<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta IHSG Sepekan Gagal Tembus Level 7.000</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat IHSG sepekan melemah hingga 0,76% ke posisi 6.924,780 dari 6.977,654 pada pekan lalu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880299/4-fakta-ihsg-sepekan-gagal-tembus-level-7-000</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880299/4-fakta-ihsg-sepekan-gagal-tembus-level-7-000"/><item><title>4 Fakta IHSG Sepekan Gagal Tembus Level 7.000</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880299/4-fakta-ihsg-sepekan-gagal-tembus-level-7-000</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880299/4-fakta-ihsg-sepekan-gagal-tembus-level-7-000</guid><pubDate>Minggu 10 September 2023 09:12 WIB</pubDate><dc:creator>Azahra Kaulika Irawansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/10/278/2880299/4-fakta-ihsg-sepekan-gagal-tembus-level-7-000-qUmrBMnEO8.JPG" expression="full" type="image/jpeg">IHSG sepekan. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/10/278/2880299/4-fakta-ihsg-sepekan-gagal-tembus-level-7-000-qUmrBMnEO8.JPG</image><title>IHSG sepekan. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat IHSG sepekan melemah hingga 0,76% ke posisi 6.924,780 dari 6.977,654 pada pekan lalu.

Pj. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, data perdagangan BEI selama periode 4-8 September 2023 mengalami perubahan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Masih dalam Tekanan di Perdagangan Pekan Depan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di mana kapitalisasi pasar hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan.

Berikut ini, telah dirangkum oleh Okezone, fakta-fakta mengenai IHSG Sepekan, Minggu (10/9/2023):

1. Perubahan Kapitalisasi Pasar Bursa

&quot;Untuk kapitalisasi pasar Bursa pekan ini mengalami perubahan 0,45% menjadi Rp10.234 triliun dari Rp10.280 triliun pada pekan sebelumnya,&quot; ujar Kautsar.

Perubahan turut terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa, yaitu sebesar 2,05% menjadi 1.121.707 kali transaksi dari 1.145.216 kali transaksi pada pekan yang lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Riset MNC Sekuritas: IHSG Hari Ini Bergerak di 6.737-6.846

2. Rata-rata Nilai Transaksi Harian Bursa

Rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini mengalami perubahan sebesar 9,10% menjadi Rp9,97 triliun dari Rp10,97 triliun pada pekan sebelumnya.
3. Nilai Jual Bersih
&amp;nbsp;


Investor asing pada Jumat (8/9) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,11 triliun, dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp2,28 triliun.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi hingga Laju IHSG Jelang Tahun Politik

4. Terdapat Satu Saham Baru di BEI



Selama sepekan, terdapat satu pencatatan perdana saham di BEI yaitu PT Multitrend Indo Tbk (BABY). Pada Kamis (7/9), BABY resmi mencatatkan sahamnya di Papan Utama BEI dan menjadi perusahaan tercatat ke-65 di BEI pada tahun 2023.



BABY bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dan subsektor Retailing. Industri BABY adalah Specialty Retail dengan sub industri Apparel &amp;amp; Textile Retail.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOS82Ny8xMjM1MTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat IHSG sepekan melemah hingga 0,76% ke posisi 6.924,780 dari 6.977,654 pada pekan lalu.

Pj. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, data perdagangan BEI selama periode 4-8 September 2023 mengalami perubahan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Masih dalam Tekanan di Perdagangan Pekan Depan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di mana kapitalisasi pasar hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan.

Berikut ini, telah dirangkum oleh Okezone, fakta-fakta mengenai IHSG Sepekan, Minggu (10/9/2023):

1. Perubahan Kapitalisasi Pasar Bursa

&quot;Untuk kapitalisasi pasar Bursa pekan ini mengalami perubahan 0,45% menjadi Rp10.234 triliun dari Rp10.280 triliun pada pekan sebelumnya,&quot; ujar Kautsar.

Perubahan turut terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa, yaitu sebesar 2,05% menjadi 1.121.707 kali transaksi dari 1.145.216 kali transaksi pada pekan yang lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Riset MNC Sekuritas: IHSG Hari Ini Bergerak di 6.737-6.846

2. Rata-rata Nilai Transaksi Harian Bursa

Rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini mengalami perubahan sebesar 9,10% menjadi Rp9,97 triliun dari Rp10,97 triliun pada pekan sebelumnya.
3. Nilai Jual Bersih
&amp;nbsp;


Investor asing pada Jumat (8/9) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,11 triliun, dan sepanjang tahun 2023 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp2,28 triliun.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi hingga Laju IHSG Jelang Tahun Politik

4. Terdapat Satu Saham Baru di BEI



Selama sepekan, terdapat satu pencatatan perdana saham di BEI yaitu PT Multitrend Indo Tbk (BABY). Pada Kamis (7/9), BABY resmi mencatatkan sahamnya di Papan Utama BEI dan menjadi perusahaan tercatat ke-65 di BEI pada tahun 2023.



BABY bergerak pada sektor Consumer Cyclicals dan subsektor Retailing. Industri BABY adalah Specialty Retail dengan sub industri Apparel &amp;amp; Textile Retail.</content:encoded></item></channel></rss>
