<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kereta Cepat Jakarta-Bandung Siap Diresmikan, Bagaimana Transportasi ke Stasiun?</title><description>Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan segera diresmikan dan menjadi transportasi pilihan Jakarta-Bandung</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2879901/kereta-cepat-jakarta-bandung-siap-diresmikan-bagaimana-transportasi-ke-stasiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2879901/kereta-cepat-jakarta-bandung-siap-diresmikan-bagaimana-transportasi-ke-stasiun"/><item><title>Kereta Cepat Jakarta-Bandung Siap Diresmikan, Bagaimana Transportasi ke Stasiun?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2879901/kereta-cepat-jakarta-bandung-siap-diresmikan-bagaimana-transportasi-ke-stasiun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2879901/kereta-cepat-jakarta-bandung-siap-diresmikan-bagaimana-transportasi-ke-stasiun</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2023 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Chindya Citra Agustina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/09/320/2879901/kereta-cepat-jakarta-bandung-siap-diresmikan-bagaimana-transportasi-ke-stasiun-gNMJKpolAb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat Segera Diresmikan. (Foto: Okezone.com/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/09/320/2879901/kereta-cepat-jakarta-bandung-siap-diresmikan-bagaimana-transportasi-ke-stasiun-gNMJKpolAb.jpg</image><title>Kereta Cepat Segera Diresmikan. (Foto: Okezone.com/Antara)</title></images><description>


JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan segera diresmikan dan menjadi transportasi pilihan Jakarta-Bandung. Dengan kereta cepat jarak puluhan kilometer hanya ditempuh 36 hingga 44 menit saja.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah melakukan serangkaian uji coba untuk memastikan kelayakan KCJB sebelum resmi beroperasional pada 1 Oktober 2023.&amp;nbsp;
Meski begitu, Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menilai sebaiknya tidak hanya berfokus pada kereta cepat. Tapi pada angkutan penghubung atau feeder juga perlu diperhatikan.

BACA JUGA:
Jadwal Presiden Jokowi Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Feeder sebagai akses jalan menuju stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta Timur sudah cukup mulus untuk dilewati.
&amp;ldquo;Sejujurnya jika di Halim tidak ada masalah karena masuk dalam wilayah Jakarta, yang mana Jakarta sudah bagus kualitas feedernya. Dibandingkan di wilayah daerah yang masih kurang mendapat perhatian, tapi jangan salahkan KCJB karena hal ini bukan tugasnya,&amp;rdquo; tuturnya kepada Okezone, Sabtu (9/9/2023).
Untuk saat ini, Kereta Cepat diintegrasikan bersamaan dengan adanya Transjakarta dan LRT Jabodebek. Diberlakukannya hal ini guna meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas penumpang.

BACA JUGA:
5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Menko Luhut Beri Bocoran Peresmian

Tahun lalu, Djoko sudah pernah merasakan Kereta Cepat, akan tetapi pada saat itu hanya dengan kecepatan 80 km/h. Bertepatan dengan itu, Djoko juga sudah mengunjungi beberapa stasiun, terowongan serta melihat kondisi JPO dalam proyek pengerjaan KCJB.
&amp;ldquo;Untuk saat ini saya belum merasakan Kereta Cepat versi terbaru, rencananya saya akan mencoba berbarengan dengan rekan-rekan SRRC berita China,&amp;rdquo; tuturnya kembali.Selain itu, mengenai biaya dan tarif KCJB tidak akan mendapat subsidi dari pemerintah. Sama halnya seperti kereta api Argo Parahyangan. Walau berada di kereta yang sama namun telah disesuaikan dengan kelas dan kebutuhannya sendiri.
&amp;ldquo;Karena Kereta Cepat segmentasinya adalah kelas menengah atas, masalah tarif semua sudah disesuaikan dengan kemampuannya masing-masing,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan segera diresmikan dan menjadi transportasi pilihan Jakarta-Bandung. Dengan kereta cepat jarak puluhan kilometer hanya ditempuh 36 hingga 44 menit saja.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah melakukan serangkaian uji coba untuk memastikan kelayakan KCJB sebelum resmi beroperasional pada 1 Oktober 2023.&amp;nbsp;
Meski begitu, Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menilai sebaiknya tidak hanya berfokus pada kereta cepat. Tapi pada angkutan penghubung atau feeder juga perlu diperhatikan.

BACA JUGA:
Jadwal Presiden Jokowi Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Feeder sebagai akses jalan menuju stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta Timur sudah cukup mulus untuk dilewati.
&amp;ldquo;Sejujurnya jika di Halim tidak ada masalah karena masuk dalam wilayah Jakarta, yang mana Jakarta sudah bagus kualitas feedernya. Dibandingkan di wilayah daerah yang masih kurang mendapat perhatian, tapi jangan salahkan KCJB karena hal ini bukan tugasnya,&amp;rdquo; tuturnya kepada Okezone, Sabtu (9/9/2023).
Untuk saat ini, Kereta Cepat diintegrasikan bersamaan dengan adanya Transjakarta dan LRT Jabodebek. Diberlakukannya hal ini guna meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas penumpang.

BACA JUGA:
5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Menko Luhut Beri Bocoran Peresmian

Tahun lalu, Djoko sudah pernah merasakan Kereta Cepat, akan tetapi pada saat itu hanya dengan kecepatan 80 km/h. Bertepatan dengan itu, Djoko juga sudah mengunjungi beberapa stasiun, terowongan serta melihat kondisi JPO dalam proyek pengerjaan KCJB.
&amp;ldquo;Untuk saat ini saya belum merasakan Kereta Cepat versi terbaru, rencananya saya akan mencoba berbarengan dengan rekan-rekan SRRC berita China,&amp;rdquo; tuturnya kembali.Selain itu, mengenai biaya dan tarif KCJB tidak akan mendapat subsidi dari pemerintah. Sama halnya seperti kereta api Argo Parahyangan. Walau berada di kereta yang sama namun telah disesuaikan dengan kelas dan kebutuhannya sendiri.
&amp;ldquo;Karena Kereta Cepat segmentasinya adalah kelas menengah atas, masalah tarif semua sudah disesuaikan dengan kemampuannya masing-masing,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
