, kita akan mendapatkan limpahan peluang lebih besar untuk Indonesia,&quot; jelas Sandiaga.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rekayasa Lalin KTT ASEAN Tak Berlaku bagi Bus Transjakarta


Misal, wisatawan RI yang ke luar negeri, ekosistem dari pembayaran itu bisa dialkukan dengan sistem yang sudah disepakati.



Kedua, dari segi digitalisasi akan membantu efisiensi ekonomi RI.



&quot;Sehingga dampaknya dari segi pembayaran, stabilitas rupiah, peluang lebih besar dan akses pembiayaan yang lebih banyak bagi pelaku UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; pungkas Sandiaga.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNi80LzE3MDIxMC81L3g4bnNldHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku memantau langsung soal perkembangan seputar pariwisata, khususnya yang berkaitan dengan investasi dan juga penawaran pariwisata berkelanjutan di beberapa destinasi super prioritas Indonesia.

&quot;Dalam business matching ini kita targetkan akan fokus pada investasi yang berkualitas dan berkelanjutan,&quot; ujar Sandiaga kepada awak media ketika mengunjungi media center KTT ASEAN 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tampilan Elegan Puan Maharani dan Megawati di Gala Dinner KTT ASEAN 2023

Dia pun berharap di sektor pariwisata ini menarik USD6 miliar - USD8 miliar atau setara Rp91 triliun hingga Rp122 triliun dalam bentuk investasi. (Kurs: Rp15.315/USD)

Ditambah dengan target penciptaan lapangan kerja sebesar 4,4 juta lapangan kerja di 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Musisi Tanah Air yang Tampil di Gala Dinner KTT ASEAN

Sandiaga juga menyebutkan sejumlah manfaat dari penguatan kerja sama Local Currency Transaction (LCT) di ASEAN.

&quot;Ini sangat terkoneksi, karena akan menguntungkan kita. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar, punya destinasi wisata super prioritas, jika ekonomi kita lebih terintegrasi, kita akan mendapatkan limpahan peluang lebih besar untuk Indonesia,&quot; jelas Sandiaga.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rekayasa Lalin KTT ASEAN Tak Berlaku bagi Bus Transjakarta


Misal, wisatawan RI yang ke luar negeri, ekosistem dari pembayaran itu bisa dialkukan dengan sistem yang sudah disepakati.



Kedua, dari segi digitalisasi akan membantu efisiensi ekonomi RI.



&quot;Sehingga dampaknya dari segi pembayaran, stabilitas rupiah, peluang lebih besar dan akses pembiayaan yang lebih banyak bagi pelaku UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; pungkas Sandiaga.</content:encoded></item></channel></rss>
