<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dana Penerbitan Obligasi dan Sukuk di BEI Tembus Rp86,1 Triliun</title><description>BEI mencatat dana yang dihimpun dari penerbitan efek bersifat utang (EBUS) baik obligasi dan sukuk mencapai Rp86,1 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880461/dana-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-di-bei-tembus-rp86-1-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880461/dana-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-di-bei-tembus-rp86-1-triliun"/><item><title>Dana Penerbitan Obligasi dan Sukuk di BEI Tembus Rp86,1 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880461/dana-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-di-bei-tembus-rp86-1-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880461/dana-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-di-bei-tembus-rp86-1-triliun</guid><pubDate>Minggu 10 September 2023 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/10/278/2880461/dana-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-di-bei-tembus-rp86-1-triliun-bb4QCtDNGG.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dana penerbitan obligasi dan sukuk. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/10/278/2880461/dana-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-di-bei-tembus-rp86-1-triliun-bb4QCtDNGG.JPG</image><title>Dana penerbitan obligasi dan sukuk. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dana yang dihimpun dari penerbitan efek bersifat utang (EBUS) baik obligasi dan sukuk mencapai Rp86,1 triliun.

Angka per Jumat, 8 September 2023 ini meningkat dari beberapa pekan terakhir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Simak Prediksi IHSG Pekan Depan

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan raihan dana tersebut datang dari 50 penerbit.

&quot;Hingga saat ini telah diterbitkan 75 emisi dari 50 penerbit Efek Bersifat Utang (EBUS) dengan dana yang dihimpun sebesar Rp86,1 triliun,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal, dikutip Minggu (10/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Saham Terbaik di Perdagangan Pekan Ini

Tak berhenti di situ, aktivitas pencarian modal melalui surat utang masih terus berjalan. Nyoman menambahkan saat ini bursa telah kedatangan 10 penerbit yang siap mencatatkan instrumen tersebut. Dari jumlah yang masuk dalam pipeline tersebut, sedikitnya ada 15 emisi surat utang.

Perusahaan tercatat dari sektor bahan baku atau basic materials mendominasi sebanyak 3 emiten, disusul sektor keuangan dan industri masing-masing 2 perusahaan.



Selanjutnya terdapat 1 penerbit masing-masing berasal dari sektor kesehatan, energi, dan konsumer non-siklikal.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dana yang dihimpun dari penerbitan efek bersifat utang (EBUS) baik obligasi dan sukuk mencapai Rp86,1 triliun.

Angka per Jumat, 8 September 2023 ini meningkat dari beberapa pekan terakhir.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Simak Prediksi IHSG Pekan Depan

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan raihan dana tersebut datang dari 50 penerbit.

&quot;Hingga saat ini telah diterbitkan 75 emisi dari 50 penerbit Efek Bersifat Utang (EBUS) dengan dana yang dihimpun sebesar Rp86,1 triliun,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal, dikutip Minggu (10/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

10 Saham Terbaik di Perdagangan Pekan Ini

Tak berhenti di situ, aktivitas pencarian modal melalui surat utang masih terus berjalan. Nyoman menambahkan saat ini bursa telah kedatangan 10 penerbit yang siap mencatatkan instrumen tersebut. Dari jumlah yang masuk dalam pipeline tersebut, sedikitnya ada 15 emisi surat utang.

Perusahaan tercatat dari sektor bahan baku atau basic materials mendominasi sebanyak 3 emiten, disusul sektor keuangan dan industri masing-masing 2 perusahaan.



Selanjutnya terdapat 1 penerbit masing-masing berasal dari sektor kesehatan, energi, dan konsumer non-siklikal.</content:encoded></item></channel></rss>
