<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Tagih Janji Investasi Rp333 Triliun ke PM Li Qiang      </title><description>Presiden Joko Widodo tagih janji investasi ke Perdana Menteri (PM) China Li Qiang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879605/presiden-jokowi-tagih-janji-investasi-rp333-triliun-ke-pm-li-qiang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879605/presiden-jokowi-tagih-janji-investasi-rp333-triliun-ke-pm-li-qiang"/><item><title>Presiden Jokowi Tagih Janji Investasi Rp333 Triliun ke PM Li Qiang      </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879605/presiden-jokowi-tagih-janji-investasi-rp333-triliun-ke-pm-li-qiang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879605/presiden-jokowi-tagih-janji-investasi-rp333-triliun-ke-pm-li-qiang</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2023 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/320/2879605/presiden-jokowi-tagih-janji-investasi-rp333-triliun-ke-pm-li-qiang-S38hvdPT8Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Li Qiang. (Foto: okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/320/2879605/presiden-jokowi-tagih-janji-investasi-rp333-triliun-ke-pm-li-qiang-S38hvdPT8Q.jpg</image><title>Pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Li Qiang. (Foto: okezone.com/Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOC8xLzE3MDMyNy81L3g4bnhhN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo tagih janji investasi ke Perdana Menteri (PM) China Li Qiang saat pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.
&amp;ldquo;Presiden menyampaikan dan mencatat bahwa terdapat komitmen investasi baru sebesar USD21,7 miliar (setara Rp333 triliun) dan komitmen perluasan investasi USD44,89 miliar yang waktu itu disampaikan pada saat pertemuan bisnis di Chengdu,&amp;rdquo; kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya usai mendampingi Presiden Jokowi, Jumat (8/9/2023).
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menggelar pertemuan bisnis bersama Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok (INACHAM) dan sejumlah pengusaha Tiongkok di Shangri-La Hotel, Chengdu, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Jumat 28 Juli 2023.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM China Li Qiang di Istana

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menekankan komitmen Indonesia untuk menjaga investasi tetap stabil dan berjalan baik.
Oleh karena itu, Presiden meminta agar para investor tidak ragu untuk menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi ketika berinvestasi di Indonesia.
&amp;ldquo;Saya berharap kalau ada masalah-masalah di lapangan baik mengenai pembebasan tanah, baik mengenai izin, tolong disampaikan,&amp;rdquo; ucap Presiden.

BACA JUGA:
Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Luhut: PM China Sangat Happy

Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia terbuka untuk menampung segala informasi mengenai permasalahan yang dirasakan oleh para investor untuk dapat diselesaikan.
&amp;ldquo;Informasi dari bapak-bapak semua akan kami tampung dan kami akan selesaikan,&amp;rdquo; ucapnya.
Kepala Negara juga menyebutkan bahwa saat ini sejumlah investor dari Tiongkok telah menanamkan investasinya di Indonesia.Selain itu, Presiden turut menyampaikan sejumlah prioritas investasi yang tengah dikerjakan oleh Indonesia dimulai dari ekosistem kendaraan listrik, energi baru terbarukan, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
&amp;ldquo;Saya lihat beberapa dari sini juga sudah masuk untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang ingin kita bangun ke depan,&amp;rdquo; ucap Presiden.
Dalam hal energi baru terbarukan, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia ingin mendorong para investor dari Tiongkok untuk turut serta menanamkan investasinya.
&amp;ldquo;Saya kira ini sebuah kesempatan yag sangat baik untuk ke depan energinya hijau, nanti produknya hijau (ramah lingkungan), jualan produknya bisa berada di posisi premium,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOC8xLzE3MDMyNy81L3g4bnhhN2Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo tagih janji investasi ke Perdana Menteri (PM) China Li Qiang saat pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.
&amp;ldquo;Presiden menyampaikan dan mencatat bahwa terdapat komitmen investasi baru sebesar USD21,7 miliar (setara Rp333 triliun) dan komitmen perluasan investasi USD44,89 miliar yang waktu itu disampaikan pada saat pertemuan bisnis di Chengdu,&amp;rdquo; kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya usai mendampingi Presiden Jokowi, Jumat (8/9/2023).
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menggelar pertemuan bisnis bersama Kamar Dagang Indonesia di Tiongkok (INACHAM) dan sejumlah pengusaha Tiongkok di Shangri-La Hotel, Chengdu, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Jumat 28 Juli 2023.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM China Li Qiang di Istana

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menekankan komitmen Indonesia untuk menjaga investasi tetap stabil dan berjalan baik.
Oleh karena itu, Presiden meminta agar para investor tidak ragu untuk menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi ketika berinvestasi di Indonesia.
&amp;ldquo;Saya berharap kalau ada masalah-masalah di lapangan baik mengenai pembebasan tanah, baik mengenai izin, tolong disampaikan,&amp;rdquo; ucap Presiden.

BACA JUGA:
Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Luhut: PM China Sangat Happy

Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia terbuka untuk menampung segala informasi mengenai permasalahan yang dirasakan oleh para investor untuk dapat diselesaikan.
&amp;ldquo;Informasi dari bapak-bapak semua akan kami tampung dan kami akan selesaikan,&amp;rdquo; ucapnya.
Kepala Negara juga menyebutkan bahwa saat ini sejumlah investor dari Tiongkok telah menanamkan investasinya di Indonesia.Selain itu, Presiden turut menyampaikan sejumlah prioritas investasi yang tengah dikerjakan oleh Indonesia dimulai dari ekosistem kendaraan listrik, energi baru terbarukan, serta pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
&amp;ldquo;Saya lihat beberapa dari sini juga sudah masuk untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang ingin kita bangun ke depan,&amp;rdquo; ucap Presiden.
Dalam hal energi baru terbarukan, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia ingin mendorong para investor dari Tiongkok untuk turut serta menanamkan investasinya.
&amp;ldquo;Saya kira ini sebuah kesempatan yag sangat baik untuk ke depan energinya hijau, nanti produknya hijau (ramah lingkungan), jualan produknya bisa berada di posisi premium,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
