<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Beras Segera Cair, Catat Tanggalnya!</title><description>Penyaluran bantuan pangan beras akan cair pada Senin 11 September 2023. Bansos tahap dua ini menyasar 21,353 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879746/bansos-beras-segera-cair-catat-tanggalnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879746/bansos-beras-segera-cair-catat-tanggalnya"/><item><title>Bansos Beras Segera Cair, Catat Tanggalnya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879746/bansos-beras-segera-cair-catat-tanggalnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/08/320/2879746/bansos-beras-segera-cair-catat-tanggalnya</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Himayatul Azizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/320/2879746/bansos-beras-segera-cair-catat-tanggalnya-0rLTcdT9jg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos beras cair. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/320/2879746/bansos-beras-segera-cair-catat-tanggalnya-0rLTcdT9jg.jpg</image><title>Bansos beras cair. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM4OC81L3g4bXJxbjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penyaluran bantuan pangan beras akan cair pada Senin 11 September 2023. Bansos tahap dua ini menyasar 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
&amp;ldquo;Mulai Senin depan Bulog akan mendistribusikan bantuan pangan beras kepada 21,353 juta KPM selama tiga bulan ke depan. Ini merupakan langkah intervensi yang perlu dilakukan pemerintah agar harga beras dapat kembali stabil,&amp;rdquo; kata Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi di Gedung DPR RI, Jakarta seperti dilansir Antara.

BACA JUGA:
Bansos Beras Tahap 2 Cair Pekan Depan

Bedasarkan arahan Presiden Jokowi, penyaluran beras selama tiga bulan ke depan bertujuan untuk menekan harga beras di pasar. Selain itu guna mengendalikan inflasi di daerah.
&amp;ldquo;Apalagi ini dilaksanakan selama tiga bulan dan itu ekuivalen sekitar 7 sampai 8 persen. Kita akan terus berupaya menekan harga beras di pasar sehingga masyarakat tidak perlu cemas dan panic buying,&amp;rdquo; tambah Arief.

BACA JUGA:
Harga Beras Melonjak Imbas Kemarau Panjang, Bansos Solusi Tepat Bantu Rakyat

Melalui keterangan lebih lanjut, Arief menjelaskan proses penyaluran dibutuhkan penyesuaian dan mengurangi kesalahan di lapangan. Untuk distribusi daerah 3TP (Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan) akan dilakukan kemudahan dalam pengiriman seperti langsung mengirimkan paket bantuan selama dua atau tiga bulan yang bertujuan untuk mengakselerasi pengiriman.&amp;ldquo;Data penerima bantuan pangan beras agar benar-benar dilakukan cross check, sehingga bisa tepat sasaran,&amp;rdquo; jelas Arief.
Sebelumnya, bantuan pangan beras tahap pertama telah dilaksanakan sejak April hingga Juli 2023. Pada periode ini terdapat target sebanyak 21,353 juta KPM di 38 provinsi dengan total beras mencapai 640 ribu ton dan berhasil direalisasikan.
Bedasarkan statistik perberasan yang dirilis Badan Pusat Statistik pada 1 September 2023 lalu, tercatat pada bulan Februari 2023 tingkat inflasi beras (month to month) sebesar 2,63%. Kemudian turun senilai 0,03% pada bulan Juli, namun kembali meningkat menjadi 1,43% di Agustus 2023.
Hal ini menjadi penyumbang inflasi beras (month to month) 0,08% pada Februari serta mengalami penurunan dan membesar kembali di Agustus hingga 0,05%.
Bantuan pangan beras dinilai efektif dalam menekan laju kenaikan harga beras sepanjang April sampai Juli 2023. Sehingga berdampak pada terjaganya tingkat inflasi secara umum.
Baca Selengkapnya: Bansos Beras Tahap 2 Cair Pekan Depan</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNS8xLzE2ODM4OC81L3g4bXJxbjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Penyaluran bantuan pangan beras akan cair pada Senin 11 September 2023. Bansos tahap dua ini menyasar 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
&amp;ldquo;Mulai Senin depan Bulog akan mendistribusikan bantuan pangan beras kepada 21,353 juta KPM selama tiga bulan ke depan. Ini merupakan langkah intervensi yang perlu dilakukan pemerintah agar harga beras dapat kembali stabil,&amp;rdquo; kata Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi di Gedung DPR RI, Jakarta seperti dilansir Antara.

BACA JUGA:
Bansos Beras Tahap 2 Cair Pekan Depan

Bedasarkan arahan Presiden Jokowi, penyaluran beras selama tiga bulan ke depan bertujuan untuk menekan harga beras di pasar. Selain itu guna mengendalikan inflasi di daerah.
&amp;ldquo;Apalagi ini dilaksanakan selama tiga bulan dan itu ekuivalen sekitar 7 sampai 8 persen. Kita akan terus berupaya menekan harga beras di pasar sehingga masyarakat tidak perlu cemas dan panic buying,&amp;rdquo; tambah Arief.

BACA JUGA:
Harga Beras Melonjak Imbas Kemarau Panjang, Bansos Solusi Tepat Bantu Rakyat

Melalui keterangan lebih lanjut, Arief menjelaskan proses penyaluran dibutuhkan penyesuaian dan mengurangi kesalahan di lapangan. Untuk distribusi daerah 3TP (Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan) akan dilakukan kemudahan dalam pengiriman seperti langsung mengirimkan paket bantuan selama dua atau tiga bulan yang bertujuan untuk mengakselerasi pengiriman.&amp;ldquo;Data penerima bantuan pangan beras agar benar-benar dilakukan cross check, sehingga bisa tepat sasaran,&amp;rdquo; jelas Arief.
Sebelumnya, bantuan pangan beras tahap pertama telah dilaksanakan sejak April hingga Juli 2023. Pada periode ini terdapat target sebanyak 21,353 juta KPM di 38 provinsi dengan total beras mencapai 640 ribu ton dan berhasil direalisasikan.
Bedasarkan statistik perberasan yang dirilis Badan Pusat Statistik pada 1 September 2023 lalu, tercatat pada bulan Februari 2023 tingkat inflasi beras (month to month) sebesar 2,63%. Kemudian turun senilai 0,03% pada bulan Juli, namun kembali meningkat menjadi 1,43% di Agustus 2023.
Hal ini menjadi penyumbang inflasi beras (month to month) 0,08% pada Februari serta mengalami penurunan dan membesar kembali di Agustus hingga 0,05%.
Bantuan pangan beras dinilai efektif dalam menekan laju kenaikan harga beras sepanjang April sampai Juli 2023. Sehingga berdampak pada terjaganya tingkat inflasi secara umum.
Baca Selengkapnya: Bansos Beras Tahap 2 Cair Pekan Depan</content:encoded></item></channel></rss>
