<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Beras Cair, Erick Thohir: Pemerintah Harus Hadir</title><description>Pemerintah mencairkan bansos beras 10 kg kepada 21 juta keluarga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880800/bansos-beras-cair-erick-thohir-pemerintah-harus-hadir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880800/bansos-beras-cair-erick-thohir-pemerintah-harus-hadir"/><item><title>Bansos Beras Cair, Erick Thohir: Pemerintah Harus Hadir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880800/bansos-beras-cair-erick-thohir-pemerintah-harus-hadir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880800/bansos-beras-cair-erick-thohir-pemerintah-harus-hadir</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880800/bansos-beras-cair-erick-thohir-pemerintah-harus-hadir-OSebojdaK4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir pastikan pemerintah hadir untuk rakyat menengah bawah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880800/bansos-beras-cair-erick-thohir-pemerintah-harus-hadir-OSebojdaK4.jpg</image><title>Erick Thohir pastikan pemerintah hadir untuk rakyat menengah bawah (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMS80LzE3MDQ1OC81L3g4bnpqcnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mencairkan bansos beras 10 kg kepada 21 juta keluarga. Menteri BUMN Erick Thohir memastikan pemerintah berpihak terhadap masyarakat kelas menengah bawah.
Kali ini pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) beras 10 kilogram (kg) tahap dua kepada 21,35 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut disalurkan melalui Perum Bulog sebagai penyedia beras dan PT Pos Indonesia (Persero) selaku distributor.

BACA JUGA:
Cairkan Bansos Beras, Presiden Jokowi ke Masyarakat: Senang Enggak?


Erick menyebut bantuan pangan tahap dua ini akan menyasar 21,3 juta KPM di 38 provinsi di Indonesia. Di mana, proses penyaluran pun dilakukan secara bertahap.
&quot;Bahwa pemerintah harus hadir, ini program kepada 21,3 juta KPM di 38 provinsi, ini sudah luas,&quot; ujar Erick saat launching bansos beras tahap dua, Jakarta Utara, Senin (11/9/2023).

BACA JUGA:
Tertarik dengan KTA Perindo Berasuransi, Warga Kediri Langsung Daftar Sekeluarga


Tak hanya itu, dia juga memastikan BUMN di sektor pangan terus memberikan bantuan pangan kepada masyarakat tidak mampu. Misalnya, bansos telur dan daging ayam 1 kilogram yang nantinya diberikan oleh Holding BUMN Pangan atau ID FOOD.
&quot;Ada juga 1 kilogram ayam dan telur, itu dari ID FOOD. Jadi yang satunya Bulog (beras), satunya ID FOOD,&quot; ucapnya.
Adapun bansos beras 10 kilogram tahap dua untuk 21,35 juta keluarga  penerima manfaat resmi di-launching-kan Presiden Joko Widodo (Jokowi),  Senin pagi tadi.
Peluncuran bantuan pangan ini dilakukan di gudang Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten.
Dari pantauan MNC Portal di lokasi, sebelum meluncurkan bansos beras  tahap kedua, Presiden terlebih dahulu mengecek ketersediaan beras di  gudang Bulog DKI Jakarta dan Banten. Setelah pengecekan serupa dilakukan  di gudang Dramaga, Kabupaten Bogor.
Setelah itu, Kepala Negara menyambangi warga penerima bantuan pangan  yang juga berada di lokasi serupa. Dalam kesempatan ini, Jokowi  berbincang dengan warga yang terlihat sangat antusias.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMS80LzE3MDQ1OC81L3g4bnpqcnQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mencairkan bansos beras 10 kg kepada 21 juta keluarga. Menteri BUMN Erick Thohir memastikan pemerintah berpihak terhadap masyarakat kelas menengah bawah.
Kali ini pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) beras 10 kilogram (kg) tahap dua kepada 21,35 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut disalurkan melalui Perum Bulog sebagai penyedia beras dan PT Pos Indonesia (Persero) selaku distributor.

BACA JUGA:
Cairkan Bansos Beras, Presiden Jokowi ke Masyarakat: Senang Enggak?


Erick menyebut bantuan pangan tahap dua ini akan menyasar 21,3 juta KPM di 38 provinsi di Indonesia. Di mana, proses penyaluran pun dilakukan secara bertahap.
&quot;Bahwa pemerintah harus hadir, ini program kepada 21,3 juta KPM di 38 provinsi, ini sudah luas,&quot; ujar Erick saat launching bansos beras tahap dua, Jakarta Utara, Senin (11/9/2023).

BACA JUGA:
Tertarik dengan KTA Perindo Berasuransi, Warga Kediri Langsung Daftar Sekeluarga


Tak hanya itu, dia juga memastikan BUMN di sektor pangan terus memberikan bantuan pangan kepada masyarakat tidak mampu. Misalnya, bansos telur dan daging ayam 1 kilogram yang nantinya diberikan oleh Holding BUMN Pangan atau ID FOOD.
&quot;Ada juga 1 kilogram ayam dan telur, itu dari ID FOOD. Jadi yang satunya Bulog (beras), satunya ID FOOD,&quot; ucapnya.
Adapun bansos beras 10 kilogram tahap dua untuk 21,35 juta keluarga  penerima manfaat resmi di-launching-kan Presiden Joko Widodo (Jokowi),  Senin pagi tadi.
Peluncuran bantuan pangan ini dilakukan di gudang Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten.
Dari pantauan MNC Portal di lokasi, sebelum meluncurkan bansos beras  tahap kedua, Presiden terlebih dahulu mengecek ketersediaan beras di  gudang Bulog DKI Jakarta dan Banten. Setelah pengecekan serupa dilakukan  di gudang Dramaga, Kabupaten Bogor.
Setelah itu, Kepala Negara menyambangi warga penerima bantuan pangan  yang juga berada di lokasi serupa. Dalam kesempatan ini, Jokowi  berbincang dengan warga yang terlihat sangat antusias.</content:encoded></item></channel></rss>
