<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Air Sumur Warga Diduga Tercemar BBM, Ini Kata ESDM</title><description>Viral sumur warga diduga tercemar kandungan minyak di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880864/air-sumur-warga-diduga-tercemar-bbm-ini-kata-esdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880864/air-sumur-warga-diduga-tercemar-bbm-ini-kata-esdm"/><item><title>Air Sumur Warga Diduga Tercemar BBM, Ini Kata ESDM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880864/air-sumur-warga-diduga-tercemar-bbm-ini-kata-esdm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/09/11/320/2880864/air-sumur-warga-diduga-tercemar-bbm-ini-kata-esdm</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880864/air-sumur-warga-diduga-tercemar-bbm-ini-kata-esdm-ViSzTHLRiv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral sumur tercemar minyak (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/320/2880864/air-sumur-warga-diduga-tercemar-bbm-ini-kata-esdm-ViSzTHLRiv.jpg</image><title>Viral sumur tercemar minyak (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA5Mi81L3g4bm90MXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Viral sumur warga diduga tercemar kandungan minyak di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kementerian ESDM buka suara soal adanya air yang tercemar tersebut.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji membenarkan bahwa kondisi air yang tercemar tersebut sudah ada sejak lama. Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah sumber pencemaran tersebut sama seperti yang terjadi saat ini.

BACA JUGA:
Diduga Tercemar BBM, Air dari Sumur Warga Gunungsindur Bogor Bisa untuk Nyalakan Motor


&quot;Ya memang katanya begitu (sudah dari lama), tapi kan apakah dari sumber yang sama atau tidak. Kita turunkan tim ke sana,&quot; katanya saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (11/9/2023).
Tutuka juga mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah pencemaran tersebut lantaran adanya kebocoran tangki SPBU. Hal tersebut lantaran masih proses pengecekan.

BACA JUGA:
Begini Asal Mula Dugaan Sumur Warga di Bogor Tercemar BBM 


&quot;Kita belum berani katakan (penyebabnya), kalau sudah ada (informasi dari tim), karena harus dicek dulu,&quot; katanya.
Sebelumnya, Beredar video di media sosial air yang diduga tercemar kandungan minyak di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor tengah melakukan assesment atas kejadian tersebut.
Video tersebut diunggah akun @gunungsindurbogor. Dalam videonya, terlihat seseorang yang tengah mengambil air dari keran dengan wadah gayung.
Tampak air tersebut berwarna keruh tidak seperti air bersih pada  umumnya. Lantas, orang tersebut mengambil kertas dan dicelupkan ke dalam  air. Tidak lama, orang dalam video menyalakan korek api yang langsung  disambarkan ke secarik kertas tersebut. Terlihat, api dengan mudah  langsung membesar dan membakar habis kertas tersebut.
&quot;Beberapa rumah warga yang di belakang Pom bensin nagrog Gunung  Sindur (depan Pesantren DQ) airnya tercemar kandungan minyak yang  gampang menyala bila terkena api. Karena sangat membahayakan, warga pun  memvideokan kejadian tersebut,&quot; tulis keterangan video akun Instagram  @gunungsindurbogor dikutip MNC Portal, Kamis (7/9/2023).
Terpisah, Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku sudah menerjunkan tim  DLH Kabupaten Bogor untuk melakukan assement terkait kejadian tersebut.
&quot;Terkait adanya temuan di Gunung Sindur ada air yang bercampur dengan  BBM, mungkin bocor dari SPBU, kami mungkin nanti akan minta laporan  lebih rinci dari DLH. Karena kami belum ada laporan dari DLH bagaimana  tindak lanjutnya atau langkah kita untuk mengambil solusinya. Mungkin  sedang melakukan asesmen sekarang. Nanti solusi dari kita untuk SPBU itu  bagaimana, nanti kita tunggu,&quot; ucap Iwan.
Selain itu, tim DLH juga akan mencari lebih jelas sumber dari  kejadian tersebut. Sehingga, dapat dilakukan penanganan lebih lanjut  agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena berbahaya.
&quot;Asesment kan dicari sumbernya, masalahnya, bisa terjadi air  tercampur dengan BBM itu agak aneh juga. Kalau di dalamnya ada sumber  minyak, ya bagus. Tapi kalau tangki bocor bahaya, suatu saat bisa ada  orang di rumah kebakaran dan lainnya. Kita akan minta laporan asesmen  dari DLH,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDA5Mi81L3g4bm90MXY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Viral sumur warga diduga tercemar kandungan minyak di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Kementerian ESDM buka suara soal adanya air yang tercemar tersebut.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji membenarkan bahwa kondisi air yang tercemar tersebut sudah ada sejak lama. Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah sumber pencemaran tersebut sama seperti yang terjadi saat ini.

