<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mayoritas Warga Amerika Lebih Takut Tak Punya Uang Dibanding Mati</title><description>Warga Amerika Serikat lebih takut kehabisan uang dibandingkan takut akan kematian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880775/mayoritas-warga-amerika-lebih-takut-tak-punya-uang-dibanding-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880775/mayoritas-warga-amerika-lebih-takut-tak-punya-uang-dibanding-mati"/><item><title>Mayoritas Warga Amerika Lebih Takut Tak Punya Uang Dibanding Mati</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880775/mayoritas-warga-amerika-lebih-takut-tak-punya-uang-dibanding-mati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880775/mayoritas-warga-amerika-lebih-takut-tak-punya-uang-dibanding-mati</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880775/mayoritas-warga-amerika-lebih-takut-tak-punya-uang-dibanding-mati-M5ECaqswNA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga AS lebih takut tidak punya uang dibandingkan kematian (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880775/mayoritas-warga-amerika-lebih-takut-tak-punya-uang-dibanding-mati-M5ECaqswNA.jpg</image><title>Warga AS lebih takut tidak punya uang dibandingkan kematian (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Warga Amerika Serikat lebih takut kehabisan uang dibandingkan takut akan kematian. Hal ini diungkapkan berdasarkan Survei Allianz.
Allianz melaporkan hasil surveinya pada kuartal terakhir, meski banyak data positif, seperti perekonomian Amerika Serikat (AS) tumbuh pesat dan lapangan kerja banyak tersedia. Namun, warga AS terus kesulitan dan mereka harus berjuang keras. Demikian dikutip dari VOA di Jakarta, Senin (11/9/2023).

BACA JUGA:
Ternyata Ini 3 Penyakit Penyaluran Bansos di Indonesia, Salah Satunya Orang Kaya Dapat Bantuan


Allianz Investment Managemet Johan Grahn mengatakan, warga AS sangat mencemaskan masa depan. Alasannya karena kenaikan harga.
70% warga AS lebih mencemaskan pembayaran tagihan daripada menabung untuk masa depan. Sementara, 60% lainnya memilih memegang uang tunai dibandingkan investasi.

BACA JUGA:
Daftar Orang Kaya Terlibat di Proyek Ibu Kota Nusantara, Berikut Fakta Menariknya


Lanjut Johan, lebih dari separuh warga AS memilih membelanjakan uang mereka sekarang daripada menabung untuk hari tua. Beberapa yang lainnya berhenti mengisi tabungan hari tua. Di samping itu, 45% mulai mengurus tabungan hari tua guna menghadapi tingginya laju inflasi.
Diketahui, survei sebelumnya menunjukkan sekitar 61% responden lebih takut kehabisan uang sebelum pensiun daripada kematian.
Beberapa bulan sebelumnya harga energi terbilang stabil. Namun, akan  kembali menguat karena tingginya permintaan yang mendongkrak harga  minyak sedunia. Lalu, disebabkan pula oleh berkurangnya kapasitas  pengilangan di Amerika Serikat akibat gelombang cuaca panas di sejumlah  negara bagian.
Imbasnya, Bank Central AS belum tentu menangguhkan kenaikan suku bunga acuan dalam pertemuan selanjutnya akhir September 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Warga Amerika Serikat lebih takut kehabisan uang dibandingkan takut akan kematian. Hal ini diungkapkan berdasarkan Survei Allianz.
Allianz melaporkan hasil surveinya pada kuartal terakhir, meski banyak data positif, seperti perekonomian Amerika Serikat (AS) tumbuh pesat dan lapangan kerja banyak tersedia. Namun, warga AS terus kesulitan dan mereka harus berjuang keras. Demikian dikutip dari VOA di Jakarta, Senin (11/9/2023).

BACA JUGA:
Ternyata Ini 3 Penyakit Penyaluran Bansos di Indonesia, Salah Satunya Orang Kaya Dapat Bantuan


Allianz Investment Managemet Johan Grahn mengatakan, warga AS sangat mencemaskan masa depan. Alasannya karena kenaikan harga.
70% warga AS lebih mencemaskan pembayaran tagihan daripada menabung untuk masa depan. Sementara, 60% lainnya memilih memegang uang tunai dibandingkan investasi.

BACA JUGA:
Daftar Orang Kaya Terlibat di Proyek Ibu Kota Nusantara, Berikut Fakta Menariknya


Lanjut Johan, lebih dari separuh warga AS memilih membelanjakan uang mereka sekarang daripada menabung untuk hari tua. Beberapa yang lainnya berhenti mengisi tabungan hari tua. Di samping itu, 45% mulai mengurus tabungan hari tua guna menghadapi tingginya laju inflasi.
Diketahui, survei sebelumnya menunjukkan sekitar 61% responden lebih takut kehabisan uang sebelum pensiun daripada kematian.
Beberapa bulan sebelumnya harga energi terbilang stabil. Namun, akan  kembali menguat karena tingginya permintaan yang mendongkrak harga  minyak sedunia. Lalu, disebabkan pula oleh berkurangnya kapasitas  pengilangan di Amerika Serikat akibat gelombang cuaca panas di sejumlah  negara bagian.
Imbasnya, Bank Central AS belum tentu menangguhkan kenaikan suku bunga acuan dalam pertemuan selanjutnya akhir September 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
