<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Proyek Presiden Jokowi di Wilayah Pedalaman Kalimantan Barat</title><description>Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2877429/daftar-proyek-presiden-jokowi-di-wilayah-pedalaman-kalimantan-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2877429/daftar-proyek-presiden-jokowi-di-wilayah-pedalaman-kalimantan-barat"/><item><title>Daftar Proyek Presiden Jokowi di Wilayah Pedalaman Kalimantan Barat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2877429/daftar-proyek-presiden-jokowi-di-wilayah-pedalaman-kalimantan-barat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2877429/daftar-proyek-presiden-jokowi-di-wilayah-pedalaman-kalimantan-barat</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2023 19:13 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Gunawan Nurhakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/05/320/2877429/daftar-proyek-presiden-jokowi-di-wilayah-pedalaman-kalimantan-barat-y8EXyvpd2I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daftar Proyek Presiden Jokowi di Kalimantan Barat. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/05/320/2877429/daftar-proyek-presiden-jokowi-di-wilayah-pedalaman-kalimantan-barat-y8EXyvpd2I.jpg</image><title>Daftar Proyek Presiden Jokowi di Kalimantan Barat. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan barat.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan dan jembatan merupakan bantuan Pemerintah Pusat sesuai kebijakan Presiden Joko Widodo untuk Membangun dari Pinggiran. Pembangunan jalan dan Jembatan juga merupakan salah satu infrastruktur masyarakat yang dapat langsung dirasakan manfaatnya.
Basuki pun menargetkan penbangunan jalan dan jembatan ini mulai dari perbatasan-perbatasan Kalimantan Barat hingga batas Kalimantan Timur, sepanjang 608 km.

BACA JUGA:
PUPR Terus Bangun Infrastruktur Secara Merata Seluruh Indonesia

Harapannya pembangunan jalan dan jembatan ini dapat selesai seluruhnya di tahun 2024, sehingga dapat membantu masyarakat sekitar baik dari kawasan perbatasan ataupun pedalaman.
Berikut daftar jalan dan jembatan ini, di antaranya :
1. Jalan dan Jembatan Ruas Batas Siding - Batas Sekayan, Entikong - Rasau (47,1 km)
2. Jalan dan Jembatan Ruas Simpang Take - Simpang Sinto (95,54 km)
3. Jalan Batas Kapuas Hulu - Nanga Badau (33,6 km)
4. Jembatan Ruas Entikong - Rasau - Badau (859 m)

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Siapkan SDM Terampil Bangun Infrastruktur Hijau Lewat Sekolah Vokasi

5. Jalan Ruas Rasau - Sapalau - Batas Kapuas Hulu (68 km)
6. Jalan dan Jembatan Ruas Balai Karangan - Rasau - Simpang Nanga Kantuk - Nanga Badau (89 km)
7. Jalan Nanga Era - Batas Kalimantan Timur (25 km)
8. Jalan dan Jembatan Ruas Nanga Era - Batas Kalimantan Timur (27 km)
9. Jalan Simpang Temajuk - Tanjung dan Aruk - Simpang take (65 km).Pada ruas jalan dan jembatan di atas progres pembangunannya telah berjalan cukup baik. Bahkan pada ruas jalan Nanga Era - Batas Kalimantan Timur progres pengaspalannya sudah mencapai 25 km. Sementara untuk ruas jalan dan jembatan lainnya masih tahap proses pembangunan, dan proses pengaspalan serta proses pengerjaan, hingga fungsional ditargetkan pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025.
Sebenarnya hingga akhir tahun 2022 lalu, total pembangunan jalan pararel perbatasan Kalimantan Barat adalah 608 km dan yang sudah teraspal sepanjang 221 km.
Saat ini juga hampir semua jalan perbatasan dan jembatan di Kalimantan Barat sudah terbuka. Akan tetap masih ada beberapa ruas jalan yang belum bisa di fungsionalkan dengan sepenuhnya, mengingat masih perlu perbaikan - perbaikan lainnya pada ruas jalan tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan barat.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan dan jembatan merupakan bantuan Pemerintah Pusat sesuai kebijakan Presiden Joko Widodo untuk Membangun dari Pinggiran. Pembangunan jalan dan Jembatan juga merupakan salah satu infrastruktur masyarakat yang dapat langsung dirasakan manfaatnya.
Basuki pun menargetkan penbangunan jalan dan jembatan ini mulai dari perbatasan-perbatasan Kalimantan Barat hingga batas Kalimantan Timur, sepanjang 608 km.

BACA JUGA:
PUPR Terus Bangun Infrastruktur Secara Merata Seluruh Indonesia

Harapannya pembangunan jalan dan jembatan ini dapat selesai seluruhnya di tahun 2024, sehingga dapat membantu masyarakat sekitar baik dari kawasan perbatasan ataupun pedalaman.
Berikut daftar jalan dan jembatan ini, di antaranya :
1. Jalan dan Jembatan Ruas Batas Siding - Batas Sekayan, Entikong - Rasau (47,1 km)
2. Jalan dan Jembatan Ruas Simpang Take - Simpang Sinto (95,54 km)
3. Jalan Batas Kapuas Hulu - Nanga Badau (33,6 km)
4. Jembatan Ruas Entikong - Rasau - Badau (859 m)

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Siapkan SDM Terampil Bangun Infrastruktur Hijau Lewat Sekolah Vokasi

5. Jalan Ruas Rasau - Sapalau - Batas Kapuas Hulu (68 km)
6. Jalan dan Jembatan Ruas Balai Karangan - Rasau - Simpang Nanga Kantuk - Nanga Badau (89 km)
7. Jalan Nanga Era - Batas Kalimantan Timur (25 km)
8. Jalan dan Jembatan Ruas Nanga Era - Batas Kalimantan Timur (27 km)
9. Jalan Simpang Temajuk - Tanjung dan Aruk - Simpang take (65 km).Pada ruas jalan dan jembatan di atas progres pembangunannya telah berjalan cukup baik. Bahkan pada ruas jalan Nanga Era - Batas Kalimantan Timur progres pengaspalannya sudah mencapai 25 km. Sementara untuk ruas jalan dan jembatan lainnya masih tahap proses pembangunan, dan proses pengaspalan serta proses pengerjaan, hingga fungsional ditargetkan pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025.
Sebenarnya hingga akhir tahun 2022 lalu, total pembangunan jalan pararel perbatasan Kalimantan Barat adalah 608 km dan yang sudah teraspal sepanjang 221 km.
Saat ini juga hampir semua jalan perbatasan dan jembatan di Kalimantan Barat sudah terbuka. Akan tetap masih ada beberapa ruas jalan yang belum bisa di fungsionalkan dengan sepenuhnya, mengingat masih perlu perbaikan - perbaikan lainnya pada ruas jalan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
