<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paylater Bikin Khawatir, Simak Fakta Menariknya</title><description>Paylater ada dengan tujuan memudahkan Mmasyarakat dalam melakukan pembayaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880301/paylater-bikin-khawatir-simak-fakta-menariknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880301/paylater-bikin-khawatir-simak-fakta-menariknya"/><item><title>Paylater Bikin Khawatir, Simak Fakta Menariknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880301/paylater-bikin-khawatir-simak-fakta-menariknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880301/paylater-bikin-khawatir-simak-fakta-menariknya</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 03:22 WIB</pubDate><dc:creator>Nasya Emmanuela Lilipaly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/10/320/2880301/paylater-bikin-khawatir-simak-fakta-menariknya-A3Qg32m9BS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Fakta paylate yang bikin khawatir. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/10/320/2880301/paylater-bikin-khawatir-simak-fakta-menariknya-A3Qg32m9BS.JPG</image><title>Fakta paylate yang bikin khawatir. (Foto: Freepik)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS8xLzE2OTA2Ny81L3g4bjVhdzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paylater ada dengan tujuan memudahkan Mmasyarakat dalam melakukan pembayaran.

Sistem paylater ini merupakan konsep membeli barang dengan sistem cicilan. Paylater dapat digunakan melalui aplikasi e-commerce.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kontrol Pengeluaran, Ini Tips Bijak Pakai Paylater

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), paylater dapat digunakan oleh masyarakat yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Adanya Paylater atau bayar nanti semakin banyak digunakan dan digemari saat ini, terutama di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Perbedaan Paylater dengan Pinjol yang Perlu Diketahui

Kebiasaan ini menjadi melekat pada orang-orang yang gemar berbelanja online atau sering membuka aplikasi belanja online.

Berikut ini, telah dirangkum oleh Okezone, fakta mengenai Paylater. Senin (11/9/2023).

1. Cara Pendaftaran Paylater

Untuk menggunakan fitur Paylater ini, calon pengguna diminta mengisi data diri sesuai KTP dan verifikasi KTP. Kemudian, paylater bisa langsung digunakan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tips Atur Gaji bagi Gen Z agar Tak Terjerat Utang Paylater


2.  Tips Menggunakan PayLater

-  Gunakan untuk kebutuhan yang penting

Paylater merupakan konsep untuk menunda pembayaran. Paylater sama halnya dengan utang. Paylater dapat dibayar melalui cicilan dengan berbagai pilihan jangka waktu.

Kemudahan yang ditawarkan konsep paylater dapat menjadi ancaman apabila digunakan secara boros. Maka dari itu, sangat diperlukan kebijakan ketika menggunakan paylater. Gunakan paylater hanya untuk kebutuhan penting agar utang tidak menumpuk.

-  Sesuaikan kapasitas pinjaman

Gunakan kapasitas pinjaman paylater sesuai dengan kesanggupan membayar utang. Jangan memaksa apabila pinjaman paylater melebihi budget.

-   Perhatikan bunga dan Batas pembayaran

Bagi para pengguna fitur Paylater ini, harus mengerti betul mengenai berapa besar bunga pinjaman, tanggal dan bulan batas pembayaran. Selain itu, harus memahami bahwa ada resiko berupa denda keterlambatan pembayaran.

Oleh karena itu, diperlukan kebijaksanaan ketika menggunakan paylater agar tidak boros.
3. Alasan Jangan Mudah Terpengaruh Dengan Adanya Paylater



- Memicu gaya hidup konsumtif

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Banyak Anak Muda Gagal Ajukan KPR Gegara Utang di Paylater


Kemudahan paylater bisa membuat seseorang terjerumus dalam gaya hidup yang berlebihan. Gaya hidup tersebut memicu sikap konsumtif berlebih yang sulit dikendalikan.



- Kesulitan bayar hutang



Hutang membuat jutaan penduduk di Indonesia mengalami kesulitan. Karena suku bunga paylater, kartu kredit, dan pinjaman online akan terus bertambah jika tidak dibayar tepat waktu. Hal itulah yang membuat orang-orang akhirnya terlilit hutang.



