<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IATA Yakin Harga Batu Bara Membaik hingga Akhir Tahun Ini   </title><description>IATA meyakini bahwa harga batu bara membaik hingga akhir tahun ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2880092/iata-yakin-harga-batu-bara-membaik-hingga-akhir-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2880092/iata-yakin-harga-batu-bara-membaik-hingga-akhir-tahun-ini"/><item><title>IATA Yakin Harga Batu Bara Membaik hingga Akhir Tahun Ini   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2880092/iata-yakin-harga-batu-bara-membaik-hingga-akhir-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/09/320/2880092/iata-yakin-harga-batu-bara-membaik-hingga-akhir-tahun-ini</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2023 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/09/320/2880092/iata-yakin-harga-batu-bara-membaik-hingga-akhir-tahun-ini-2JJoGZF9GI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IATA Yakin Harga Batu Bara Membaik. (Foto: okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/09/320/2880092/iata-yakin-harga-batu-bara-membaik-hingga-akhir-tahun-ini-2JJoGZF9GI.jpg</image><title>IATA Yakin Harga Batu Bara Membaik. (Foto: okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) meyakini bahwa harga batu bara membaik hingga akhir tahun ini. Oleh karena itu, IATA membidik produksi batu bara sebesar 7 juta metrik ton (MT) pada 2024.
Presiden Direktur IATA Suryo Eko Hadianto menilai fluktuasi harga batu bara saat ini merupakan hal yang wajar. Pihaknya optimis, harga si emas hitam bakal terdongkrak tahun depan, bahkan lebih awal.

BACA JUGA:
IATA Targetkan Produksi 7 Juta Metrik Ton Batu Bara pada 2024

&quot;Kami punya prediksi akhir tahun ini harganya akan membaik, angkanya seperti apa mungkin akan terkoreksi sedikit karena ada isu lingkungan dan sebagainya,&quot; kata Suryo.
IATA pun fokus untuk mendorong efisiensi pertambangan demi memangkas sejumlah beban produksi. IATA berencana membangun conveyor untuk memindahkan batu bara ke tongkang agar lebih efisien, murah, dan tepat waktu.

BACA JUGA:
Jamin Suplai ke PLTU, PLN EPI Uji Coba Fasilitas Pencampuran Batu Bara

Conveyor didesain memiliki kapasitas 1.000 ton per jam. Dengan adanya sistem ini, waktu pengisian batu bara (loading time) ke tongkang hanya berkisar selama 10 jam, dari 24 jam jika memakai mekanisme pengangkutan dengan truk. Selebihnya, hal ini juga akan memangkas biaya. operator.Akhir tahun 2023, IATA juga berniat untuk membuka 1 tambang berstatus izin usaha pertambangan (IUP), yang diharapkan dapat memacu produksi batu bara.
&quot;Conveyor ini akan mengurangi penggunaan truk yang beroperasi di pelabuhan. Kita tahu truk masih berbahan bakar minyak, yang tentu harga BBM juga fluktuatif,&quot; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) meyakini bahwa harga batu bara membaik hingga akhir tahun ini. Oleh karena itu, IATA membidik produksi batu bara sebesar 7 juta metrik ton (MT) pada 2024.
Presiden Direktur IATA Suryo Eko Hadianto menilai fluktuasi harga batu bara saat ini merupakan hal yang wajar. Pihaknya optimis, harga si emas hitam bakal terdongkrak tahun depan, bahkan lebih awal.

BACA JUGA:
IATA Targetkan Produksi 7 Juta Metrik Ton Batu Bara pada 2024

&quot;Kami punya prediksi akhir tahun ini harganya akan membaik, angkanya seperti apa mungkin akan terkoreksi sedikit karena ada isu lingkungan dan sebagainya,&quot; kata Suryo.
IATA pun fokus untuk mendorong efisiensi pertambangan demi memangkas sejumlah beban produksi. IATA berencana membangun conveyor untuk memindahkan batu bara ke tongkang agar lebih efisien, murah, dan tepat waktu.

BACA JUGA:
Jamin Suplai ke PLTU, PLN EPI Uji Coba Fasilitas Pencampuran Batu Bara

Conveyor didesain memiliki kapasitas 1.000 ton per jam. Dengan adanya sistem ini, waktu pengisian batu bara (loading time) ke tongkang hanya berkisar selama 10 jam, dari 24 jam jika memakai mekanisme pengangkutan dengan truk. Selebihnya, hal ini juga akan memangkas biaya. operator.Akhir tahun 2023, IATA juga berniat untuk membuka 1 tambang berstatus izin usaha pertambangan (IUP), yang diharapkan dapat memacu produksi batu bara.
&quot;Conveyor ini akan mengurangi penggunaan truk yang beroperasi di pelabuhan. Kita tahu truk masih berbahan bakar minyak, yang tentu harga BBM juga fluktuatif,&quot; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
