<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Besarnya Samudera Hindia Bisa Kita Dorong Menuju Ekonomi Biru</title><description>Joko Widodo memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-20 ASEAN-India</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878727/presiden-jokowi-besarnya-samudera-hindia-bisa-kita-dorong-menuju-ekonomi-biru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878727/presiden-jokowi-besarnya-samudera-hindia-bisa-kita-dorong-menuju-ekonomi-biru"/><item><title>Presiden Jokowi: Besarnya Samudera Hindia Bisa Kita Dorong Menuju Ekonomi Biru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878727/presiden-jokowi-besarnya-samudera-hindia-bisa-kita-dorong-menuju-ekonomi-biru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878727/presiden-jokowi-besarnya-samudera-hindia-bisa-kita-dorong-menuju-ekonomi-biru</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/07/320/2878727/presiden-jokowi-besarnya-samudera-india-bisa-kita-dorong-menuju-ekonomi-biru-sZ0BiinIdK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Ungkap Potensi Kerjasama KTT ASEAN-India. (Foto :Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/07/320/2878727/presiden-jokowi-besarnya-samudera-india-bisa-kita-dorong-menuju-ekonomi-biru-sZ0BiinIdK.jpg</image><title>Presiden Jokowi Ungkap Potensi Kerjasama KTT ASEAN-India. (Foto :Okezone.com/Setpres)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-20 ASEAN-India yang digelar di Ruang Cendrawasih 3, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Kepala Negara pun menyampaikan bahwa ASEAN-India punya potensi kerjasama yang besar dalam ekonomi biru.
&quot;Melihat potensi besar Samudera Hindia yang menghubungkan 33 negara, dengan 2,9 miliar jiwa dan seperlima GDP dunia di 2025, di mana potensi kerjasama tersebut bisa kita dorong menuju ekonomi biru, konektivitas maritim, dan sumber daya energi laut yang berkelanjutan,&quot; kata Presiden, Kamis (7/9/2023).

BACA JUGA:
KTT ASEAN Biang Kerok Kemacetan, Pj Gubernur DKI Jakarta: Saya Sudah Mengimbau

Selanjutnya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya menanggulangi kejahatan maritim. Presiden menjelaskan bahwa seharusnya potensi besar tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong kerja sama maritim.
&quot;Kejahatan maritim juga harus kita tanggulangi, seperti perompakan, penyelundupan manusia, narkotika, termasuk illegal unregulated unreported (IUU) fishing (penangkapan ikan ilegal). ASEAN dan India harus mampu jadikan lautan sebagai _a sea of cooperation, bukan _a sea of confrontation,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
KTT ASEAN-India, Presiden Jokowi Bahas Kejahatan Maritim

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin untuk terus menjaga stabilitas dan kedamaian kawasan agar dapat menjadikan kawasan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan.
&quot;Harus terus dijaga stabilitasnya, dijaga kedamaiannya, dengan menghormati hukum internasional, mendorong habit of cooperation, dan bangun arsitektur kawasan yang inklusif,&quot; ucapnya,&quot;Ini adalah kunci untuk wujudkan kawasan yang mampu menjadi epicentrum of growth,&quot; lanjut Presiden Jokowi.
Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyampaikan dukungannya terhadap ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP).
&quot;India sepenuhnya mendukung sentralitas ASEAN dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. ASEAN juga mempunyai peran penting dalam inisiatif Indo-Pasifik India,&quot; kata PM India.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-20 ASEAN-India yang digelar di Ruang Cendrawasih 3, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Kepala Negara pun menyampaikan bahwa ASEAN-India punya potensi kerjasama yang besar dalam ekonomi biru.
&quot;Melihat potensi besar Samudera Hindia yang menghubungkan 33 negara, dengan 2,9 miliar jiwa dan seperlima GDP dunia di 2025, di mana potensi kerjasama tersebut bisa kita dorong menuju ekonomi biru, konektivitas maritim, dan sumber daya energi laut yang berkelanjutan,&quot; kata Presiden, Kamis (7/9/2023).

BACA JUGA:
KTT ASEAN Biang Kerok Kemacetan, Pj Gubernur DKI Jakarta: Saya Sudah Mengimbau

Selanjutnya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya menanggulangi kejahatan maritim. Presiden menjelaskan bahwa seharusnya potensi besar tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendorong kerja sama maritim.
&quot;Kejahatan maritim juga harus kita tanggulangi, seperti perompakan, penyelundupan manusia, narkotika, termasuk illegal unregulated unreported (IUU) fishing (penangkapan ikan ilegal). ASEAN dan India harus mampu jadikan lautan sebagai _a sea of cooperation, bukan _a sea of confrontation,&quot; ungkapnya.

BACA JUGA:
KTT ASEAN-India, Presiden Jokowi Bahas Kejahatan Maritim

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin untuk terus menjaga stabilitas dan kedamaian kawasan agar dapat menjadikan kawasan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan.
&quot;Harus terus dijaga stabilitasnya, dijaga kedamaiannya, dengan menghormati hukum internasional, mendorong habit of cooperation, dan bangun arsitektur kawasan yang inklusif,&quot; ucapnya,&quot;Ini adalah kunci untuk wujudkan kawasan yang mampu menjadi epicentrum of growth,&quot; lanjut Presiden Jokowi.
Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyampaikan dukungannya terhadap ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP).
&quot;India sepenuhnya mendukung sentralitas ASEAN dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. ASEAN juga mempunyai peran penting dalam inisiatif Indo-Pasifik India,&quot; kata PM India.</content:encoded></item></channel></rss>