- Merusak Reputasi Kredit



Apabila pengguna melakukan pinjaman online dan tidak membayar tepat waktu, catatan kredit yang dimiliki akan buruk. Buruknya catatan kredit ini berpengaruh dalam berbagai aspek. Berisiko ditolak saat akan mengajukan kredit properti, kendaraan, atau cicilan lainnya.





Sebagai informasi, memperbaiki reputasi atau catatan kredit sangat sulit untuk dilakukan. Maka, lebih baik hindari penggunaan paylater dan jangan membeli barang-barang yang tidak diperlukan hanya untuk memenuhi gaya hidup.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8xMS8xLzE2OTA2Ny81L3g4bjVhdzc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Paylater ada dengan tujuan memudahkan Mmasyarakat dalam melakukan pembayaran.

Sistem paylater ini merupakan konsep membeli barang dengan sistem cicilan. Paylater dapat digunakan melalui aplikasi e-commerce.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kontrol Pengeluaran, Ini Tips Bijak Pakai Paylater

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), paylater dapat digunakan oleh masyarakat yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Adanya Paylater atau bayar nanti semakin banyak digunakan dan digemari saat ini, terutama di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Perbedaan Paylater dengan Pinjol yang Perlu Diketahui

Kebiasaan ini menjadi melekat pada orang-orang yang gemar berbelanja online atau sering membuka aplikasi belanja online.

Berikut ini, telah dirangkum oleh Okezone, fakta mengenai Paylater. Senin (11/9/2023).

1. Cara Pendaftaran Paylater

Untuk menggunakan fitur Paylater ini, calon pengguna diminta mengisi data diri sesuai KTP dan verifikasi KTP. Kemudian, paylater bisa langsung digunakan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tips Atur Gaji bagi Gen Z agar Tak Terjerat Utang Paylater


2.  Tips Menggunakan PayLater

-  Gunakan untuk kebutuhan yang penting

Paylater merupakan konsep untuk menunda pembayaran. Paylater sama halnya dengan utang. Paylater dapat dibayar melalui cicilan dengan berbagai pilihan jangka waktu.

Kemudahan yang ditawarkan konsep paylater dapat menjadi ancaman apabila digunakan secara boros. Maka dari itu, sangat diperlukan kebijakan ketika menggunakan paylater. Gunakan paylater hanya untuk kebutuhan penting agar utang tidak menumpuk.

-  Sesuaikan kapasitas pinjaman

Gunakan kapasitas pinjaman paylater sesuai dengan kesanggupan membayar utang. Jangan memaksa apabila pinjaman paylater melebihi budget.

-   Perhatikan bunga dan Batas pembayaran

Bagi para pengguna fitur Paylater ini, harus mengerti betul mengenai berapa besar bunga pinjaman, tanggal dan bulan batas pembayaran. Selain itu, harus memahami bahwa ada resiko berupa denda keterlambatan pembayaran.

Oleh karena itu, diperlukan kebijaksanaan ketika menggunakan paylater agar tidak boros.
3. Alasan Jangan Mudah Terpengaruh Dengan Adanya Paylater



- Memicu gaya hidup konsumtif

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Banyak Anak Muda Gagal Ajukan KPR Gegara Utang di Paylater


Kemudahan paylater bisa membuat seseorang terjerumus dalam gaya hidup yang berlebihan. Gaya hidup tersebut memicu sikap konsumtif berlebih yang sulit dikendalikan.



- Kesulitan bayar hutang



Hutang membuat jutaan penduduk di Indonesia mengalami kesulitan. Karena suku bunga paylater, kartu kredit, dan pinjaman online akan terus bertambah jika tidak dibayar tepat waktu. Hal itulah yang membuat orang-orang akhirnya terlilit hutang.



- Merusak Reputasi Kredit



Apabila pengguna melakukan pinjaman online dan tidak membayar tepat waktu, catatan kredit yang dimiliki akan buruk. Buruknya catatan kredit ini berpengaruh dalam berbagai aspek. Berisiko ditolak saat akan mengajukan kredit properti, kendaraan, atau cicilan lainnya.





Sebagai informasi, memperbaiki reputasi atau catatan kredit sangat sulit untuk dilakukan. Maka, lebih baik hindari penggunaan paylater dan jangan membeli barang-barang yang tidak diperlukan hanya untuk memenuhi gaya hidup.</content:encoded></item></channel></rss>
