<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Kumpulkan Dana Rights Issue Rp37,3 Triliun</title><description>Total dana yang terkumpul dari penambahan modal melalui skema rights issue di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp37,3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880462/bei-kumpulkan-dana-rights-issue-rp37-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880462/bei-kumpulkan-dana-rights-issue-rp37-3-triliun"/><item><title>BEI Kumpulkan Dana Rights Issue Rp37,3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880462/bei-kumpulkan-dana-rights-issue-rp37-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/10/278/2880462/bei-kumpulkan-dana-rights-issue-rp37-3-triliun</guid><pubDate>Minggu 10 September 2023 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/10/278/2880462/bei-kumpulkan-dana-rights-issue-rp37-3-triliun-Pkt6lXD6x9.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Jumlah dana rights issue. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/10/278/2880462/bei-kumpulkan-dana-rights-issue-rp37-3-triliun-Pkt6lXD6x9.JPG</image><title>Jumlah dana rights issue. (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Total dana yang terkumpul dari penambahan modal melalui skema rights issue di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp37,3 triliun.

Aksi korporasi dengan memesan efek terlebih dahulu (HMETD) ini dilakukan melalui 26 perusahaan tercatat per Jumat 8 September 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dana Penerbitan Obligasi dan Sukuk di BEI Tembus Rp86,1 Triliun

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pihaknya masih memiliki 24 emiten yang telah siap untuk menerbitkan right issue.

&quot;Mayoritas atau 38,1 peren berasal dari sektor konsumer siklikal,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal, Jumat, 8 September 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Pantau Ketat Saham Apexindo Pratama Duta (APEX), Ini Penyebabnya

Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten masing-masing dari sektor energi dan konsumer nonsiklikal.

Adapun terdapat 1 perusahaan yang masing-masing berasal dari sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik yang siap menambah modal baru.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Total dana yang terkumpul dari penambahan modal melalui skema rights issue di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp37,3 triliun.

Aksi korporasi dengan memesan efek terlebih dahulu (HMETD) ini dilakukan melalui 26 perusahaan tercatat per Jumat 8 September 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dana Penerbitan Obligasi dan Sukuk di BEI Tembus Rp86,1 Triliun

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pihaknya masih memiliki 24 emiten yang telah siap untuk menerbitkan right issue.

&quot;Mayoritas atau 38,1 peren berasal dari sektor konsumer siklikal,&quot; kata Nyoman kepada wartawan pasar modal, Jumat, 8 September 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Pantau Ketat Saham Apexindo Pratama Duta (APEX), Ini Penyebabnya

Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten masing-masing dari sektor energi dan konsumer nonsiklikal.

Adapun terdapat 1 perusahaan yang masing-masing berasal dari sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik yang siap menambah modal baru.</content:encoded></item></channel></rss>
