<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Ditutup Stagnan di Rp15.327 per USD Jelang Akhir Pekan</title><description>Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup stagnan di level Rp15.327</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879588/rupiah-ditutup-stagnan-di-rp15-327-per-usd-jelang-akhir-pekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879588/rupiah-ditutup-stagnan-di-rp15-327-per-usd-jelang-akhir-pekan"/><item><title>Rupiah Ditutup Stagnan di Rp15.327 per USD Jelang Akhir Pekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879588/rupiah-ditutup-stagnan-di-rp15-327-per-usd-jelang-akhir-pekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879588/rupiah-ditutup-stagnan-di-rp15-327-per-usd-jelang-akhir-pekan</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2023 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/320/2879588/rupiah-ditutup-stagnan-di-rp15-327-per-usd-jelang-akhir-pekan-AJFSi2cJKS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah stagnan hari ini. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/320/2879588/rupiah-ditutup-stagnan-di-rp15-327-per-usd-jelang-akhir-pekan-AJFSi2cJKS.jpg</image><title>Rupiah stagnan hari ini. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOC8xLzE3MDMyNy81L3g4bnhhN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Nilai tukar&amp;nbsp;rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup stagnan di level Rp15.327 pada hari ini, Jumat (8/9/2023). Pergerakan rupiah disinyalir masih dibayangi sentimen global dan domestik.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar AS dibayangi memburuknya retorika antara Washington dan Beijing, terutama setelah laporan menyatakan bahwa Tiongkok meminta pejabat pemerintah untuk berhenti menggunakan iPhone Apple, mendorong dolar terus menguat.

BACA JUGA:
Rupiah Kian Tertekan Lawan Dolar AS, Kini Tembus Rp15.300/USD

&quot;Pergerakan ini juga terjadi ketika data ekonomi dari Tiongkok terus memberikan gambaran suram mengenai perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut, sehingga meningkatkan kekhawatiran atas lambatnya pemulihan pasca-COVID di negara tersebut,&quot; tulis Ibrahim dalam risetnya.
Selain itu, Pasar khawatir akan lebih banyak gangguan dalam perdagangan global yang berasal dari perang dagang Tiongkok-AS yang kembali terjadi, karena beberapa anggota parlemen AS juga menyerukan larangan menyeluruh terhadap ekspor teknologi ke Tiongkok.

BACA JUGA:
Jaga Stabilitas Rupiah, RI Dorong Penggunaan Mata Uang Lokal

Kekhawatiran The Fed muncul menjelang pertemuan bulan September. Data yang kuat mengenai klaim pengangguran dan harga sektor jasa, yang dirilis awal pekan ini, meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan memiliki lebih banyak dorongan untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi.Meskipun bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga stabil pada level tertinggi dalam 20 tahun pada akhir bulan ini, bank sentral juga diperkirakan akan mempertahankan pesan hawkishnya di tengah inflasi yang tinggi dan pasar tenaga kerja yang kuat.
Dari sentimen internal, Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil survei konsumen pada Agustus 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat.
&quot;Khususnya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2023 sebesar 125,2, lebih tinggi dibandingkan dengan 123,5 pada Juli 2023,&quot; kata Ibrahim.
Meningkatnya keyakinan konsumen pada Agustus 2023 didorong oleh tetap kuatnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). IKE tercatat meningkat pada seluruh komponen pembentuknya, terutama pada Indeks Pembelian Barang Tahan Lama.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOC8xLzE3MDMyNy81L3g4bnhhN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Nilai tukar&amp;nbsp;rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup stagnan di level Rp15.327 pada hari ini, Jumat (8/9/2023). Pergerakan rupiah disinyalir masih dibayangi sentimen global dan domestik.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, dolar AS dibayangi memburuknya retorika antara Washington dan Beijing, terutama setelah laporan menyatakan bahwa Tiongkok meminta pejabat pemerintah untuk berhenti menggunakan iPhone Apple, mendorong dolar terus menguat.

BACA JUGA:
Rupiah Kian Tertekan Lawan Dolar AS, Kini Tembus Rp15.300/USD

&quot;Pergerakan ini juga terjadi ketika data ekonomi dari Tiongkok terus memberikan gambaran suram mengenai perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut, sehingga meningkatkan kekhawatiran atas lambatnya pemulihan pasca-COVID di negara tersebut,&quot; tulis Ibrahim dalam risetnya.
Selain itu, Pasar khawatir akan lebih banyak gangguan dalam perdagangan global yang berasal dari perang dagang Tiongkok-AS yang kembali terjadi, karena beberapa anggota parlemen AS juga menyerukan larangan menyeluruh terhadap ekspor teknologi ke Tiongkok.

BACA JUGA:
Jaga Stabilitas Rupiah, RI Dorong Penggunaan Mata Uang Lokal

Kekhawatiran The Fed muncul menjelang pertemuan bulan September. Data yang kuat mengenai klaim pengangguran dan harga sektor jasa, yang dirilis awal pekan ini, meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan memiliki lebih banyak dorongan untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi.Meskipun bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga stabil pada level tertinggi dalam 20 tahun pada akhir bulan ini, bank sentral juga diperkirakan akan mempertahankan pesan hawkishnya di tengah inflasi yang tinggi dan pasar tenaga kerja yang kuat.
Dari sentimen internal, Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil survei konsumen pada Agustus 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat.
&quot;Khususnya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2023 sebesar 125,2, lebih tinggi dibandingkan dengan 123,5 pada Juli 2023,&quot; kata Ibrahim.
Meningkatnya keyakinan konsumen pada Agustus 2023 didorong oleh tetap kuatnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). IKE tercatat meningkat pada seluruh komponen pembentuknya, terutama pada Indeks Pembelian Barang Tahan Lama.</content:encoded></item></channel></rss>