BACA JUGA:
Diduga Tercemar BBM, Air dari Sumur Warga Gunungsindur Bogor Bisa untuk Nyalakan Motor


&quot;Ya memang katanya begitu (sudah dari lama), tapi kan apakah dari sumber yang sama atau tidak. Kita turunkan tim ke sana,&quot; katanya saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (11/9/2023).
Tutuka juga mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah pencemaran tersebut lantaran adanya kebocoran tangki SPBU. Hal tersebut lantaran masih proses pengecekan.

BACA JUGA:
Begini Asal Mula Dugaan Sumur Warga di Bogor Tercemar BBM 


&quot;Kita belum berani katakan (penyebabnya), kalau sudah ada (informasi dari tim), karena harus dicek dulu,&quot; katanya.
Sebelumnya, Beredar video di media sosial air yang diduga tercemar kandungan minyak di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor tengah melakukan assesment atas kejadian tersebut.
Video tersebut diunggah akun @gunungsindurbogor. Dalam videonya, terlihat seseorang yang tengah mengambil air dari keran dengan wadah gayung.
Tampak air tersebut berwarna keruh tidak seperti air bersih pada  umumnya. Lantas, orang tersebut mengambil kertas dan dicelupkan ke dalam  air. Tidak lama, orang dalam video menyalakan korek api yang langsung  disambarkan ke secarik kertas tersebut. Terlihat, api dengan mudah  langsung membesar dan membakar habis kertas tersebut.
&quot;Beberapa rumah warga yang di belakang Pom bensin nagrog Gunung  Sindur (depan Pesantren DQ) airnya tercemar kandungan minyak yang  gampang menyala bila terkena api. Karena sangat membahayakan, warga pun  memvideokan kejadian tersebut,&quot; tulis keterangan video akun Instagram  @gunungsindurbogor dikutip MNC Portal, Kamis (7/9/2023).
Terpisah, Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku sudah menerjunkan tim  DLH Kabupaten Bogor untuk melakukan assement terkait kejadian tersebut.
&quot;Terkait adanya temuan di Gunung Sindur ada air yang bercampur dengan  BBM, mungkin bocor dari SPBU, kami mungkin nanti akan minta laporan  lebih rinci dari DLH. Karena kami belum ada laporan dari DLH bagaimana  tindak lanjutnya atau langkah kita untuk mengambil solusinya. Mungkin  sedang melakukan asesmen sekarang. Nanti solusi dari kita untuk SPBU itu  bagaimana, nanti kita tunggu,&quot; ucap Iwan.
Selain itu, tim DLH juga akan mencari lebih jelas sumber dari  kejadian tersebut. Sehingga, dapat dilakukan penanganan lebih lanjut  agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena berbahaya.
&quot;Asesment kan dicari sumbernya, masalahnya, bisa terjadi air  tercampur dengan BBM itu agak aneh juga. Kalau di dalamnya ada sumber  minyak, ya bagus. Tapi kalau tangki bocor bahaya, suatu saat bisa ada  orang di rumah kebakaran dan lainnya. Kita akan minta laporan asesmen  dari DLH,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
