<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD137 Miliar Usai Bayar Utang</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878780/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-usd137-miliar-usai-bayar-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878780/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-usd137-miliar-usai-bayar-utang"/><item><title>Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD137 Miliar Usai Bayar Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878780/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-usd137-miliar-usai-bayar-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2878780/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-usd137-miliar-usai-bayar-utang</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/07/320/2878780/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-usd137-miliar-usai-bayar-utang-E5ExRahsr0.png" expression="full" type="image/jpeg">Cadev RI Turun pada Agustus 2023. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/07/320/2878780/cadangan-devisa-ri-turun-jadi-usd137-miliar-usai-bayar-utang-E5ExRahsr0.png</image><title>Cadev RI Turun pada Agustus 2023. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan pada akhir Agustus 2023. Cadangan devisa RI mencapai USD137,1 miliar atai sedikit menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2023 sebesar USD137,7 miliar.
Mengutip data Bank Indonesia, Kamis (7/9/2023), penurunan posisi cadangan devisa dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

BACA JUGA:
Cari Cadangan Migas, 427 Sumur Dibor hingga Juli 2023

Adapun posisi cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BACA JUGA:
Cadangan Migas Indonesia Bertambah 495 Juta Barel

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan pada akhir Agustus 2023. Cadangan devisa RI mencapai USD137,1 miliar atai sedikit menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2023 sebesar USD137,7 miliar.
Mengutip data Bank Indonesia, Kamis (7/9/2023), penurunan posisi cadangan devisa dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

BACA JUGA:
Cari Cadangan Migas, 427 Sumur Dibor hingga Juli 2023

Adapun posisi cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BACA JUGA:
Cadangan Migas Indonesia Bertambah 495 Juta Barel

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</content:encoded></item></channel></rss>
