<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Bos Badan Pangan Nasional soal Anggaran Beli Mobil Rp87,7 Miliar</title><description>Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan penjelasan terkait usulan penambahan anggaran untuk pembelian kendaraan dinas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2879117/penjelasan-bos-badan-pangan-nasional-soal-anggaran-beli-mobil-rp87-7-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2879117/penjelasan-bos-badan-pangan-nasional-soal-anggaran-beli-mobil-rp87-7-miliar"/><item><title>Penjelasan Bos Badan Pangan Nasional soal Anggaran Beli Mobil Rp87,7 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2879117/penjelasan-bos-badan-pangan-nasional-soal-anggaran-beli-mobil-rp87-7-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/07/320/2879117/penjelasan-bos-badan-pangan-nasional-soal-anggaran-beli-mobil-rp87-7-miliar</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 21:04 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/07/320/2879117/penjelasan-bos-badan-pangan-nasional-soal-anggaran-beli-mobil-rp87-7-miliar-CXVNddY7B6.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bapans buka suara soal anggaran beli mobil dinas. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/07/320/2879117/penjelasan-bos-badan-pangan-nasional-soal-anggaran-beli-mobil-rp87-7-miliar-CXVNddY7B6.JPG</image><title>Bapans buka suara soal anggaran beli mobil dinas. (Foto: Freepik)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC80LzE2OTgxOS81L3g4bml4anc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan penjelasan terkait usulan penambahan anggaran untuk pembelian kendaraan dinas hingga laboratorium keliling yang mencapai Rp87,7 miliar.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi  mengatakan kepada Anggota DPR Komisi IV akan melakukan kajian ulang terhadap usulan penambahan anggaran tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bapanas: Indonesia Jadi Andalan Pangan di ASEAN

&quot;Khusus kendaraan, baik, kami akan kaji apakah memang sewa lebih baik daripada (membeli),&quot; kata Arief dalam rapat dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Menurut Arief, ada sejumlah kendaraan yang tidak bisa didapatkan melalui mekanisme sewa, sebab kendaraan tersebut memiliki spesifikasi khusus.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Minta Bapanas Kaji Ulang &amp;amp; Tunda Kenaikan Harga Gula

&quot;Misalnya, kami perlukan kendaraan uji lab. Lab ini kayaknya kita nggak bisa sewa kemana-mana, jadi kendaraan ini misalnya ke pasar, kemudian uji residu,&quot; jelas Arief.

Meskipun demikian, Arief menyebut pihaknya setuju akan mengkaji ulang terkait dengan pengajuan penambahan anggaran tersebut.



&quot;Saya setuju, nanti akan kami sortir kembali, kami perbaiki. Tapi memang ada hal-hal yang tidak bisa secara total,&quot; tuturnya.



Sebelumnya, Bapanas dicecar oleh Anggota DPR Komisi IV karena mengajukan penambahan anggaran senilai Rp87,7 miliar yang akan digunakan untuk membeli mobil dinas, truk untuk gerakan pangan murah dan kendaraan laboratorium keliling.



Sejumlah Anggota dewan terang-terangan menolak pengadaan mobil tersebut, mereka menilai kendaraan sewa lebih efisien digunakan dibandingkan dengan mobil baru.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yOC80LzE2OTgxOS81L3g4bml4anc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan penjelasan terkait usulan penambahan anggaran untuk pembelian kendaraan dinas hingga laboratorium keliling yang mencapai Rp87,7 miliar.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi  mengatakan kepada Anggota DPR Komisi IV akan melakukan kajian ulang terhadap usulan penambahan anggaran tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bapanas: Indonesia Jadi Andalan Pangan di ASEAN

&quot;Khusus kendaraan, baik, kami akan kaji apakah memang sewa lebih baik daripada (membeli),&quot; kata Arief dalam rapat dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Menurut Arief, ada sejumlah kendaraan yang tidak bisa didapatkan melalui mekanisme sewa, sebab kendaraan tersebut memiliki spesifikasi khusus.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Minta Bapanas Kaji Ulang &amp;amp; Tunda Kenaikan Harga Gula

&quot;Misalnya, kami perlukan kendaraan uji lab. Lab ini kayaknya kita nggak bisa sewa kemana-mana, jadi kendaraan ini misalnya ke pasar, kemudian uji residu,&quot; jelas Arief.

Meskipun demikian, Arief menyebut pihaknya setuju akan mengkaji ulang terkait dengan pengajuan penambahan anggaran tersebut.



&quot;Saya setuju, nanti akan kami sortir kembali, kami perbaiki. Tapi memang ada hal-hal yang tidak bisa secara total,&quot; tuturnya.



Sebelumnya, Bapanas dicecar oleh Anggota DPR Komisi IV karena mengajukan penambahan anggaran senilai Rp87,7 miliar yang akan digunakan untuk membeli mobil dinas, truk untuk gerakan pangan murah dan kendaraan laboratorium keliling.



Sejumlah Anggota dewan terang-terangan menolak pengadaan mobil tersebut, mereka menilai kendaraan sewa lebih efisien digunakan dibandingkan dengan mobil baru.</content:encoded></item></channel></rss>
